Pagelaran Budaya Betawi di TK Islam PB Soedirman Meriah, Penuh Hikmah, dan Berkah

Pagelaran Budaya Betawi di TK Islam PB Soedirman Meriah, Penuh Hikmah, dan Berkah

Alhamdulillah, setelah tiga tahun lebih anak-anak belajar di rumah kini dapat kembali bersekolah termasuk  peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman. Bukan hanya bersekolah, mereka juga dapat mengadakan kegiatan puncak tema yang meriah, penuh hikmah, dan berkah.

Pada hari Kamis  09 Juni 2022 KB, TK Islam PB Soedirman untuk yang pertama kalinya pasca pandemi mengadakan kegiatan puncak tema bersama secara langsung/tatap muka. Kegiatan yang mengusung budaya Betawi tersebut diadakan di aula sekolah dan dihadiri oleh Pengawas TK Kecamatan Pasar Rebo Bapak  H. Joko Suyono,M.Pd

Karenanya, pada hari itu Aula sekolah penuh nuansa Betawi. Bukan sekadar umbul-umbul yang biasa di kepala ondel-ondel. Boneka ondel-ondelnya pun turut dihadirkan untuk meramaikan hiasan yang ada di setiap sisi aula. Bahkan rumah kebaya pun turut ikut meriahkan kegiatan puncak dari tema Negaraku Karunia Allah Subhanahu Wata’ala.

Bukan hanya ada budaya yang dapat dinikmati oleh mata, kebudayaan yang dapat dinikmati menggunakan lidah pun banyak yaitu makanan dan minuman khas Betawi. Ada dodol, wajig, uli, kue cincin, kue ape, kembang goyang, ubi,singkong dan pisang rebus, roti buaya, sampai semur jengkol juga ada. Minuman pelengkapnya ada selendang mayang, bajigur, dan bir pletok.

Kegiatan yang dipandu oleh Ibu Hilda dan Pak Fajar tersebeut merupakan projrct pembelajaran dari tema Negaraku Karunia Allah Subhanahu Wata’ala. Di mana sebelumnya para peserta didik bersama guru kelasnya membuat aneka bangunan yang menjadi ciri khas kota Jakarta dan ikon Indonesia.

Ada yang membuat burung garuda dan menghias foto Presiden dan Wakil Presiden, membuat peta Indonesia, Gedung fatahilah, Monumen Nasional, ada juga yang membuat Rumah Kebaya. Kesemuanya menggunakan bahan daur ulang atau Loose Part, salah satu media belajar yang akan diprioritaskan oleh sekolah pada tahun ajaran nanti.

Sekilas kegiatan project tersebut sederhana, namun sesungguhnya penuh dengan makna dan pembelajaran  untuk peserta didik. Diaintaranya melalui kegiatan ini mereka memperoleh pengalaman Literasi, Numerasi, dan STEAM (Sains, Teknologi, Enginering, Art, dan Mathematic).

Rasa percaya diri mereka pun terasah, bukan sekadar dari hasil kreatifitas, mereka pun tampil di muka umum yaitu menari, menyanyi, dan fashion show. Setiap kelas berbeda unjuk kebolehannya, namun masih bernuansa Betawi. Ada yang nyanyi kincir-kincir, ada yang menari ondel-ondel, jail-jali, ada yang fashion show mirip  pertunjukkan abang none Jakarta.

Kegiatan yang mengusung tema “Yuk Kenali Budaya Betawi Sebagai Wujud Cinta Terhadap Budaya Indonesia” itu berakhir dengan kegiatan makan bersama menu khas Betawi yang ada. Rata-rata pade doyan roti buaya ame kembang goyang..hehehe.

 

One Comment

Leave a Reply to Naeema Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *