Tim Drumband Gita Bahana TK Islam PB Soedirman Mendapatkan Penghargaan di Kids Band Festival Piala Presiden 2019

Tim Drumband Gita Bahana TK Islam PB Soedirman Mendapatkan Penghargaan di Kids Band Festival Piala Presiden 2019

Pada hari ini, Ahad 07 April 2019, TK Islam PB Soedirman mengikuti Festival Drumband di Gelanggang Olah Raga (GOR) FOPKI Cibubur Jakarta Timur.

Dewan guru, staf, orang tua dan Kepala Sekolah ikut mendampingi tim drumband TK Islam PB Soedirman yang beranggotakan peserta didik kelompok TK B yang tiga bulan lagi akan menjadi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD).

Mereka adalah  peserta didik yang  memilih drumband sebagai kegiatan ekstrakulikuler yang mereka ikuti. Dan memang yang dapat mengikuti kegiatan ekstrakulikuler hanya kelompok B. Terkecuali ekstrakulikuler menggambar dan cinta qur’an yang dapat diikuti oleh kelompok A.

Tim dramband yang mulai berlatih sejak bulan Agustus 2018 ini bernama Gita Bahana TK Islam PB Soedirman. Sesuai dengan namanya, tim ini membuat lingkungan sekolah TK Islam PB Soedirman penuh dengan suara-suara nyanyian setiap hari Selasa dan Kamis pagi.

Pada hari ini tim drumband kebanggaan TK Islam PB Soedirman tersebut membuat GOR FOPKI bergetar oleh suara musik mereka, yang mereka tampilkan pada event Kids Band Festival Piala Presiden (KBF).

Ada 23 tim drumband usia TK dari berbagai daerah  yang mengikuti festival tahunan tersebut. Mereka semua berusaha menampilkan potensi terbaik mereka dalam bermain musik drumband.

Alhamdulillah, pada festival tahun ini Gita Bahana TK Islam PB Soedirman mendapatkan penghargaan karena masuk 10 besar tim drumband terbaik  untuk kategori konser.

Di tempat yang sama juga pada hari Sabtu lalu, 30 Maret 2019, Tim dengan dewan pelatih Kak Rahmat, Kak Mufti dan Kak Putri ini juga masuk 10 besar pada Festival Drumband Marching in Harmony.

Donut dan Playdough Dari Tamu Istimewa

Donut dan Playdough Dari Tamu Istimewa

Pada pekan ini kegiatan Guru tamu hanya ada pada dua kelas. Dikarenakan, pada hari kamis yang merupakan jadwal Guru tamu untuk TK B adalah hari libur Nasional, begitu juga dengan Kelompok Bermain. Adapun TK A, jadwal Guru tamunya adalah setiap hari Jum’at dan pada hari ini pun (Jum’at, 08/03/2019)  hanya ada di dua kelas.

Alhamdulillah, anak – anak pada dua kelas tersebut terlihat sangat antusias ketika tamu istimewa mereka datang. Dan kemudian memberikan mereka pengalaman istimewa dan informasi baru. Karena mereka terlihat sangat senang nya, maka dapat dipastikan pertemuan mereka merupakan pertemuan yang sangat berkesan.

Keberkesanan mereka bertambah kuat, ketika mereka mengetahui bahwa hal baru yang mereka peroleh sangatlah mengasikkan. Dan tanpa mereka sadari, hal baru yang mereka temui itu menstimulus aspek perkembangan mereka. Terutama aspek perkembangan seni, motorik halus, bahasa dan kognitif mereka.

Berikut dua kelas dan tamu istimewa mereka pada pekan ini, yaitu

TK A2  : Pada kesempatan istimewa ini, TK A2 kedatangan tamu istimewa yaitu Mamahnya Syakila. Dengan menggunakan bahan utama tepung terigu, Mamah yang bernama Astuti ini mengajak Syakila dan teman – temannya berkreasi menggunakan jari – jari mungil mereka untuk membuat play dough. Ini merupakan kegiatan yang berguna untuk melatih motorik halus mereka, dan perkembangan seni dan kognitif mereka pun terstimulus pada kegiatan yang mereka lakukan dengan antusias ini.

Mamah Syakila Bersama TK A2

TK  A3  : Pada kesempatan yang istimewa ini, TK A3 kedatangan tamu istimewa yaitu Mamahnya Arsenio. Mamah yang bernama Yashinta ini, mengajak Arsenio dan teman – temannya berkreasi menghias makanan yang sangat mereka gemari yaitu Donut. Dengan antusias, mereka memperhatikan cara menghias donut hingga memberinya jenggot. Dan kemudian mereka mempraktikkan nya sesuai dengan yang mereka lihat. Dan hasilnya, mereka sayang untuk memakannya.

Mamah Arsenio Bersama TK A3

Terimakasih Mamah Syakila dan Mamah Arsenio yang telah meluangkan waktunya untuk hadir menjadi tamu istimewa anak – anak disekolah, hingga memberikan mereka pengalaman istimewa dan informasi baru yang insya Alloh akan selalu mereka kenang.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

Pekan Ketujuh Belas 

Pekan Kedelapan Belas

Pekan Kesembilan Belas

Pekan Kedua Puluh

Pekan Kedua Puluh Dua

 

Peserta Didik TK B Islam PB Soedirman Mengikuti Porseni Loketa Tingkat Kecamatan dan Berprestasi

Peserta Didik TK B Islam PB Soedirman Mengikuti Porseni Loketa Tingkat Kecamatan dan Berprestasi

Pada hari ini, Selasa (05 Maret 2019) hujan turun sejak dini hari hingga menambah kesejukan udara pada pagi hari. Semua orang menuju tempat beraktifitas dibawah guyuran air hujan. Tidak terkecuali peserta didik dan Guru TK Islam PB Soedirman.

Jam 06.00 WIB hujan masih turun dan dilingkungan Sekolah TK Islam PB Soedirman sudah berdatangan para peserta didik beserta orang tua nya.

Para peserta didik datang dengan beraneka ragam busana. Ada yang berbusana muslim putih – putih, ada yang menggunakan seragam olahraga, ada yang berbusana jas seperti grup penyanyi klasik, berseragam polisi, tentara dan suster,  dan ada yang berbusana daerah.

Setiap orang tua peserta didik yang hadir diberikan tiket masuk ke Taman Mini Indonesia Indah dan Keong Mas oleh Guru yang membimbing anak mereka.

Hujan telah berhenti dan jam dinding sekolah telah menunjukkan jam 07.30 WIB. Seluruh peserta didik, yang merupakan Kelompok TK B, telah berkumpul diaula dan siap berangkat menuju tempat yang dituju, yaitu Keong MasTaman Mini Indonesia Indah.

Di tempat tersebut mereka akan mengikuti kegiatan lomba Pekan olahraga dan seni (PORSENI) dan lomba keterampilan agama (LOKETA)  yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak – Kanak (IGTK)  Kecamatan Pasar Rebo.

Peserta didik TK B mengikuti beberapa lomba yang ada, diantaranya : adzan, sholat, doa harian, hafalan surat pendek Alqur’an, senam, menari, puitisasi, bola keranjang, mewarnai, menyusun gelas dan bola sewarna.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan perkembangan nilai – nilai agama dan moral, dan juga sosial emosional anak, sesuai dengan tema yang di usung oleh panitia yaitu “Dengan Festival Porseni dan Loketa Taman Kanak – Kanak Kita Jalan Keakraban dan Sportivitas Anak Usia Dini”.

Alhamdulillah, pada kegiatan tahunan tersebut peserta didik TK Islam PB Soedirman mendapatkan juara, di antara nya :

1.Surat pendek harapan 1
2.Doa harian harapan 3
3.Peragaan sholat harapan 1
4.Menyanyi juara 2
5.Menari juara 2
6.Puitisasi juara 3
7. Senam Juara 2

Dengan demikian peserta didik TK Islam PB Soedirman akan kembali mengikuti lomba – lomba tersebut pada Porseni dan loketa tingkat Kota yang akan diselenggarakan tanggal 30 Maret 2019.

“Alhamdulillah untuk pencapaian seluruh prestasi anak – anak hari ini.Terima kasih untuk ibu dan bapak guru yg sudah bekerja keras melatih anak2. Juga terima kasih untuk koordinator kegiatan.Sukses terus untuk TK Soedirman”. Ucap Ibu Kepala Sekolah, Fri Corina Sandrawati,M.Pd kepada seluruh tim sekolah

Bermain Sambil Berkreasi Bersama Nenek dan Mamah di Sekolah

Bermain Sambil Berkreasi Bersama Nenek dan Mamah di Sekolah

Bermain merupakan kegiatan yang sangat digemari oleh anak usia dini. Bagi mereka bermain adalah kebutuhan. Sama seperti  berkerja pada orang dewasa, tanpa berkerja kehidupan orang dewasa tidak akan berarti. Begitu juga dengan anak, tanpa bermain kehidupan mereka kurang berarti.

Dengan bermain, seorang anak akan memperoleh pengetahuan barusemua dan  aspek perkembangan mereka dapat terstimulus dengan baik. Jika mereka bermainnya bersama dengan teman – teman sebayanya, maka perkembangan sosial emosionalnya dapat terstimulus dengan baik .

Oleh karena itu, para pendidik dan orang tua dapat memanfaatkan kegiatan bermain anak untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman baru. Dengan kata lain, anak bermain sambil belajar. Bahkan, dapat mengajak mereka berkreatifitas sambil bermain. Anak akan sangat senang, apalagi jika bentuk kreasinya yang mereka gemari.

Dan akan menjadi pengalaman yang berkesan  bagi mereka, terekam kuat pada akal bawah sadar mereka dan menjadi satu pembelajaran yang bermakna, ketika yang mengajak mereka bermain sambil berkreasi adalah orang tua mereka sendiri.

Seperti yang di alami oleh peserta didik KB dan TK Islam PB Soedirman pada kegiatan Guru tamu. Mereka mendapat pengalaman bermain sambil berkreasi yang istimewa dari tamu istimewa  mereka pada program Guru tamu tersebut.

Berikut tamu istimewa KB dan TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

KB  : Pada pekan ini, yang menjadi tamu istimewa Kelompok Bermain adalah Nenek nya La Ode Muhammad Raihan Khairi Bay. Nenek yang bernama Hj.Lilis Sopiah ini, mengajak La Ode dan teman – teman nya berkreasi menghias donat dengan krim mocca dan mesis coklat. La Ode dan teman – teman nya sangat antusias mengikuti arahan dan bimbingan sang Nenek.

Nenek La Ode Bersama Kelompok Bermain

TK B1 : Yang menjadi tamu istimewa B1 pada kesempatan istimewa ini adalah Mamahnya Khaira. Mamah yang bernama Anjar Tri Astuti ini, mengajak Khaira dan teman – teman nya berkreasi membuat tempat pensil. Dengan bahan kardus, foam stiek dan pita, Khaira dan teman – temannya sangat semangat berkreasi bersama tamu istimewa mereka.

Mamah Khaira Bersama TK B1

TK  B2 : Tamu istimewa B2 pada kesempatan istimewa ini adalah Mamahnya Aftan. Dengan ditemani adiknya Aftan, Mamah yang bernama Sofi ini, mengajak Aftan dan teman – teman nya berkreasi membuat gelang warna – warni. Dengan bahan sedotan aneka warna, gunting dan benang, Aftan dan teman – teman nya sangat semangat berkreasi bersama tamu istimewa mereka.

Mamah Aftan Bersama TK B2

TK  B3 :  Tamu istimewa B3 pada kesempatan istimewa ini adalah Mamah nya Amel. Mamah yang bernama Kaswiarti ini, mengajak Amel dan teman – teman nya bermain Puzzle huruf, binatang, geometri dan sayur – sayuran. Setiap anak mendapatkan puzzle sesuai dengan nomor yang mereka peroleh. Selain bermain permainan edukatif ini, Amel dan teman – temannya juga mendapatkan informasi tentang  bentuk geometri, manfaat makan sayur dan bermain puzzle dari tamu istimewa mereka.

Mamah Amel Bersama TK B3

Terimakasih Nenek dan Mamah – Mamah yang telah meluangkan waktunya untuk mengajak anak – anak bermain sambil berkreasi, hingga mereka sangat senang dan memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

Pekan Ketujuh Belas 

Pekan Kedelapan Belas

Pekan Kesembilan Belas

Pekan Kedua puluh

Stimulasi Dari Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini, Alhamdulillah Ada Papah Nya !.

Stimulasi Dari Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini, Alhamdulillah Ada Papah Nya !.

Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal. Termasuk kegiatan – kegiatan yang ada disekolah. Seperti kegiatan Guru Tamu di TK Islam PB Soedirman. Apakah Ayah dan Bunda sudah pernah terlibat pada kegiatan tersebut ?.

Masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat penting dan genting adalah saat usia dini. Ketika faktor pendukung nya positif, maka pertumbuhan dan perkembangan nya akan mengarah positif. Namun, jika faktor pendukung nya negatif, maka pertumbuhan dan perkembangan nya akan mengarah negatif.

Dan setiap anak kecepatan pertumbuhan dan perkembangan nya berbeda – beda, meski tahapan yang dilalui nya sama. Dan kematangan nya pun berbeda. Karena itulah anak usia dini disebut unik.

Faktor internal dan eksternal sangat mempengaruhi kecepatan dan kematangan pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.

Faktor internal, berupa keturunan atau genetik ysng diperoleh dari kedua orang tuanya. Perlakuan saat menjelang kehamilan dan mengandung, juga menjadi faktor internal yang melekat pada diri anak.

Adapun faktor eksternal, berupa perlakuan yang diterima anak setelah lahir ke dunia. Yang pertama diterima oleh nya adalah informasi yang masuk melalui telinganya, karena indera inilah yang pertama kali aktif. Karena nya, dalam ajaran Agama Islam, seorang bayi yang lahir di bacakan adzan dan  iqomah pada telinga nya.

Seiring dengan bertambah nya usia, bertambah pula faktor eksternal yang mempengaruhi tumbuh kembang nya. Di antara nya, tentang bahasa dan psikomotorik nya yang terstimulus, yang didapat nya dari melihat gerakan bibir kedua orang tua nya ketika berbicara dan melihat benda sekitar nya yang menarik hati nya untuk meraih nya.

Orang tua yang rajin mengajak anak nya berkomunikasi, meski anak nya belum bisa berbicara, rajin memberikan stimulus pada gerak anggota tubuh nya dengan memberi nya mainan, atau mengajak nya bermain yang merangsang tumbuh kembang nya. Maka, kecepatan tumbuh kembang nya berbeda dengan anak yang orang tua nya jarang memberi stimulus.

Dan akan berbeda juga ketika memasuki usia sekolah. Anak yang satu bersekolah di sekolah yang memahami tumbuh kembang anak dan mampu memberikan pembelajaran sesuai tumbuh kembang nya. Sedangkan anak yang lainnya bersekolah di sekolah yang  pembelajarannya minim stimulus tumbuh kembang anak.

Alhamdulillah, TK Islam PB Soedirman senantiasa memberikan kegiatan kepada peserta didik nya yang dapat menstimulus tumbuh kembang mereka dengan baik. Salah satunya melalui kegiatan Guru Tamu yang menghadirkan Tamu Istimewa kedalam kelas.

Bukan saja tumbuh kembang mereka yang terstimulus pada kegiatan Guru Tamu ini, melainkan Bonding atau ikatan batiniah mereka kepada orang tua terstimulus hingga bertambah kuat. Terlebih ketika yang menjadi Tamu Istimewa adalah orang tua mereka sendiri.

Berikut Tamu Istimewa pada pekan ini :

TK  A2  : Pada pekan ini yang menjadi Tamu Istimewa TK A2 adalah Papah nya Darren. Pada kesempatan yang istimewa ini, Papah yang bernama Erick Amos F Sihombing ini, memberikan pengalaman istimewa kepada Darren dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita yang berjudul “Waktunya Tidur Cican”.

Alhamdulillah, Darren dan teman – teman nya tidak tertidur saat mendengarkan Papah nya membacakan buku cerita. Melainkan sangat antusias menyimak nya.

Papah Darren Bersama TK A2

TK  B1  :  Pada pekan ini yang menjadi Tamu Istimewa TK  B1 adalah Mamah nya Jaffan. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah yang bernama Niken Dihe Lifitri Desky ini, memberikan pengalaman istimewa kepada Jaffan dan teman – teman nya dengan membacakan buku yang berjudul “20 Kebiasaan Baik”.

Alhamdulillah Jaffan dan teman – teman nya sangat antusias menyimak buku tersebut di bacakan hingga tuntas.

Mamah Jaffan Bersama TK B1

TK  B3  :  Pada pekan ini yang menjadi Tamu Istimewa TK B3 adalah Mamah nya Kaysha. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah yang bernama Ririn Ariyani ini, memberikan pengalaman istimewa kepada Kaysha dan teman – teman nya dengan mengajak mereka berkreatifitas membuat Paper Plate Animals.

Alhamdulillah, Kaysha dan teman – teman nya sangat antusias mengikuti langkah demi langkah membuat piring unik tersebut.

Mamah Kaysha Bersama TK B3

Terimakasih Papah Darren, Mamah Jaffan dan Mamah Kaysha yang telah meluangkan waktunya untuk menjadi Tamu Istimewa hingga anak – anak mendapatkan informasi istimewa yang berguna bagi tumbuh kembang mereka.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

Pekan Ketujuh Belas 

Pekan Kedelapan Belas

Pekan Kesembilan Belas

Kunjungan Edukatif KB, TPA Islam PB Soedirman Ke Jakarta Aquarium

Kunjungan Edukatif KB, TPA Islam PB Soedirman Ke Jakarta Aquarium

Pada hari Kamis, 21 Februari 2019, peserta didik Kelompok Bermain (KB) dan Tempat Penitipan Anak (TPA) Islam PB Soedirman melakukan kunjungan edukatif ke Jakarta Aquarium, Jakarta Barat.

Pada kegiatan tersebut mereka di perkenalkan dengan beraneka hewan air dan darat. Harapan nya, dengan mengenal sejak usia dini akan tumbuh kecintaan mereka pada mahluk ciptaan Alloh swt, sehingga kelak mereka ikut melestarikan keberadaan hewan – hewan, terutama yang hampir punah.

Dengan di pandu oleh Guide, mereka beserta Guru dan orang tua yang ikut mendampingi nya, berkeliling area Jakarta Aquarium untuk melihat berbagai jenis ikan, mulai dari ikan yang berada didalam aqurium yang dikelilingi hutan mangrove, aquarium dibawah lantai dan kolam besar berisi berbagai jenis ikan mulai dari ikan pari, ikan hiu kecil, ikan ekor kuning, dan yang lainnya.

Bukan hanya ikan sebagai hewan air. Mereka juga berjumpa dengan hewan darat, seperti Iguana dan Berang – berang. Dan bukan sekadar melihat, mereka juga berfoto bersama kedua hewan tersebut.

Pada lembaga konservasi yang merupakan bagian dari Taman Safari Indonesia Cisarua Bogor yang bekerjasama dengan Aquaria KLCC (Kuala Lumpur Malaysia) ini, peserta didik KB dan TPA Islam PB Soedirman bukan sekadar melihat biota laut. Namun, mereka juga dapat menyentuh nya. Seperti, bintang laut dan penyu yang mereka temui.

Setelah mereka melihat – lihat berbagai hewan laut dan darat yang ada, berfoto bersama dan menyaksikan pertunjukkan ikan hiu. Mereka di ajak untuk menonton dengan 5 dimensi.

Pada kegiatan menonton ini, mereka masuk ke dalam ruangan yang membuat mereka merasa seperti berada didalam kapal selam sungguhan yang membawa mereka melihat – lihat pemandangan didalam laut dan bertemu dengan berbagai jenis ikan. Dan petualangan didasar laut tersebut berakhir dengan serangan ikan hiu  yang membuat kaca kapal pecah disertai dengan cipratan air. Kejadian tersebut seakan – akan nyata mereka rasakan, padahal itu hanya karena pengaruh 5 dimensi/

Setelah itu, sebelum kembali ke sekolah mereka menyaksikan pertunjukkan putri duyung “Pearl Of The South Sea”

Alhamdulillah, anak – anak KB dan TPA sangat menikmati kegiatan kunjungan edukasi ini. Mereka memperoleh ilmu dan pengalaman baru sesuai dengan perkembangannya.

Aspek perkembangan Nilai – Nilai Agama, Sosial Emosional, Kognitif, Bahasa, Fisik Motorik dan Seni mereka terstimulus pada rangkaian kegiatan yang mereka ikuti selama berada di lantai LG 101 – LGM 101 Mall Neo Soho, kawasan Podomoro City yang terhubung dengan mall Central Park tersebut.

Baca : Fieldtrip TK Islam PB Soedirman Ke Taman Safari

Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini Ada Yang Teristimewa Untuk A1

Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini Ada Yang Teristimewa Untuk A1

Kegiatan Guru tamu TK Islam PB Soedirman pada pekan ini sangat berbeda dari biasa nya. Dikarenakan pada pekan ini TK A dan B telah mengadakan kegiatan Fieldtrip ke Taman Safari Indonesia.

Pada kegiatan Fieldtrip tersebut, orang tua ikut membersamai anak nya. Mereka membimbing  dari berangkat, saat di Taman Safari, hingga kembali ke sekolah dan rumah.

Oleh karena itu, pada pekan ini kegiatan Guru tamu di tiadakan. Karena telah tergantikan oleh kegiatan Fieldtrp yang turut melibatkan orang tua sehari penuh.

Namun, di luar dugaan ternyata ada juga orang tua yang hadir ke sekolah untuk menjadi Tamu Istemewa di kegiatan Guru tamu. Satu orang tua peserta didik TK B3 dan satu lagi dari TK A1.

Yang menjadi Tamu Istimewa di kelas B3 adalah Mamah nya Arsya. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah yang bernama Kharisma Juang ini mengajak Arsya dan teman – teman nya berkreasi membuat kendaraan dari kertas.

Arsya dan teman – teman nya sangat antusias membuat kendaraan yang mereka sukai. Mereka bebas memilih warna kertas dan gambar kendaraan yang di sediakan untuk mereka berkreasi.

Mamah Arsya Bersama TK B3

Setelah kendaraan yang mereka inginkan jadi, mereka sangat senang dan langsung memainkan nya. Bukan hanya anak laki – laki, anak perempuan yang identik dengan hobi bermain boneka pun  ikut senang memainkan nya.

Ada pun yang menjadi Tamu Istimewa di kelas TK A1 adalah orang tua nya Zola. Mereka berdua hadir untuk berbagi cerita kepada Zola dan teman – teman nya. Dan istimewa nya, yang bercerita adalah Ayah nya Zola.

Ayah Zola bercerita tentang “Umi Kucingku”. Bunda nya Zola ikut mendampingi. Dan Zola beserta teman – teman nya sangat antusias menyimak.

Dan yang teristimewa nya, hari itu merupakan hari ulang tahun nya Zola yang ke 5. Karena nya, sebagai rasa syukur kepada Alloh swt, pada hari itu Zola, Ayah dan Bunda nya berbagi rizki kepada anak – anak A1 dan Ibu Guru.

Ayah Zola Sedang Bercerita

Sudah tentu, anak – anak A1 sangat gembira karena mereka mendapatkan ilmu, pengalaman istimewa dan juga mendapatkan rizki berupa bingkisan dari Zola dan Ayah Bunda nya.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Terimakasih Ayah, Bunda Zola dan Mamah Arsya yang telah menyempatkan waktu untuk menjadi Tamu Istimewa pada pekan yang istimewa ini.

Dan untuk Zola, barakalloh. Semoga tambah sholehah, cerdas, sehat selalu, terkabul cita – cita nya dan menjadi anak yang berguna untuk orang tua, masyarakat, bangsa dan Negara. Aamin.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

Pekan Ketujuh Belas 

Pekan Kedelapan Belas

Fieldtrip TK Islam PB Soedirman Ke Taman Safari, Lancar Perjalanannya. Terimakasih Pak Polisi

Fieldtrip TK Islam PB Soedirman Ke Taman Safari, Lancar Perjalanannya. Terimakasih Pak Polisi

Pada hari Rabu (13/02/2019) di saat matahari belum menampakkan dirinya, lapangan parkir Yayasan Masjid PB Soedirman telah berbaris enam buah bis besar. Dan didalam  unit Pendidikan Taman Kanak – Kanak telah ada beberapa orang Guru dan karyawan yang sibuk seperti tuan rumah yang ingin hajatan.

Terdengar sayup – sayup suara mereka ditengah sejuknya udara pagi hari yang masih menunggu datang nya sang matahari yang menerangi nya. Terlihat beberapa orang Guru dan karyawan membawa bungkusan dan ada juga yang membawa kardus minuman menuju ke enam bis yang ada dilapangan parkir.

Tidak lama kemudian terlihat beberapa anak kecil bersama ibu mereka memasuki pekarangan tempat biasa anak – anak TK Islam PB Soedirman bermain. Mereka datang membawa tas yang ukuran nya berbeda dari biasanya. Setelah mereka mengucap salam dan bersalaman dengan Guru yang ada, anak – anak itu bermain perosotan yang biasa mereka gunakan.

Perlahan sang matahari mulai menampakkan diri nya, cahaya nya pun berangsur memperjelas tampilan benda mati dan hidup yang ada di lingkungan Yayasan Masjid PB Soedirman. Suara anak – anak pun bertambah ramai, begitu juga dengan suara orang tua yang mendampingi mereka.

Bis – bis yang berada di lapangan pun mulai terlihat jelas bentuk dan warna biru nya yang menyerupai warna langit saat cuaca cerah. Dan disekitar nya mulai berbaris mobil – mobil yang biasa parkir dan beberapa kendaraan melaju di depan mereka . Gaduh suara mesin kendaraan dan suara klakson pun ikut ramai menyambut sinar matahari yang semakin menyinari lapangan parkir dan spanduk  di setiap bis.

Dimana pada setiap bis telah tertempel spanduk  yang bertuliskan “Rekreasi Ke Taman Safari Indonesia, Rombongan TK Islam PB Soedirman” . Dan pada setiap sisi jendela nya tertulis Nomor Bis dan Kelas yang menaiki bis tersebut.

Sinar matahari memberikan jawaban atas pertanyaan setiap orang yang melintas dilapangan parkir itu. Jawabanya adalah pada hari itu TK Islam PB Soedirman  berekreasi ke Taman Safari Indonesia yang berada di daerah puncak,Jawa Barat.

Kegiatan rekreasi tersebut biasa disebut “Fieldtrip” dan rutin dilakukan setiap tahun dengan tempat yang berbeda.

Perlahan sinar matahari mulai memasuki ruangan aula tidak bertembok yang ada ditengah gedung sekolah TK Soedirman sehingga jam dinding yang menempel pada salah satu tiangnya terlihat jelas jarum pendeknya sedikit melewati angka enam dan jarum panjang nya tepat ada di angka enam. Yang berarti  jam telah menunjukkan 06.30 Waktu Indonesia Barat.

Tidak lama kemudian suara bel sekolah berbunyi, yang menandakan seluruh anak – anak yang tidak lain adalah peserta didik TK Soedirman untuk segera berkumpul di aula untuk mendengarkan pengarahan dari Ibu Guru yang menjadi panitia Fieldtrip tahun ini. Dan sekaligus mendengarkan pengarahan dan sambutan dari Ibu Kepala Sekolah TK, yaitu Ibu Fri Corina Sandrawati,S.Si.

Setelah pengarahan dan sambutan, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Firman Mudiana Fajar,S.Pd.I yang tidak lain adalah penulis sendiri. Setelah itu, setiap Guru kelas memeriksa semua peserta didiknya untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.

Setelah semua siap, seluruh peserta didik dan orang tua  bergerak dengan tertib menuju bis yang telah ditentukan. Saat memasuki bis pun mereka memasukinya dengan tertib. Dalam waktu singkat bis yang didepannya telah ada mobil Polisi Pengawal telah terisi penuh.

Bis – Bis dan Mobil Pengawal Yang Membawa TK Islam PB Soedirman Fieldtrip

Setelah melalui sedikit hambatan, yaitu adanya peserta yang belum hadir, akhirnya tepat jam 07.30 bis bergerak mengikuti mobil Polisi Pengawal yang di atasnya berkelap – kelip lampu biru yang diiringi dengan suara sirine. Maka barisan bis tersebut mirip bis – bis militer yang ada mobil pengawal didepannya.

Alhamdulillah setelah melalui antrian kendaraan lain, beberapa lampu merah, tikungan, jalan yang menanjak, jalan yang menurun dan kelokan akhirnya pada jam 09.10 rombongan bis TK Islam PB Soedirman tiba di Taman Safari Indonesia. Udara nya yang  sejuk menyentuh permukaan hingga kedalam tubuh, hingga membuat tubuh bereaksi untuk mengeluarkan urin. Sehingga hampir semua penumpang bis keluar menuju toilet yang telah penuh oleh para pengunjung, antrian nya menyerupai antrian dipintu bioskop.

Setelah melakukan registrasi dan seluruh rombongan telah memakai gelang ditangan mereka, semua bis bergerak menuju tempat – tempat hewan beraktifitas di Taman Safari. Rindang nya pepohonan dan sejuk nya udara membuat suasana terasa didalam hutan.

Suasana tersebut semakin terasa dengan terlihatnya hewan – hewan yang ada di sepanjang jalan yang dilalui oleh rombongan. Mulai dari hewan yang ramah, lucu, hingga hewan buas di temui sepanjang jalan. Dan setiap melihat hewan, peserta didik sangat senang melihatnya hingga udara dalam bis penuh dengan suara riang mereka.

Perjalanan yang berlangusung selama 45 menit itu dan sepanjang perjalanan melihat berbagai jenis hewan baik dari dalam negeri maupun luar negeri, disebut “Safari Jouerney”.

Salah Satu Jenis Hewan Yang Mereka Lihat

Setelah menyusuri jalan yang menanjak, menurun, berair dan disamping kanan dan kiri nya penuh dengan pohon dan rumput hijau, akhirnya rombongan tiba dilapangan parkir A yang disitu ada beberapa  gajah dan unta  yang siap ditunggangi oleh para pengunjung.

Dari tempat itu rombongan menuju  ke lokasi pertunjukan edukatif, yaitu Various Animal Show. Di kegiatan tersebut, rombongan diperlihatkan dan diperkenalkan beberapa jenis hewan yang ada di Taman Safari. Dan juga menyaksikan kecerdasan beberapa hewan, seperti burung kakatua, anjing, domba , sejenis musang dan beberapa hewan lainnya yang tidak buas. Salah satu hewan cerdas yang mereka saksikan adalah seekor burung kakatua yang dapat berbicara dan mengambil uang yang ada pada tangan pengunjung dengan paruhnya.

Setelah acara Various Animal Show jam sudah menunjukkan waktu sholat dzuhur untuk daerah Bogor dan sekitarnya. Namun, karena panitia sudah menyiapkan menu makan siang, maka selesai acara tersebut seluruh rombongan menikmati makan siang bersama.

Beberapa Peserta Didik Sedang Makan Bersama Orang Tua Mereka

Setelah jasmani mereka terisi, rasa lapar telah hilang, mereka semua bergerak menuju Masjid untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu Sholat dzhur. Dikarenakan mereka sedang melakukan perjalanan yang terhitung jauh. Maka mereka melaksanakan Sholatnya dengan di jama qoshor, yaitu sholat dzuhur dan ashar digabung dalam satu waktu dan dilaksanakan masing – masing dua roka’at.

Sejuk nya air pegunungan membuat kulit hingga hati tersejuki dan melunturkan kepenatan yang ada. Ditambah dengan suasana udara sekitar yang sejuk dan mendung. Serta lembut nya belaian angin yang menggerakkan daun pepohonan yang ada  disekitar Masjid. Hingga kesemuanya itu menambah kekhusuan Sholat mereka.

Setelah melaksanakan Sholat, beberapa rombongan menyaksikan pertunjukkan harimau. Sebuah acara yang menampilkan dua ekor harimau, satu berwarna putih dan yang satu berwarna kuning. Kedua nya menunjukkan kemampuan yang diluar pengetahuan para pengunjung. Salah satunya, kemampuan memanjat pohon  yang menjulang tinggi dan melompat jauh.

Setelah itu, rombongan berpencar. Ada yang menyaksikan pertunjukkan burung, ada juga yang menikmati wahana permainan yang ada. Termasuk Bapak dan Ibu Guru nya pun ikut menaiki wahana permainan yang ada.

 

Beberapa Guru Menikmati Wahana Permainan
Beberapa Peserta Didik Sedang Menikmati Wahana Permainan

Pada kegiatan di Taman Safari ini banyak pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh oleh peserta didik. Dan aspek – aspek perkembangan mereka pun terstimulus dengan baik, terutama aspek perkembangan fisik motorik.

Aspek perkembangan kognitif mereka pun memperoleh banyak pengetahuan baru, salah satunya tentang nama – nama hewan dan bentuk fisiknya. Disinilah nilai manfaat nya dari sebuah rekreasi yang diikuti oleh peserta didik. Mereka mendapatkan pengetahuan dengan menyaksikan langsung, mereka melihat bentuk aslinya, bukan cuma sekadar melihat gambar atau mendengar perkataan saja.

Aspek nilai – nilai Agama dan moral mereka pun terasah dengan baik melalui melihat langsung aneka mahluk ciptaan Alloh SWT.

Dalam perjalanan pun mereka menemukan kosa kata baru yang menambah tabungan kata di dalam memori bahasa mereka. Interaksi mereka dengan sesama pengunjung pun mengasah kemampuan interaksi sosial, kecerdasan interpersonal dan intrapersonal mereka. Emosi mereka pun terlatih, terutama saat mereka mengantri untuk menaiki wahana permainan yang ada.

Saat itu sinar matahari tertutup oleh awan tebal ke abu – abuan, sehingga suasana seperti menjelang magrib meski waktu baru menunjukkan jam 14.45. Di tengah hembusan angin terdengar suara yang memberitahukan rombongan dari TK Islam PB Soedirman Cijantung untuk segera menuju bis.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Maka rombongan pun bergerak menuju lokasi parkir G tempat bis – bis menunggu. Berangsur – angsur bis yang sabar menunggu rombongan akhirnya pada jam 15.45 telah terisi penuh dan siap berangkat menuju lokasi berikut nya, yaitu Cimory.

Perjalanan menuju Cimory macet, namun rombongan bis dapat melewati nya dengan lancar dikarenakan mobil Polisi pengawal masih memandu perjalanan tersebut dengan baik.

Di cimory ini lah semua rombongan berbelanja buah tangan. Ada juga yang hanya sekadar  menyicipi es krim dan makanan yang ada. Hingga jam 17.20 mereka kembali kedalam bis untuk melanjutkan perjalanan pulang ke sekolah.

Alhamdulillah, setelah melewati barisan mobil dan antrian motor, melewati jalan yang menurun dan berkelok, perempatan dsn lampu merah, tepat saat adzan magrib berkumandang bis – bis telah memasuki lapangan parkir Yayasan PB Soedirman.

Dikegelapan yang dipenuhi oleh kelap – kelip cahaya lampu kendaraan yang ada, lapangan parkir dipenuhi suara ucapan terimakasih dan salam berpamitan sebagai tanda berakhirnya kegiatan Fiedtrip TK Islam PB Soedirman pada tahun ini.

Terimakasih Ayah, Bunda yang telah menyertai Fieldtrip Ananda dan teman – temannya.

Terimakasih juga untuk Bapak Polisi yang telah memandu perjalanan Fieldtrip TK Islam PB Soedirman hingga perjalanan nya lancar dan aman.

Pekan Ini Ada Yang Sangat Istimewa Pada Tamu Istimewa KB, TK Islam PB Soedirman

Pekan Ini Ada Yang Sangat Istimewa Pada Tamu Istimewa KB, TK Islam PB Soedirman

Alhamdulillah, kegiatan Guru tamu pada pekan ini terlaksana kembali dan ada yang berbeda pada salah satu kelas. Perbedaan itu menjadikan hari tersebut sebagai waktu yang sangat istimewa, terutama untuk Ananda yang orang tua nya menjadi tamu istemewa di kelas tersebut.

Biasa nya program Guru tamu di setiap kelas di hadiri oleh satu orang tua peserta didik. Dan biasanya juga yang hadir adalah Mamah, sangat jarang ada Papah yang hadir menjadi Guru tamu.

Karena kita tahu, Mayoritas Mamah memiliki waktu yang cukup untuk anak nya, bahkan bisa lebih banyak waktu nya bagi yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga. Sementara Papah waktunya lebih banyak untuk mencari rizki. Maka, ketika ada Papah yang hadir menjadi tamu istimewa, itu merupakan sesuatu yang istimewa sekali untuk Ananda dan juga teman – teman nya.

Dan akan menjadi sangat istimewa jika Mamah dan Papah dapat hadir bersama ke sekolah, masuk kedalam kelas menjadi tamu istimewa. Yang biasanya tampil bersama didepan anak hanya dirumah, itupun mungkin tidak setiap hari, kali ini bisa tampil bersama didepan Ananda dan teman – teman nya, tentu menjadi hari yang sangat istimewa bagi Ananda.

Ananda yang merasakan hal yang sangat istimewa tersebut adalah Ananda Thania, peserta didik TK B2. Yang pada pekan ini kedua orang tua nya hadir bersama kesekolah menjadi tamu istimewa untuk Thania dan teman – teman nya di dalam kelas.

Kedua orang tua Thania sebagai tamu istimewa pekan ini memberikan pengalaman literasi kepada peserta didik TK B2. Papah nya membacakan buku cerita dan Thania beserta teman – teman nya menyimak cerita tersebut dengan melihat buku yang sudah di bagikan oleh Papah dan Mamah nya Thania sebelum mereka membacakan buku cerita.

Biasanya orang tua membacakan buku cerita untuk anak di rumah saat menjelang tidur atau saat santai keluarga. Itupun hanya Mamah sendiri, atau jika sempat Papah yang membacakan nya, itupun juga sendiri. Sangat jarang kedua nya dapat membacakan buku cerita bersama.

Sementara ini Mamah dan Papah nya Thania hadir kesekolah membacakan buku cerita untuk Thania dan teman – teman nya. Sangat jarang sekali terjadi seperti itu. Karena biasa nya orang tua bersama kesekolah saat daftar sekolah saja atau saat mengambil rapot, itupun juga jarang.

Semoga orang tua yang lain di beri kesempatan oleh Alloh untuk dapat hadir kesekolah menjadi tamu istimewa untuk Ananda dan teman – teman nya. Atau setidak nya dapat berdua ketika mengambil rapot Ananda.

Namun yang pasti kehadiran kedua orang tua dimana pun dan kapan pun dalam rangka membersamai tumbuh kembang Ananda merupakan sesuatu yang sangat berharga untuk Ananda.

Dan pihak sekolah sangat mengapresiasi orang tua, baik Mamah atau Papah, atau kedua nya yang telah meluangkan waktunya untuk hadir kesekolah menjadi tamu istimewa untuk Ananda dan teman – teman nya.

Berikut tamu istimewa TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

KB  : Tamu istimewa Kelompok Bermain pada pekan ini adalah Mamah nya Tengku Zhafran Alkhalifi Nizam. Mamah yang bernama  Sari Vica ini memberikan Kelompok Bermain pengalaman istimewa berkreasi membuat mainan kupu – kupu dari karton dan permen lollipip.

Permen sebagai badan nya kupu – kupu, dan sayap nya dari kertas karton. Kelompok Bermain sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Mamah Zafran Bersama Kelompok Bermain

TK  A1  : Tamu istimewa Kelompok A1 pada pekan ini adalah Mamah nya Ahsan. Dengan menggunakan bahan kertas alas kue, lem dan spidol, Mamah Ahsan memberikan pengalaman istimewa kepada Ahsan dan teman – teman nya berkreasi membuat  boneka peri.

Mamah Ahsan Bersama TK A1

TK  A2  : Tamu istimewa kelompok A2 pada pekan ini adalah Mamah nya Shakira. Mamah yang bernama Silvia Febridon ini memberikan pengalaman literasi istimewa kepada Shakira dan teman – teman nya yaitu membacakan buku cerita “Malin Kundang”.

Mamah Shakira Bersama TK A2

TK  B1  : Tamu istimewa kelompok B1 pada pekan ini adalah Bunda nya Alde. Bunda yang bernama Sabrina Hawarin ini memberikan pengalaman istimewa kepada Alde dan teman – teman nya berupa berkreasi menghias donut dan juga pengalaman literasi yaitu membuat surat untuk Mamah.

Unik nya surat tersebut berbentuk jari mereka. Yang kemudian ditempel pada cup donut yang telah mereka hias.

Bunda Alde Bersama TK B1

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

TK  B2  :  Tamu istimewa kelompok B2 pada pekan ini adalah Papah dan Mamah nya Thania. Mereka berdua memberikan pengalaman literasi yang istimewa kepada Thania dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita dan juga membagikan  buku cerita.

Papah yang bernama Indra Jumaidi itu membacakan buku cerita tentang “Lutung dan Puteri Raja”. Mamah nya yang bernama Elmi Yana, membantu mengkondisikan anak – anak dan membagikan susu kotak sebagai hadiah kepada anak – anak B2.

Papah dan Mamah Thania Bersama TK B2

TK  B3  : Tamu istimewa kelompok B3 pada pekan ini adalah Mamah nya Daundra. Mamah yang bernama Fitri Hariyanti ini memberikan pengalaman istimewa kepada Daundra dan teman – teman nya berkreasi membuat Paper Craft Animals, dengan sangat antusias Kelompok B3 melipat kertas hingga berbentuk Animal.

Mamah Daundra Bersama TK B3

Terimakasih Papah, Mamah dan Bunda sekalian yang pada pekan ini telah hadir kesekolah menjadi tamu istimewa untuk Ananda dan teman – teman nya hingga menghadirkan keistimewaan dihati anak – anak KB dan TK Islam PB Soedirman.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

Pekan Ketujuh Belas 

Bukan Mainan Yang Membuat Anak – Anak Bahagia, Tamu Istimewa KB & TK Islam PB Soedirman Ini Buktinya

Bukan Mainan Yang Membuat Anak – Anak Bahagia, Tamu Istimewa KB & TK Islam PB Soedirman Ini Buktinya

Sebuah mainan memang menyenangkan anak. Tetapi, tidak dapat membahagiakan anak. Bahkan, bisa membuat nya menderita.

Dunia anak memang lah bermain. Bagi mereka, bermain seperti berkerja pada orang dewasa. Bermain tidak dapat di pisahkan dari mereka.

Dengan bermain, seorang anak dapat menggali banyak pengetahuan dan mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka. Dengan nya, seorang anak juga akan memperoleh kebahagiaan.

Seperti orang dewasa, yang juga akan merasakan kebahagiaan dalam hati nya setelah selesai melakukan suatu perkerjaan yang menjadi kewajiban nya.

Semua orang tua mengetahui tentang perlu nya bermain bagi anak tersebut. Sehingga mereka menyediakan fasilitas bermain untuk anak – anak mereka. Mulai dari membelikan mainan yang sesuai untuk anak, hingga ada yang memberikan sesuatu yang bukan dan tidak aman untuk  di mainkan oleh anak, seperti gadget.

Dengan memberikan mainan kepada anak, sebagian orang tua merasa  sudah cukup memberikan perhatian kepada anak nya. Sehingga mereka pun nyaman berkerja, tanpa perlu lagi memberikan perhatian yang lain. Seperti, bermain bersama anak, membacakan buku atau sekadar mengobrol santai, mendengarkan ocehan sang buah hati.

Para orang tua yang demikian itu, yang diketahui nya hanya lah mainan saja sebagai bentuk perhatian yang perlu di berikan untuk membahagiakan anak. Cukup dengan di beri mainan seorang anak sudah bahagia dan besar nya nanti juga akan bahagia sehingga tidak bersifat ke kanak – kanakan.

Betulkah demikian, cukup dengan di berikan mainan seorang anak  dapat bahagia dan tumbuh dewasa dengan bahagia ?

Republika, pada tahun 2014 silam memberitakan, bahwa Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Heryawan kaget dengan banyak nya anak yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tua mereka, hingga mereka melakukan pelanggaran hukum.

Hal tersebut terungkap dari data yang didapatnya, dimana sebanyak 75 persen penghuni lapas yang sudah divonis hukuman seumur hidup ternyata pada masa kecilnya tidak mendapatkan kasih sayang dari ayah nya.

Sedangkan, sebanyak 92 pesen pengguna narkoba juga anak-anak yang kurang kasih sayang dari orang tua nya.

Termasuk yang bunuh diri 60 persen karena kurang perhatian dari orang tuanya. Juga, 78 persen pelaku  pemerkosaan serta pelaku tindak pidana korupsi juga seperti itu.

Itu lah data yang di ada, yang menunjukkan betapa penting dan berpengaruh nya perhatian orang tua terhadap anak – anak hingga dapat membentuk kepribadian mereka.

Perhatian yang di maksud, bukan sekadar memberikan anak fasilitas untuk bermain, seperti mobilan, boneka, robot – robotan atau gadget. Bukan itu. Melainkan, orang tua hadir di tengah – tengah anak. Mendengar kan celoteh kecil mereka. Merasakan tubuh kecil mereka bersandar, berpangku dengan penuh manja. Dan memberikan ucapan kepada anak sebagai penguat kasih sayang hingga membuat hati mereka tetap fitrah.

Telinga, mata, tubuh, akal dan hati anak menjadi tumbuh penuh kasih sayang ketika orang tua senantiasa hadir membersamai nya.

Sehingga mereka tumbuh dewasa menjadi pribadi yang baik,  memiliki cinta kasih dan teguh pendirian sebagaimana Nabi Yusuf as yang teguh pendirian nya, tidak tergoda  ketika  seorang ratu cantik mengajak nya untuk berbuat dosa, di karena kan dia teringat akan sang Ayah yang senantiasa membersamai nya pada saat beliau masih kanak – kanak.

Hadir nya orang tua merupakan kebahagiaan yang terbesar untuk anak. Kebahagiaan yang di rasa akan memperkuat fitrah dan akal mereka. Di karena kan saat usia kanak – kanak, otak mereka yang dominan berkerja adalah otak kanan, tempat nya kasih sayang berkerja.

Setiap anak pasti sangat bahagia ketika orang tua mereka membersamai aktifitas mereka. Seperti, yang sering saya temui pada peserta didik saya di sekolah, salah satu nya pada program Guru tamu. Mereka sangat bahagia ketika mengetahui orang tua mereka lah yang menjadi Guru tamu.

Anak – anak sangat bahagia ketika melihat orang tua mereka di depan kelas memberikan kegiatan seperti seorang Guru. Bukan hanya bahagia, mereka pun merasa bangga.

Padahal waktu nya hanya sebentar, tidak sampai setengah jam. Namun,kebersamaan yang singkat itu sudah bisa membuat mereka bahagia dan bangga. Dan pasti akan mereka kenang selama nya.

Alhamdulillah, pada pekan ini program Guru tamu dapat terlaksana kembali sehingga pengalaman istimewa anak – anak KB, TK Islam PB Soedirman bersama tamu istimewa mereka bertambah kuantitas dan kualitas nya di akal bawah sadar mereka. Dan tentu nya, sang anak yang orang tua nya menjadi Guru tamu sangat bahagia dan bangga.

Berikut tamu istimewa KB, TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

KB  : Tamu istimewa Kelompok Bermain pada pekan ini adalah Mamah nya Rhayyan Aqilla Aleddin. Mamah yang bernama Rabhita Cherry ini memberikan Rhayyan dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat Es Krim dari kertas origami dan stick es krim.

Mamah Rhayyan Bersama Kelompok Bermain

TK  A3 : Tamu istimewa TK A3 pada pekan ini adalah Mamah nya Rasyid. Mamah yang bernama Mutinanda Anggrelia S ini memberikan Rasyid dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat Mainan Kepala Binatang.

Mamah Radyid Bersama TK A3

TK  B1 : Tamu istimewa TK B1 pada pekan ini adalah Mamah nya Fahrezi. Mamah yang bernama Bedah Juarni ini memberikan Fahrezi dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat helikopter dari kertas origami.

Mamah Fahrezi Bersama TK B1

TK  B2  : Tamu istimewa TK B2 pada pekan ini adalah Mamah nya Arfa Fabiando. Mamah yang bernama Evy ini memberikan Arfa dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat bunga hias dengan bahan kertas warna, kulit kacang tanah dan sedotan.

Mamah Arfa Fabiando Bersama TK B2

TK  B3  :  Tamu istimewa TK B3 pada pekan ini adalah Mamah nya David. Mamah yang bernama Khaeru Nisa ini memberikan David dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat Kotak Serbaguna dari stik es krim.

Mamah David Bersama TK B3

Alhamdulillah, anak – anak KB, TK Islam PB Soedirman terlihat sangat bahagia dan bangga mengikuti kegiatan Guru tamu tersebut.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Melihat kebahagiaan mereka, saya jadi teringat tentang cerita seorang anak yang memiliki mainan banyak dan sekian uang, namun tidak mendapatkan kebahagiaan. Yang pada suatu malam anak tersebut bertanya kepada ayah nya yang selalu sibuk berkerja hingga tidak punya waktu untuk membersamai nya, menemani nya bermain.

“Ayah,  berapa bayaran ayah berkerja dalam satu jam di kantor ?”.

Setelah ia mengetahui bayaran ayah nya dalam satu jam. Ia meminjam uang kepada Ayah nya untuk menambahkan uang nya yang sekian itu. Dengan rasa heran sang ayah bertanya kepada nya.

” Untuk apa uang itu nak ?”.

Dengan penuh pengharapan anak tersebut menjawab. “Untuk membayar ayah bermain dengan ku, satu jam saja. Karena uang ku hanya cukup untuk membayar ayah satu jam saja. Mau kan ayah menemani ku bermain ?”.

Perkataan anak tersebut membuat hati sang ayah terhentak, hingga tubuh besar nya bergerak memeluk tubuh kecil anak nya. Dengan tetesan air mata, sang ayah meminta maaf kepada anak nya karena lebih mengutamakan perkerjaan nya hingga lupa meluangkan waktu untuk anak nya.

Wallohu’alam.

Terimakasih kepada Mamah – Mamah yang pada pekan ini telah meluangkan waktu nya untuk membersamai Ananda dan teman – teman nya di dalam kelas.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

“Yang Penting, Berani Tampil”, Kelompok B TK Islam PB Soedirman Mengikuti Lomba Kreatifitas dan Olah Raga, Hasilnya Sangat Penting.

“Yang Penting, Berani Tampil”, Kelompok B TK Islam PB Soedirman Mengikuti Lomba Kreatifitas dan Olah Raga, Hasilnya Sangat Penting.

Hari ini Sabtu, 26 Januari 2019, Peserta didik Kelompok B TK Islam PB Soedirman mengikuti kegiatan lomba kreatifitas dan olah raga yang di selenggarakan oleh SD Islam PB Soedirman.

Sebelum berangkat menuju ke lokasi lomba, yang tidak jauh dari gedung sekolah kami, semua Kelompok B yang sudah hadir di sekolah dikumpulkan di aula sekolah.

Mereka dikumpulkan guna mengecek kelengkapan personil dari masing – masing lomba, dan setelah itu dilanjutkan dengan doa dan sedikit informasi untuk peserta didik dan para orang tua yang ikut mendampingi.

“Anak – anak ikut lomba bukan untuk dapat juara, bukan untuk dapat piala, bukan itu tujuan nya, yaa mamah dan papah, anak – anak juga. Tujuan nya supaya anak – anak tambah berani untuk tampil, jadi percaya diri. Dapat juara, Alhamdulillah. Tidak dapat, Alhamdulillah sudah hebat berani tampil”

Begitu lah ucapan Ibu Siti Maesaroh, seorang Guru Senior di TK Islam PB Soedirman, saat melepas Kelompok TK B yang akan mengikuti lomba tersebut.

Sebuah ucapan yang menegaskan tujuan di ikut sertakan nya Kelompok TK B pada lomba yang diselenggarakan dalam rangka perayaan Milad ke 48 SD Islam PB Soedirman itu.

Dan ucapan tersebut pun sejalan dengan ucapan para orang tua yang ikut mendampingi. “Yang penting, berani tampil”. Begitulah perkataan yang entah berapa kali penulis mendengar nya ketika mendampingi Kelompok TK B yang mengikuti lomba adzan dan saat menyaksikan lomba futsal.

Dengan demikian, berarti orang tua dan guru sangat sepakat, bahwa kegiatan lomba yang di ikuti oleh anak – anak adalah ajang untuk melatih kepercayaan diri mereka, menstimulus kecerdasan intrapersonal dan perkembangan sosial emosional mereka. Bukan untuk memperebutkan piala yang tidak seberapa harga nya.

Dan memang, perkembangan sosial emosional setiap anak berbeda meski kelompok usia mereka sama. Ketika di ruangan lomba adzan, perbedaan perkembangan mereka terdengar sangat jelas sekali.

Ada anak yang menangis, ingin nya di dampingi oleh orang tua nya. Ada anak yang hanya maju ke depan, setelah itu lupa dengan urutan kalimat adzan nya. Ada anak yang berani maju ke depan dan berani bersuara hingga kalimat terakhir, meski ditengah nya ada kalimat – kalimat yang tidak terucap. Ada juga yang berani maju dan lantang mengumandangkan adzan nya hingga selesai. Begitulah suasana diruangan tempat pelaksanaan lomba adzan yang penulis dengar dari balik pintu.

3 Muadzin TK B Islam PB Soedirman Saat Berlaga Di hadapan Dewan Juri

Dari ruangan lain pun, tidak berbeda. Ada yang menanyakan waktu pulang dan ada yang mengeluh tidak mau meneruskan mewarnai gambar nya.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Lebih seru lagi yang  berlaga di lapangan futsal. Seandai nya bola bundar yang mereka  tendang – tendang tidak beraturan itu bisa bersuara, pasti akan tertawa dan berteriak, “yaa Ampun..bocah, aku mau di apain sih, mau di kemanain, ihhh..lucu dehhh ?”.

Apa pun yang terjadi pada ajang lomba kreasi dan olah raga yang di ikuti oleh 20 lembaga pendidikan anak usia dini tersebut, itulah ke unikan perkembangan anak usia dini. Dan itu lah tahapan yang di capai oleh masing – masing anak.

Yang pasti,  keberanian mereka untuk tampil di depan umum sudah menjadi nilai yang sangat penting dan sangat berarti sebagai referensi guru dalam menentukan KBM di sekolah, terutama yang terkait dengan perkembangan sosial emosional, kecerdasan intrapersonal, dan perkembangan lain nya yang tampak pada lomba tersebut.

Alhamdulillah, meski bukan tujuan. Beberapa peserta didik memiliki keunggulan pada mata lomba yang ada. Di antara nya :

  1. Lomba Adzan, Mendapatkan Juara 2. Yaitu Ananda Aftan dari TK B2.
  2.  Lomba Puisi :  Mendapatkan Juara 3  Yaitu Ananda Alyssa dari TK B2. Dan Juara Harapan 3, Yaitu Ananda Jaffan dari TK B1.
  3. Lomba Hafalan Surat Pendek : Mendapatkan Juara Harapan 3, Yaitu Ananda Bintang dari TK B1.
  4. Sholat Berjama’ah Juara harapan 3
  5. Lomba Puitisasi Alquran Mendapatkan Juara Harapan 2
  6. Lomba Menari Mendapatkan Juara Harapan 2
  7. Lomba Melukis Mendapatkan Juara Harapan 1. Yaitu Ananda Shafa dari TK B1.
  8. Lomba Mewarnai gambar Mendapatkan Juara harapan 3, Yaitu Ananda Amira dari TK B1.
  9. Lomba Futsal Mendapatkan Juara Harapan 2.

Akhirnya, apa pun hasil yang di raih dan apa pun yang terjadi pada ajang lomba tersebut, “yang penting, berani tampil !”.

Dan yang lebih penting untuk Guru setelah menyaksikan peserta didik nya menunjukkan kemampuan nya pada ajang lomba kreasi dan olah raga tersebut adalah Guru bisa menampilkan kegiatan belajar di sekolah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan perkembangan peserta didik nya.

Baca : Memperkuat Kepositifan Diri Peserta Didik KB,TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa

Memperkuat Kepositifan Diri Peserta Didik KB,TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa

Memperkuat Kepositifan Diri Peserta Didik KB,TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa

“Berpikir positif adalah sumber kekuatan dan sumber kebebasan. Disebut sumber kekuatan karena ia membantu kita memikirkan solusi sampai mendapatkannya, dengan begitu kita bertambah mahir, percaya diri dan kuat. Disebut sumber kebebasan karena dengannya kita akan terbebas dari penderitaan dan kungkungan pikiran negatif serta pengaruhnya pada fisik” (DR. Ibrahim Elfiky)

Anak usia dini adalah usia fitrah, usia yang masih sangat polos. Bukan Cuma sekadar polos, ternyata mereka juga tergolong manusia – manusia pemberani. Bahkan, keberanian mereka dapat melampui orang dewasa. Bukan mengada – ada. Inilah kenyataan dilapangan, terutama di lembaga pendidikan anak usia dini, tempat anak – anak berkreasi mengukir masa depan yang gemilang.

Anak usia dini adalah manusia pemberani. Dan itu bukan berlebihan, meski keberanian nya masih dalam hal yang sederhana dan seputar dunia mereka. Tetapi ada juga dalam hal yang tidak sederhana, hingga ada juga yang berisiko.

Anak usia dini tidak pernah takut dan ragu dalam bertindak terutama terhadap hal baru yang mereka dapatkan. Rasa ingin tahu yang mereka miliki menjadi pendorong keberanian mereka untuk berbuat.Tidak ada kata kegagalan dalam akal mereka, yang ada hanya keberhasilan dan kemampuan yang mereka akui dalam diri mereka sendiri.

Sangat berbeda dengan orang dewasa, yang akal nya sudah memiliki sekian keraguan yang ditambah dengan sekian ketakutan ketika ingin melakukan sesuatu, terutama sesuatu yang baru ditemui nya. Berkebalikan dengan anak usia dini. Orang dewasa memiliki sekian kata kegagalan dan ketidak mampuan dalam akal mereka, sehingga pengakuan terhadap kemampuan diri menjadi lemah.

Orang dewasa yang memandang sesuatu menggunakan pikiran yang negatif, atau bercampur dengan pikiran positif. Maka hanya menghasilkan keraguan dan ketakutan untuk bertindak. Jika ia bertindak pun,  bertindak nya tidak totalitas, sering mengeluh, mencari alasan dan jika tidak berhasil akan menyalahkan orang lain atau sesuatu diluar dirinya.

Berbeda dengan anak usia dini, mereka berani mengambil keputusan dan bertindak tanpa ragu, karena mereka melihat sesuatu yang baru mereka temui dengan pikiran yang positif. Pikiran positif mempengaruhi akal menjadi positif, yang kemudian membuat akal mereka konsentrasi pada hal yang positif, sehingga perasaan mereka menjadi positif dan pada akhirnya mendorong tubuh mereka untuk bertindak sesuai dengan yang mereka pikirkan. Meskipun hasilnya tidak sesuai, bahkan bisa negatif dari apa yang mereka bayangkan, namun mereka tidak menyalahkan orang lain atas ketidak berhasilan keputusan yang diambilnya. Dan mereka akan mencoba lagi hingga berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Itulah anak usia dini, mereka berani  bertindak dikarenakan pikiran mereka  positif. Terhadap apapun yang baru mereka temui, selagi menarik perhatian mereka, mereka memandangnya dengan pikiran yang positif. Tidak menggunakan atau menambah nya  dengan pikiran yang negatif.

Untuk itu sangat penting agar orang dewasa yang ada disekitar nya, terutama orang tua dan guru nya untuk menjaga pikiran mereka agar senantiasa positif ketika menghadapi sesuatu hal, terutama hal yang baru mereka temui.Agar mereka dapat tumbuh menjadi manusia yang senantiasa berpikir positif hingga dapat menghasilkan karya – karya yang positif.

KB,TK Islam PB Soedirman sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang sudah 43 tahun mengabdi mencetak genarasi  penerus bangsa yang cerdas dan religius, sangat memahami pentingnya menjaga dan membuat kegiatan yang dapat menstimulus dan memperkuat kepositifan akal  peserta didik nya. Salah satu program yang dibuat nya adalah program guru tamu.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Guru tamu adalah sebuah program guna menghadirkan dan memperkuat kepositifan akal peserta didik yang dilakukan oleh orang tua sebagai tamu istimewa bersama guru didalam kelas.

Alhamdulillah, pekan ini adalah pekan ke 16 program tersebut terlaksana. Berikut tamu istimewa pada pekan ini :

KB :  Tamu istimewa Kelompok Bermain pada pekan ini adalah Ibu Nina Namira. Orang tua dari Anargha Eruditya Pradhana tersebut mengajak Kelompok Bermain Amanah berani berkreasi membuat bekal makanan sehat, yaitu roti sandwich dan susu. Alhamdulillah, KB yang masih imut – imut sangat bersemangat berkreasi bersama membuat makanan sehat, tanpa ragu dan takut gagal.

Ibu Nina Namira Bersama KB Amanah

TK A2. : Tamu istimewa TK A2 pada pekan ini adalah Mamah nya Ozil. Mamah yang bernama Elviandani R.D, ini menanamkan nilai – nilai kepositifan kepada Ozil dan teman – teman nya melalui bercerita tentang “Hari Olahraga”. Sebuah cerita yang membuat TK A2 menjadi bertambah positif tentang olah raga dan merindukan olah raga.

