Bersama Tamu Istimewa, Pengalaman Istimewa Peserta Didik TK Islam PB Soedirman Bertambah Kuat

Ada tiga prinsip dalam melakukan kegiatan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) , yaitu Aman, Berpusat pada anak, dan Konsisten.  Keberadaan ketiganya tidak bisa ditawar. Jika satu tidak ada, maka proses PAUD tidak dapat terlaksana dengan baik.

Semua rangkaian kegiatan yang ada di lembaga PAUD (TK,RA,SPS,TPA) harus berpedoman kepada ketiga prinsip tersebut, mulai dari kedatangan hingga kepulangan.

TK Islam PB Soedirman sangat memahami ketiga prinsip tersebut. Karena nya selalu berusaha menggunakan ketiga prinsip tersebut pada setiap kegiatan pembelajara nyat. Salah satunya pada kegiatan “Guru Tamu”.

Prinsip Aman, berpusat pada anak dan konsisten pada kegiatan Guru Tamu terangkai harmonis menjadi kekuatan yang akan mengantarkan para peserta didik menuju kegemilangan sesuai tahapan perkembangan nya.

Dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman istimewa untuk peserta didik yang dapat memperkuat file istimewa yang ada di akal bawah sadar mereka.

Salah satunya, prinsip konsisten, prinsip yang didesain dan  sangat diharapkan terjaga pada kegiatan yang melibatkan orang tua peserta didik tersebut. Jika terjadi sebaliknya, yaitu in konsisten, dikhawatirkan akan memberikan pengalaman yang kurang baik bagi akal bawah sadar peserta didik dan perkembangan kepribadian nya.

Banyak nya pelanggaran yang terjadi di Negara kita, terutama di Ibu Kota,salah satunya dikarenakan tidak konsisten nya para pembuat aturan dalam menegakkan dan menjalankan aturan. Salah satunya, aturan larangan merokok ditempat umum.

Karena nya, program Guru Tamu didesain dan sangat dijaga konsistensi nya. Harapan nya, kelak para peserta didik TK Islam PB Soedirman menjadi pribadi – pribadi unggul yang konsisten dalam segala hal. Untuk itu penanaman nilai baik “konsisten”  tersebut harus dimulai dari usia dini. Salah satunya melalui kegiatan Guru Tamu.

Alhamdulillah, kegiatan Guru Tamu pada pekan ketiga ini kembali memberikan pengalaman istimewa kepada peserta didik TK A dan TK B.

Berikut para tamu istimewa TK Islam PB Soedirman pada  pekan ini :

TK A1  : Pada pekan ini tamu istimewa A1 adalah Mamah nya Zahira. Mamah yang bernama Rika Hendriyani ini memberikan pengalaman istimewa kepada Zahira dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita yang berjudul “Si Jaja Gajah Yang Suka Menolong”.

TK A2  : Pada pekan ini tamu istimewa A2 adalah Mamah nya Garuda. Dengan menggunakan media boneka si bolang. Mamah yang bernama Resti Diana ini memberikan pengalaman istimewa kepada Garuda dan teman – teman nya dengan bercerita tentang “Rusa Suka Berteman”.

TK A3  : Pada pekan ini tamu istimewa A3 adalah Mamah nya Qonita. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah Qonita memberikan pengalaman istimewa kepada Qonita dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita yang berjudul “Aku Cinta Alloh”.

TK B1   : Pada pekan ini tamu istimewa B1 adalah Mamah nya Alma. Mamah Alma.  Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah Alma memberikan pengalaman istimewa kepada Alma dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita tentang  “Kancil Yang Sombong”.

TK B2  : Pada pekan ini tamu istimewa B2 adalah Mamah nya Saka.  Pada kesempatan isitimewa ini, Mamah yang bernama Ayu Rahayu ini memberikan pengalaman istimewa kepada Saka dan teman – teman nya dengan mengajak mereka berkreatifitas membuat ” Gajah – gajahan” dari bahan piring kertas, kertas origami dan lem.

Satu pengalaman istimewa baru yang diperoleh akan memperkuat pengalaman istimewa serupa yang ada pada akal bawah sadar peserta didik TK Islam PB Soedirman. Dan penerimaan yang konsisten dapat memperkuat dan memperjelas rangkaian file istimewa yang ada pada akal bawah sadar mereka.

Terimakasih untuk Mamah – mamah yang telah memberikan pengalaman istimewa kepada Ananda sekalian, sehingga prinsip konsisten pada program tersebut tetap terjaga.

