Mencegah Tumbuhnya Bibit “Strawberry Generation” Bersama Tamu Istimewa KB dan TK Islam PB Soedirman

Prof.Rhenald Kasali, dalam bukunya “Strawberry Generation”  menjelaskan tentang generasi strawberry. Sebuah generasi yang perlu kita waspadai dan jauhkan dari anak – anak kita agar tidak termasuk generasi tersebut.

Strawberry adalah buah yang enak dilihat, warna nya memikat mata siapapun yang menjumpainya, terutama anak – anak sangat menggemari buah berwarna merah ini. Namun, dibalik keelokan tersebut, strawberry adalah buah yang sangat rapuh, mudah terkoyak ketika terkena sikat sedikit saja atau terbentur sesuatu lalu hancur.

Maka, yang dimaksud generasi strawberry oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tersebut adalah generasi yang memiliki keadaan fisik (penampilan) yang baik, sejahtera, berpendidikan tinggi karena kemampuan keuangan orang tuanya namun mereka rapuh, mudah terombang – ambing oleh kehidupan, mudah menyerah menghadapi persoalan hidup, sangat ketergantungan dengan orang tua, menjadi beban bagi keluarga dan berpotensi menjadi beban bagi masyarakat nya.

Singkat nya, generasi strawberry adalah generasi berpenampilan keren namun rapuh dalam menjalani kehidupan nya, yang kehidupan nya sangat bergantung kepada orang tua. Mencari jurusan kuliah, kerja, hingga menikah, dan mengurusi keturunan pun tergantung orang tua.

Penyebab nya,dikarenakan mereka kurang memperoleh pendidikan kemandirian sejak dini. Dengan dalih “kasih sayang” t kebanyakan orang tua tanpa sadar  telah menggiring mereka menjadi generasi strawberry.

Untuk itu TK Islam PB Soedirman sebagai mitra orang tua didalam mendidik putra – putri mereka, berusaha mengenalkan dan menanamkan nilai – nilai karakter pembentuk kemandirian sejak usia dini.

Sesuai dengan Visi nya “Menjadi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini yang bermutu dan islami, menumbuhkan dan mempersiapkan anak – anak menjadi generasi yang cerdas,berkarakter dan berprestasi”.

Salah satu program yang didesain untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai – nilai karakter pembentuk kemandirian anak adalah Program Guru Tamu. Sebuah program yang menstimulasi kecerdasan interpersonal dan intrapersonal peserta didik, sosial emosional, kognitif dan juga life skill mereka.

Alhamdulillah, para Guru tamu, tamu yang istimewa, pada pekan ini kembali hadir memperkuat nilai – nilai pembentuk kemandirian peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman.

Berikut tamu istimewa pekan ini :

KB  : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa Kelompok Bermain adalah Mamah nya Fahira. Mamah yang bernama Novita ini,  memberikan pengalaman istimewa kepada Fahira dan teman – temannya dengan membuat kreatifitas Bingkai Foto. Perkembangan kognitif, Sosial emosional, psikomotorik Fahira dan teman – temannya terstimulus dengan baik pada kegiatan ini.

TK A1  : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa A1 adalah Mamah nya Riffat. Mamah yang bernama lengkap Balqis Purna Syifaau ini, memberikam pengalaman istimewa kepada Riffat dan teman – temannya dengan membacakan buku cerita yang berjudul ” Alloh Ciptakan Tubuhku”. Perkembangan bahasa, nilai – nilai agama dan moral, kognitif, sosial emosional Riffat dan teman – teman nya terstimulus dengan baik pada kegiatan ini.

TK A2  : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa A2  adalah drg.Riza. Beliau adalah dokter gigi di Klinik PB Soedirman.Pada kesempatan  yang istimewa ini, beliau memberikan pengalaman istimewa kepada kelompok A2 berupa pengenalan cara menggosok gigi yang baik dan benar.  Aspek perkembangan peserta didik A2 berupa  nilai – nilai moral, kognitif, sosial emosional, terstimulus dengan baik pada kegiatan istimewa ini.

TK A3  : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa A3 adalah Mamah nya Zalfa. Mamah yang bernama Asyika Rizki ini, memberikan pengalaman istimewa kepada Zalfa dan teman – temannya berupa membuat hasil karya “Ikan dan Gurita”  dari jiplakan tangan mereka, kemudian digunting. Perkembangan sosial emosional, kognitif, psikomotorik Zalfa dan teman – temannya terstimulus dengan baik pada kegiatan ini.

TK B1  : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa B1 adalah Mamah nya Wini. Pada kesempatan istimewa ini, Mamah Wini memberikan pengalaman istimewa kepada Wini dan teman – teman nya berupa keterampilan membuat “Pop Up Card”. Dengan bahan kertas concord, pensil dan lem kertas, Mamah yang bernama Irma Yusnita ini, menstimulus perkembangan kognitif, sosial emosional, psikomotorik dan kemampuan kreatifitas Wini dan teman – temannya pada kegiatan tersebut.

TK B2   : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa B2 adalah Mamah nya Rhaziq. Pada kesempatan yang istimewa ini Kelompok B2 memperoleh pengalaman istimewa berupa pengetahuan tentang cara mencuci tangan yang benar sesuai anjuran WHO (World Health Organization). Dengan menggunakan pembersih tangan antiseptic, Mamah yang bernama Rhabita Chervy dan berprofesi sebagai dokter ini, menstimulus kognitif, life skill dan menanamkan nilai kebersihan kepada Rhaziq dan teman – temannya.

TK B3  :  Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa B3 adalah Mamah nya Fayra. Pada kesempatan istimewa ini Kelompok B3 memperoleh pengalaman istimewa berupa sebuah pelajaran tentang persahabatan, kerjasama dan saling tolong menolong sesama teman, dari cerita tentang ” Kelinci dan Kambing”.  Fayra dan teman – temannya antusias menyimak Mamah yang bernama Anisa Ekawati tersebut bercerita. Perkembangan sosial emosional, nilai – nilai agama dan moral Kelompok B3 terstimulus dengan baik pada kegiatan ini.

Terimakasih kepada orang tua peserta didik KB dan TK yang pada pekan ini telah memberikan waktu istimewa nya bersama Ananda dan teman – teman nya di sekolah. Pasti nya Ananda sangat senang, dan menjadi pengalaman yang berharga untuk nya. Dan semoga kemandirian Ananda dan teman – teman nya dapat terstimulus dengan baik pada kesempatan yang istimewa tersebut, yang akhirnya menjadikan mereka generasi yang mandiri, berani dan bertanggung jawab.

 “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar“. (QS.Annisa Ayat 9).

 

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *