FAMILY DAY KELUARGA BESAR KB DAN TK ISLAM PB SOEDIRMAN

Family Day merupakan sebuah kegiatan bersama keluarga guna mempererat ikatan persaudaraan, meningkatkan rasa kasih sayang dan kepedulian di antara anggota keluarga. Pada hari sabtu (27/01/2018) keluarga besar TK Islam PB Soedirman mengadakan kegiatan Family Day.

Pada kegiatan ini para orang tua bermain bersama anak mereka yang merupakan peserta didik TK Islam PB Soedirman pada kegiatan – kegiatan bermain yang telah disiapkan oleh panitia yang tidak lain adalah guru – guru mereka disekolah.

Dengan bersama – sama, para orang tua dan anak – anak mereka terlihat sangat bergembira dan penuh semangat mengikuti semua kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia. Keadaan mereka sangat sesuai dengan tema Family Day yang di usung, yaitu “Menjalin Kebersamaan Dengan Semangat Kegembiraan Melalui Kegiatan Family Day KB dan TK Islam PB Soedirman”.

Kegiatan yang dilakukan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Kali sari Pasar Rebo Jakarta Timur tersebut di awali dengan kegiatan senam bersama yang di instrukturi oleh guru – guru TK Islam PB Soedirman. Ayah, Bunda yang setiap hari belajar hanya mengantar anak – anak nya ke sekolah, kali ini ikut senam bersama.

Cuplikan video senam bersama :

Usai mengikuti senam pada kegiatan yang dipandu oleh MC Ibu Nining dan Pak Fajar yang tak lain guru kelas TK B tersebut, mereka melakukan kegiatan doa ikrar. Doa ini adalah doa yang rutin dibaca oleh para peserta didik setiap pagi hari.

Pendidikan yang diselenggarakan oleh TK Islam PB Soedirman mengutamakan pendidikan agama Islam, membentuk ahlak islami dan generasi cerdas yang qur’ani. Proses tersebut sesuai dengan apa yang dipesankan untuk para orang tua oleh Kepala Dikdasmen Yasma PB Soedirman bapak Drs.Nur Alam, MA  saat membuka acara Family Day tersebut. Beliau berpesan agar para orang tua mendidik putra – putri nya dengan apa yang di ajarkan oleh Islam. Pada kesempatan tersebut beliau juga mengingatkan bahwa anak – anak sekarang berbeda zaman dengan zaman  orang tua mereka dahulu.

Bermain merangkai kalimat, Memasukkan bola kedalam keranjang, Menyusun gelas berwarna menjadi menara, Mengipas balon, Menangkap bola warna dengan sarung, dan Memindahkan bola pingpong dengan karton, adalah kegiatan yang dapat di ikuti oleh para peserta Family Day kali ini.

Kegiatan penuh kegembiraan dan kebersamaan tersebut diakhiri dengan kegiatan foto bersama sesuai kelompok kelas nya. Sangat senang terlihat diwajah mereka dari awal hingga akhir acara, keadaan tersebut sesuai dengan yang disampaikan oleh Kepala TPA, KB dan TK Islam PB Soedirman,ibu Fri Corina Sandrawati, S.Si bahwa acara ini adalah acara bersenang – senang bersama keluarga.

KREATIFITAS GURU TK ISLAM PB SOEDIRMAN TERUJI JUARA 1 PADA AJANG PORSENI GURU

Kreatifitas merupakan keniscayaan bagi Guru Taman Ksnak – Kanak, bukan saja kreatif dalam mempersiapkan materi pembelajaran untuk para peserta didik nya. Namun, kreatifitas dalam bidang seni pun menjadi nila lebih para pejuang paud tersebut.

Dan sebuah kreatifitas perlu di uji guna menentukan kualitas dari hasil kreatifitas tersebut. Seperti sebuah temuan ilmiah, untuk menentukan keilmiahannya perlu di uji, begitu juga dengan sebuah karya kreatifitas.

saat latihan disekolah

Alhamdulillah, kreatifitas Guru – Guru TK Islam PB Soedirman pada hari ini,Sabtu 20 Januari 2018, telah teruji pada ajang  Pekan Olah Raga dan Seni atau yang biasa disebut dengan PORSENI, yaitu sebuah ajang pertunjukkan kreatifitas para guru Taman Kanak – Kanak.

Pada PORSENI tingkat Kota Madya Jakarta Timur tersebut Guru – Guru TK Islam PB Soedirman mengikuti lomba gerak dan lagu. Sebuah gerakan yang baru, gerakan asli kreasi para guru dan bernuansa anak – anak TK. Bersatu padu mereka berkreasi merangkai lagu, menciptakan gerakan demi gerakan, berlatih dengan gigih hingga teruji dihadapan juri.

Alhamdulillah, kreatifitas Guru TK Islam PB Soedirman tersebut berpredikat sangat kreatif sehingga layak mendapat juara 1.

Berikut cuplikan video Guru TK Islam PB Soedirman saat unjuk kreatifitas pada PORSENI :

 

 

TK ISLAM PB SOEDIRMAN PEDULI TUNA DAKSA MELALUI PROGRAM KAKIKU KINI KEMBALI

Tangan dan kaki merupakan anggota tubuh yang sangat berguna untuk manusia beraktifitas. Keberadaannya adalah nikmat besar dari Alloh swt yang harus disyukuri. Karena nya tidak sedikit orang yang tidak mendapatkan atau kehilangan nikmat tersebut.

Orang – orang yang terlahir tanpa tangan dan kaki atau kurang fungsinya, atau orang – orang yang kehilangan kaki dan tangannya karena kecelakaan disebut sebagai Tuna Daksa.

Siapa yang bersyukur maka akan ditambahkan nikmatnya, itulah pesan Alloh didalam Alqur’an. Untuk itu sebagai rasa syukur teriring panggilan jiwa dan ungkapan kepedulian terhadap penyandang tuna daksa, TK Islam PB Soedirman berkerja sama dengan Yayasan Visi Maha Karya melalui program Kakiku Kini Kembali mengadakan pengumpulan dana melalui celengan donasi yang diberikan kepada para peserta didik.

Pengumpulan tersebut dimulai dari bulan agustus 2017 hingga Awal ajaran semester dua ini, bulan januari 2018.

Alhamdulillah pada hari ini, Selasa 16 Januari 2018 celengan donasi tersebut sudah terkumpul. Bersama kak maulana dari Yayasan Visi Maha Karya, Ibu Fri Corina Sandrawati selaku Kepala Sekolah TPA, TK Islam PB Soedirman beserta beberapa dewan guru melakukan pengitungan celengan donasi yang sudah terkumpul.

Terkumpul donasi sebesar Rp. 18.848.350. Alhamdulillah semoga para peserta didik yang telah mendonasikan sebagian rizkinya mendapatkan keberkahan dari Alloh swt. Dan dana tersebut dapat berguna untuk tuna daksa yang membutuhkan.Aaminn

TK ISLAM PB SOEDIRMAN PEDULI PALESTINA

Palestina masih terjajah, tragedi kemanusiaan terus terjadi di negeri tersebut. Jutaan nyawa sudah gugur, jutaan anak menjadi yatim piatu, ratusan ribu rumah hancur, itulah derita warga palestina karena ulah penjajah yahudi israel. Bertahun – tahun lamanya mereka menderita.

Penderitaan warga palestina mengundang simpati bangsa – bangsa di Negara lain, tak terkecuali bangsa Indonesia. Bukan sekedar bersimpati sebagaimana sesama umat manusia, bersimpati sebagai sesama muslim dan historis hubungan saling dukung, saling menghormati para pendiri bangsa juga menjadi ikatan penguat ukhuwah  antar bangsa Indonesia dan bangsa palestina.

TK Islam PB Soedirman juga turut simpati terhadap penderitaan bangsa palestina. Do’a tak henti dipanjatkan untuk kemerdekaan bangsa palestina. Tidak hanya itu, hari ini Ahad 14 Januari 2018 TK Islam PB Soedirman bersama Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman mengadakan konser kemanusiaan untuk palestina.

Berkerja sama dengan Sahabat Palestina, Yayasan yang berdiri di Jalan Raya Bogor KM 24 Pasar Rebo Cijantung Jakarta Timur tersebut menggelar konser grup nasyid Izzatul Islam dan Opik, serta pertunjukkan dari para peserta didik dari unit pendidikan TK, SD, SMP, SMA dan SMK Yayasan tersebut.

Pada acara tersebut di adakan penggalangan dana bantuan untuk palestina. Beberapa unit pendidikan berupaya mencari simpati para pengunjung untuk mendonasikan sebagian rizkinya untuk palestina.

Unit TK Islam PB Soedirman membuka booth foto untuk para pengunjung, dengan donasi sukarela para pengunjung dapat berfoto bersama keluarga atau teman. Alhamdulillah dari booth foto ini terkumpul dana sebesar Rp.4.413.000, Untuk palestina.

TK yang pada hari jum’at tanggal 12 Januari genap berusia 42 Tahun tersebut juga menjual aneka souvenir berupa Gelas, pin dan ikat kepala serta minuman, yang semua hasil penjualannya sebesar Rp.3.598.000 di donasikan untuk palestina.

 

Alhamdulillah dari acara yang dimulai pada jam 08.00 WIB dan berakhir pas adzan dzhur tersebut terkumpul donasi untuk palestina sebesar Rp.603.144.700. Semoga dana tersebut bermanfaat untuk bangsa palestina dan semoga menjadi amal jariah para donatur, serta penguat ukhuwah bangsa palestina dan Indonesia.

Berikut video pertunjukan peserta didik TK Islam PB Soedirman untuk palestina :

Tips Agar Anak Dekat Dengan Allah

Setiap anak lahir dalam keadaan fitrah, suci, bersih, dan senantiasa nyaman dalam ketaatan kepada Allah. Namun, jiwa anak juga Allah ilhamkan potensi baik dan buruk (takwa dan fujur).

Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (Islam), maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nashrani atau Majusi.” (HR. al-Bukhari&Muslim)

Firman Allah, “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); sesuai fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,” (QS. Ar Rum:30)

Dan firman Allah dalam Al Quran, “Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Dia ilhamkan kepadaNya jalan fujur dan ketakwaannya.” (QS. Asy Syams: 7-8)

Allah menugaskan orangtua untuk memelihara fitrah itu agar senantiasa menyala dalam diri anak-anaknya, memberikan atmosfer kehidupan yang membuat potensi buruk (fujur) dalam jiwa anak tidak tumbuh dan berkembang. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan selalu menghadirkan Allah dalam diri anak kita.

Pada suatu kesempatan, Bunda Elly Risman, seorang psikolog senior yang begitu konsern dengan dunia anak dan keluarga, memberikan tips bagaimana cara menghadirkan Allah dalam benak anak-anak kita.

Beliau menyarankan agar setiap melepas anak kita pergi main atau kemana saja, atau saat kita pergi meninggalkan anak kemana saja pandanglah matanya dan katakan padanya:

Nak, ingatlah bahwa:
– Allah bersamamu,
– Allah menyaksikanmu,
– Allah memperhatikanmu,
– Allah mencintaimu,
– Allah mencukupkan kebutuhanmu.

Tidak harus semua kata disampaikan, karena kadang terasa terlalu panjang untuk anak.

Sumber :
Bunda Elly Risman