Ayah/Papah/Papih/Abi, Bunda/Mamah/Mamih/Umi ditunggu waktu istimewa nya oleh Ananda dan peserta didik TK Islam PB Soedirman didalam kelas pada program Guru Tamu berikutnya.

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

 

Kelompok B TK Islam PB Soedirman Mengikuti Manasik Haji Meneladani Kegigihan Keluarga Nabi Ibrahim AS

Pada hari Selasa, 25 September 2018 peserta didik kelompok B TK Islam PB ikut menggemuruhkan Masjid At – Tin, Komplek Taman Mini, Jakarta Timur, pada acara Manasik Haji untuk TK se Kecamatan Pasar Rebo.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak – Kanak (IGTK) Pasar Rebo pada Tahun ini mengusung tema  “Melalui Peragaan Manasik Haji Kita Bangun Karakter Anak Usia Dini Yang Beriman dan Bertaqwa  Menuju Generasi Emas Penerus Bangsa”.

Pada acara yang rutin dilakukan setahun sekali itu, aspek perkembangan nilai – nilai agama dan moral peserta didik terstumulus dengan cukup baik. Kalimat talbiyah yang keluar dari mulut mungil mereka, merangsang kemampuan lidah mereka mengenal dan menggerakkan huruf – huruf penyusun kitab suci Al – qur’an, yang akhirnya dapat melancarkan lidah mereka untuk mengucapkan huruf dari bahasa ibu mereka.

Usia TK B adalah usia fitrah, para ilmuan menyebut nya dengan “golden age”, diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi ” Usia Emas”. Merupakan usia yang sangat mudah menerima berbagai informasi sebagai pembentuk kepribadian mereka.

Ibadah haji adalah ibadah yang salah satu tujuan pelaksanaan nya untuk meneladani kepribadian Ibrahim AS , ismail AS dan siti hajar.

Maka salah satu tujuan dari pelaksanaan manasik haji untuk anak TK  adalah mengenalkan ketaatan dan kegigihan keluarga Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Alloh swt. Melalui tuturan pembawa acara, lagu dan ritual manasik haji, kepribadian mulia tersebut diharapkan dapat diserap oleh anak – anak.

Dibawah terik matahari anak – anak TK melaksanakan serangkaian acara manasik. Tubuh mungil mereka bercucuran keringat mengurai rasa lelah dan panas yang mereka rasakan. Derap langkah mereka, memperkuat kemampuan motorik kasar dan halus mereka.

Mengantri memasuki setiap kegiatan berguna untuk melatih ketertiban mereka. Yang puncak nya, intra dan interpersonal mereka terlatih di Masjid megah peninggalan presiden RI ke 2 tersebut.

Semoga kelak mereka dapat melaksanakan ibadah haji, atau umroh dan dapat mengaplikasikan apa yang mereka peroleh pada hari ini. Sehingga kelak mereka mendapat haji mabrur. Begitu juga dengan bapak, ibu gurunya. Aamiin

Kembali, KB dan TK Islam PB Soedirman Memperoleh Pengalaman Istimewa Dari Tamu Istimewa Mereka

Pekan ini anak-anak TK Islam PB  Soedirman kembali mendapatkan pengalaman istimewa dari tamu istimewa mereka yang tidak lain adalah orang tua dari teman mereka sendiri.

Setiap pengalaman baru yang mereka terima akan memperkuat pengalaman serupa yang ada di memori mereka.

Serangkaian pengalaman istimewa tersebut lambat namun pasti akan membentuk mindset di alam bawah sadar. Dan tentu, karena pengalaman – pengalaman tersebut bersifat positif, maka mindset yang terbentuk pada  anak – anak yang masih fitrah itu adalah mindset positif dan growth mindset.

Hasil yang positif hanya lahir dari orang – orang bermindset positif. Dan orang – orang yang terus mengembangkan hasil positif yang telah diraihnya adalah orang – orang yang memiliki growth mindset.

Sekolah TK Islam PB Soedirman melalui program Guru tamu berharap anak-anak terstimulus mindset positif dan growth mindset nya oleh pengalaman istemewa yang mereka peroleh dari orang yang istimewa.

Berikut tamu istimewa KB,TK Islam PB Soedirman pada pekan ini:

Kelompok Bermain (KB) :  Untuk KB, pekan ini adalah kegiatan guru tamu yang perdana. Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa mereka adalah Mamah nya Cecil. Mamah yang bernama lengkap Andi Shinta Puteri ini memberikan pengalaman istimewa untuk Cecil dan teman – teman nya dengan mengajak mereka berkreasi membuat “hewan serangga Kepik”. Dengan bahan utama piring styrofoam Mamah Cecil memikat mata – mata mungil peserta didik KB.

TK A 1: Tamu istimewa A1 pada pekan ini adalah Mamah nya Evran. Mamah yang bernama Rinrin ini memberikan pengalaman istimewa kepada Evran dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita yang berjudul  “Aku Bisa Pakai Kaos Kaki Sendiri” yang membuat peserta didik TK A1 antusias menyimak.

TK  A 2: Tamu istimewa A2 pada pekan ini adalah Mamah nya Jeta. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah Jeta memberikan pengalaman istimewa kepada Jeta dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita “Misteri Kotak Mainan” yang disimak oleh Jeta dan teman – teman nya dengan sangat antusias.

TK A 3: Tamu istimewa A3 pada pekan ini adalah Mamah nya Haura. Mamah yang bernama Fisilia Ayuma ini memberikan pengalaman istimewa kepada Haura dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita tentang “Liburan” yang membuat Haura dan teman – teman nya antusias menyimak.

TK B 1: Tamu istimewa B1 pada pekan ini adalah Mamah nya Alma. Pada kesempatan yang istimewa ini dengan menggunakan gambar hewan singa, ayam dan kelinci, Mamah Alma memberikan pengalaman istimewa kepada Alma dan teman – teman nya dengan bercerita tentang “Singa Yang Licik” yang membuat peserta didik B1 terpukau.

TK B 2: Tamu istimewa B2 pada pekan ini adalah Mamah nya Aisyah. Mamah yang bernama Ellisca Rully ini memberikan pengalaman istimewa kepada Aisyah dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita yang berjudul “Gajah Yang Jongkak”.

TK B 3: Tamu istimewa B3 pada pekan ini adalah Mamah nya Vino. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah Vino memberikan pengalaman istimewa kepada Vino dan teman – teman nya dengan mengajak mereka berkreatifitas membuat Kotak Pensil dari botol air mineral.

Pengalaman istimewa yang diberikan oleh orang-orang istimewa akan masuk dengan istimewa kedalam memori menjadi file yang istimewa  yang tidak akan dapat diubah hingga kelak mereka menjadi orang istimewa.

Terimakasih untuk Mamah – mamah yang pada pekan ini telah memberikan waktu istimewa untuk anak – anak KB, TK Islam PB Soedirman. Untuk Papah dan Mamah yang lainnya, ditunggu waktu istimewa nya.

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

 

Waktu Istimewa Peserta Didik TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa

Mendengarkan cerita, menyimak cerita dari buku yang dibacakan, merupakan kegiatan yang disukai anak – anak. Terlebih jika yang menceritakan atau membacakan buku cerita adalah orang tua mereka sendiri. Perasaan senang dan damai masuk kedalam lubuk hati mereka, hingga akhirnya memperkuat hubungan emosional di antara orang tua dan anak.

Karena itu para orang tua sangat di anjurkan untuk meluangkan waktu untuk membacakan buku cerita, atau bercerita (Telling Story) kepada anak mereka. Selain menguatkan hubungan emosional, kegiatan tersebut juga efektif untuk menstimulus kemampuan bahasa anak, menambah perbendaharaan kata, membangun persepsi positif, dan menyajikan ahlakul karimah untuk anak.

Menyadari penting nya peran orang tau tersebut dan guna memperkuat sinkronisasi visi misi antara sekolah dengan orang tua. Serta untuk memperkuat silaturahmi yang ada, peserta didik menjadi mengenal orang tua temannya dan menambah keakraban dengan Guru kelas, TK Islam PB Soedirman mengadakan program Guru tamu untuk orang tua peserta didik..

Pada program tersebut orang tua diwajibkan untuk hadir kesekolah memenuhi undangan sebagai Guru tamu dikelas anak mereka. Yang mereka lakukan bisa bercerita, membaca buku cerita atau membuat karya seni.

Pada setiap pekan nya orang tua bergantian mengikuti program yang baru di mulai pada tahun ajaran ini.

Alhamdulillah, untuk pekan ini sudah terlaksana. TK B pada hari Kamis (13/09/2018) dan TK A hari Jum’at (14/09/2018). Berikut tamu istimewa pada pekan ini:

 

TK A1: Tamu istimewa A1 pada pekan ini adalah Mamih nya Zio. Mamih yang bernama Hana Hardian ini memberikan pengalaman istimewa kepada Zio dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita yang berjudul “Siap yang Mengurangi Kue Ulang Tahun Zunsu” yang membuat Zio dan teman – teman nya antusias menyimak.

TK A2: Tamu istimewa A2 pada pekan ini adalah Mamah nya Bintang. Mamah yang bernama Dian Fitriany ini memberikan pengalaman istimewa kepada Bintang dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita yang berjudul “Aku Suka Bertertimakasih” yang membuat Bintang dan teman – teman nya antusias menyimak..

TK A3: Tamu istimewa A3 pada pekan ini adalah Mamah nya Keivan. Mamah yang bernama Shara Refilla ini memberikan pengalaman istimewa kepada Keivan dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita yang berjudul “Laa Ilaaha Illallah” yang membuat Keivan dan teman – teman nya antusias menyimak cerita reliji tersebut..

 

TK B 1: Tama istimewa B1 pada pekan ini adalah Mamah nya Anned.  Dengan antusias Anned dan teman – teman nya menyaksikan penjelasan dari Mamah Aned yang mengajak mereka berkreasi membuat Bunga Matahari dengan menggunakan bahan kertas origami dan stik es krim.

TK B2: Tamu istimewa B2 pada pekan ini adalah Mbak Indri, yang mewakili Mamah nya Tristan. (Karena uzur syar’i Mamah Tristan tidak bisa hadir). Mbak indri, memberikan pengalaman istimewa kepada Tristan dan teman – teman nya berupa cerita yang penuh dengan pesan moral. Ibu berusia 23 tahun tersebut, bercerita tentang “bawang merah, bawang putih” yang membuat Tristan dan teman – temannya sangat antusias menyimak.

TK B 3: Tamu istimewa B3 pada pekan ini adalah Mamah nya Zahra. Mamah yang bernama Chairunnisa ini, memberikan pengalaman istimewa kepada Zahra dan teman – teman nya dengan  membacakan buku cerita tentang “Harta Karun” yang membuat Zahra dan teman – teman nya antusias menyimak.

Setiap orang tua memiliki gaya yang berbeda – beda  ketika menyampaikan informasi kepada anak – anak yang juga memiliki gaya yang berbeda – beda. Mereka juga memiliki kesamaan ketika menyampaikan informasi kepada anak – anak yang juga memiliki kesamaan, yaitu sama – sama unik pertumbuhan dan perkembangan nya.

Untuk Mamah, Papah yang lainnya diharapkan untuk mempersiapkan waktu istemewa nya. Waktu istimewa tersebut sangat singkat, namun tersimpan dalam file indah di memori anak – anak kita.

 

Peran Shadow Teacher Dalam Membersamai Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah

Foto Dokumentasi Kegiatan Sekolah

Alhamdulillah, Allohu Akbar. Semua anak terlahir ke dunia telah Alloh berikan ke unikan nya tersendiri. Tidak ada yang kurang dari tubuh mungil mereka, hanya mata yang penuh kekurangan lah yang tidak dapat melihat kelebihan yang Alloh karuniakan kepada mereka.

Karena keunikan anak beragam satu dengan yang lainnya. Maka, kebutuhan mereka pun beragam, bahkan cara memberikan nya pun beragam. Meski tubuh mereka sama kecil, usia sama, orangtua nya sama, namun tumbuh kembang mereka berbeda. Karena itu perlakuan yang harus diberikan pun berbeda. Dan ada sebagian anak yang diberikan secara khusus (special needs).

TK Islam PB Soedirman sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang telah berusia 42 Tahun, sangat memahami akan kebutuhan anak yang beragam tersebut. Karena nya dalam proses kegiatan belajar mengajar nya, selain keragaman media belajar yang ada dikelas maupun diluar kelas, juga menyediakan Shadow Teacher untuk anak – anak yang memiliki kebutuhan  khusus.

Shadow Teacher (ST) atau yang umum disebut guru pendamping. Keberadaan nya sangat penting bagi sekolah yang menerima anak terdiagnosis memiliki kebutuhan yang khusus,seperti TK Islam PB Soedirman ini. ST berperan sebagai perantara antara pihak sekolah dengan orangtua guna mendidik, menstimulus anak yang didampingi nya sesuai harapan orangtua dan visi, misi sekolah.

Shadow Teacher juga berperan sebagai perantara antara guru kelas tempat anak yang didampingi nya belajar, dengan anak yang didampingi nya. Pelajaran dan pendidikan yang disampaikan guru akan diterjemahkan dan disederhanakan oleh ST sesuai kebutuhan dan keunikan anak yang didampingi nya. Ia juga bersama guru kelas memberikan dukungan kepada peserta didik yang lain untuk dapat berinteraksi dengan anak berkebutuhan khusus yang ada, sehingga terjalin interaksi sosial diantara mereka berdasarkan keunikan masing – masing, saling memahami dan bertoleransi.

Menurut Skjorten dkk, dalam Pengantar Pendidikan Inklusif (2003) ada 9 peran Shadow Teacher yaitu :

  1. Mendampingi guru kelas dalam menyiapkan kegiatan yang berkaitan dengan materi belajar.
  2. Mendampingi anak berkebutuhan khusus (special needs children) dalam menyelesaikan tugasnya dengan pemberian instruksi yang singkat dan jelas.
  3. Memilih dan melibatkan teman seumur untuk kegiatan sosialisasinya.
  4. Menyusun kegiatan yang dapat dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas.
  5. Mempersiapkan anak berkebutuhan khusus (special needs children) pada kondisi rutinitas yang berubah positif.
  6. Menekankan keberhasilan anak berkebutuhan khusus (special needs children) dan pemberian reward yang sesuai dan pemberian konsekwensi terhadap perilaku yang tidak sesuai.
  7. Meminimalisasi kegagalan anak berkebutuhan khusus (special needs children)
  8. Memberikan pengajaran yang menyenangkan kepada anak berkebutuhan khusus (special needs children)
  9. Menjalankan individual program pembelajaran yang terindividualkan (PPI).

Dengan demikian, dapat difahami peran Shadow Teacher dalam membersamai anak berkebutuhan khusus di sekolah sangat lah penting. Dengan nya, sekolah dapat mewujudkan pendidikan untuk semua anak.

TK Islam PB Soedirman Menyambut Tahun Baru 1440 Hijriyah Dengan Gembira

Para peserta didik TK Islam PB Soedirman bersama para guru melakukan kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1440 H dengan berkeliling lingkungan sekolah. Suara lagu penyemarak hadirnya Tahun bersejarah hijrah nya Rasululloh saw tersebut pun terdengar sepanjang jalan yang mereka lalui.

Peserta didik dari Kelompok Bermain (KB) dan Tempat Penitipan Anak (TPA) pun turut memeriahkan acara yang rutin dilakukan menjelang Tahun Baru Islam tersebut. Meskipun mereka kecil, namun semangat mereka besar seperti kakak kelas mereka, Sekolah Dasar (SD) Soedirman, yang pada hari ini (Senin, 10/09/2018) melakukan kegiatan yang sama.

Jika kakak SD berkeliling dengan membawa berbagai poster bertuliskan tentang Tahun baru. Begitu juga dengan adik – adiknya, TK Soedirman. Selain poster, para peserta didik dari TPA, KB – TK B membawa stiker dan bendera kecil bertuliskan “Selamat Tahun Baru Islam” dengan permen dan coklat menempel pada tongkat benderanya.

Stiker dan bendera yang mereka bawa, di bagikan ke orang yang mereka jumpai. Disertai ucapan “Selamat Tahun Baru Islam” bendera dan stiker mereka berikan.

Tahun hijriyah pasti penuh makna di dalam nya. Bukan sekadar pindahnya Rasulullah dari kota Makkah ke Madinah. Begitu juga dengan kegiatan yang dilakukan di Sekolah TK Islam PB Soedirman, bukan sekadar berkeliling membawa bendera dan stiker lalu membagikannya. Melainkan ada pembelajaran yang berguna untuk para peserta didik.

Selain aspek perkembangan nilai – nilai agama yang terstimulus, aspek perkembangan sosial emosional anak pun sudah tentu ikut terstimulus melalui kegiatan ini, kecerdasan Intrapersonal dan Interpersonal mereka juga terstimulus ketika mereka berinteraksi dengan orang – orang yang mereka jumpai. Kemampuan bahasa mereka pun ikut terstimulus dengan baik.

Setelah selesai berkeliling dan istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan menonton film yang mengkisahkan proses hijrahnya Rasululloh saw dari Kota Mekah ke Madinah. Ini adalah kegiatan yang digemari oleh anak – anak. Lewat kegiatan ini, pengetahuan mereka tentang hijrah Rasululloh  saw semakin kuat.