Mamah Ozil Bersama TK A2

TK  B1  :  Tamu istimewa TK B1 pada pekan ini adalah Mamah nya Danendra. Mamah yang bernama Dewi Wulandari ini mengajak Danendra dan teman – teman nya untuk berani berkreasi membuat pesawat  berbahan botol aqua, kertas karton dan kertas warna. Alhamdulillah, Danendra dan teman – teman nya sangat bersemangat membuat nya, tanpa keraguan atau  pun takut gagal.

Mamah Danendra Bersama TK B1

TK  B2  : Tamu istimewa TK  B2 pada pekan ini adalah Bunda nya Faeza Gani. Bunda, sapaan sayang Faeyza Gani, yang bernama Ric Nurmala ini mengajak Faeyza Gani dan teman – teman nya berani berkreasi membuat mobil – mobilan berbahan kertas warna dan kertas karton. Alhamdulillah, TK B2 sangat bersemangat membuat nya, tanpa ragu atau pun takut gagal.

Mamah Faeyza Gani Bersama TK B2

TK  B3  : Tamu istimewa TK B3 pada pekan ini adalah Mamah nya Ano. Mamah yang bernama Nur Ajeng Riskie ini mengajak Ano dan teman – teman nya berani berkreasi membuat makanan Puding. Alhamdulillah, Ano dan teman – teman nya sangat bersemangat membuat puding, tanpa ragu dan enak hasil nya.

Mamah Ano Bersama TK B3

Terimakasih Mamah, Bunda yang telah meluangkan waktu nya untuk hadir menjadi tamu istimewa Ananda dan teman – teman nya di dalam kelas pada pekan ini. Insya Alloh apa yang Ananda dan teman – teman nya terima, akan menambah dan memperkuat kepositifan diri mereka.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini dan Ada Kelas Yang Merindukan nya !

Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini dan Ada Kelas Yang Merindukan nya !

Program Guru Tamu yang menghadirkan tamu istimewa kedalam kelas setiap satu pekan sekali, ternyata kehadiran nya sangat dinantikan oleh anak – anak TK Islam PB Soedirman.

Anak – anak usia dini memang usia yang polos. Ulama menyebut nya usia fitrah, dan para ahli yang lain menyebut nya golden age.

Di sebut demikian, dikarenakan pada usia dini seorang anak seperti selembar kertas putih yang dapat di isi dengan berbagai goresan. Siapapun dapat menggoreskan tinta di atas nya. Dan dapat melipat kertas tersebut sesuai bentuk yang di inginkan.

Setiap kertas yang telah dilipat akan meninggalkan bekas lipatan ketika lipatan nya di buka. Dan bekas lipatan tersebut sangat sulit untuk dihilangkan.

Anak usia dini juga seperti tanah liat yang mudah di beri cap dan mudah di bentuk. Namun, untuk tanah liat bekas cap atau bentuk yang menempel pada nya dapat dihilangkan dengan mudah selama tanah liat tersebut masih basah. Setelah kering, ia akan berbentuk dan tidak dapat dirubah kembali.

Begitulah anak usia dini, mereka  sangat mudah menerima dan menyerap informasi apa pun yang di berikan kepada nya atau yang mereka temukan sendiri di lingkungan nya. Apa yang mereka dengar dan mereka lihat terekam kuat didalam memori akal  bawah sadar mereka.

Termasuk kebiasaan atau rutinitas harian yang biasa mereka peroleh dapat masuk ke dalam memori akal bawah sadar mereka dengan cepat hingga membentuk file kegiatan yang biasa mereka peroleh. Ketika kegiatan tersebut tidak mereka dapatkan pada biasanya, memori akal bawah sadar mereka akan menagih. Sehingga tubuh mungil mereka bereaksi dengan mempertanyakan nya.

Seperti yang di alami oleh anak – anak kelompok TK B2, kelas penulis mengajar. Mereka sudah terbiasa kedatangan tamu istimewa setiap hari kamis setelah jam makan. Waktu  tersebut sudah terekam kuat di memori mereka bahwa waktu tersebut adalah waktu hadir nya tamu istimewa yang berbagi kegiatan  kepada mereka.

Pada kamis pekan ini tidak ada tamu istimewa yang hadir ke kelas mereka dikarenakan para calon tamu istimewa mereka sedang ada perkerjaan yang tidak dapat di tinggalkan.

Maka, setelah selesai makan para peserta didik kelompok TK B2 mempertanyakan nya. Awal nya mereka bertanya, siapa yang menjadi guru tamu hari ini ?.

Setelah mereka tahu bahwa tidak ada tamu istimewa yang datang, serentak mereka berkata dengan nada kecewa. “Yahhhhhhh..kok ga ada sihhh. Kenapa ga ada ?”. ” iyaa kok ga ada sih ?”. Ucap mereka dengan wajah menyiratkan kekecewaan yang didasari oleh kerinduan.

Begitulah anak usia dini, memori akal bawah sadar nya sangat mudah di isi dan dapat permanen, bahkan sulit terkontaminasi. File kebiasaan yang telah ada dimemori akal bawah sadar mereka akan “menagih” pada waktu yang telah terjadwal di memori mereka. Dan akan terjadi kekecewaan jika tidak mendapatkan seperti biasanya.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Dan indah nya, kekecewaan tersebut akan berubah menjadi kerinduan. Jika kekecewaan nya terulang kembali, kerinduan nya semakin kuat. Namun, jika kekecewaan nya terus terulang, maka file kebiasaan yang telah terbentuk di akal bawah sadar nya akan rusak. Lambat laun dapat terdelete.

Yang pada akhirnya, bentuk positif yang ingin di capai oleh para pembentuk nya sulit tercapai, bahkan bisa gagal total. Untuk itu perlu ke konsistenan dalam memberikan sesuatu yang positif kepada anak usia dini.

Karena nya, KB, TK Islam PB Soedirman dalam kegiatan pembelajaran nya menerapkan prinsip konsisten dan berkesinambungan, yang juga merupakan salah satu prinsip pendidikan anak usia dini.

Salah satu nya ada pada kegiatan guru tamu, sebuah kegiatan yang menghadirkan tamu istimewa ke dalam kelas. Yang tidak lain, yang menjadi tamu istimewa adalah orang tua peserta didik.

Alhamdulillah, untuk pekan ini beberapa kelas ada tamu istimewa yang hadir sesuai jadwal nya. Berikut tamu istimewa TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

TK A1  : Kelompok TK A1 pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yang membacakan buku cerita kepada mereka. Ia adalah Bunda Mika. Ibu yang biasa disapa bunda pipit ini membuat Mika dan teman – teman nya antusias menyimak cerita tentang “Farm”.

Bunda Mika Bersama TK A1

TK  B1  : Kelompok TK B1 pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yang mengajak mereka berkreatifitas. Ia adalah Mamah Fabian. Dengan menggunakan kertas origami, lidi, mata – mataan dan lem, mamah yang bernama Yah Komariah ini membuat Fabian dan teman – teman nya antusias berkreasi.

Mamah Fabian Bersama TK B1

TK   B3  :  Kelompok TK  B3 pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yang memberi mereka hadiah peluit. Ia adalah Mamah Gavyn, seorang Polisi Wanita (Polwan). Mamah yang bernama Dessy Rossel,SH ini memberikan pengetahuan tentang rambu – rambu lalu lintas kepada Gavyn dan teman – teman nya. Selain itu mereka juga di ajarkan cara meniup peluit beserta arahan gerakan tangan, seperti Bapak dan Ibu Polisi sedang mengatur lalu lintas. TK B3 sangat senang dan antusias mengikuti arahan Ibu Polwan yang bertugas di Polda Metro Jaya tersebut.

Mamah Gavyn Bersama TK B3
Gavyn dan Teman – Temannya Sedang Meniup Peluit Seperti Polisi

Terimakasih untuk Bunda, Mamah yang telah hadir menjadi tamu istimewa bagi anak – anak TK Islam PB Soedirman pada pekan ini. Bunda, Mamah bukan saja hadir menjadi tamu istimewa didalam kelas, tetapi  hadir juga didalam memori akal bawah sadar mereka membentuk file istimewa dan memperkuat file istimewa yang sudah ada.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Kebahagiaan Acara Milad Ke 43 KB, TK Islam PB Soedirman, Anak Yatim Pun Ikut Bahagia

Kebahagiaan Acara Milad Ke 43 KB, TK Islam PB Soedirman, Anak Yatim Pun Ikut Bahagia

Pada hari Sabtu 12 Januari 2019, lembaga pendidikan  KB,TK Islam PB Soedirman tepat berusia 43 Tahun. Usia yang sudah tidak muda lagi dan sudah mendekati separuh abad. Tentu, sudah banyak kenikmatan yang dirasakan nya selama itu.

Untuk itu, sebagai rasa syukur kepada Alloh swt atas nikmat yang diberikan kepada lembaga pendidikan anak usia dini ini, pada hari tersebut segenap seluruh keluarga besar KB,TK Islam PB Soedirman mengadakan acara syukuran dengan berbagi kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Dan dilanjutkan dengan acara Family Day, yang berisi kegiatan aneka lomba untuk peserta didik bersama orang tua mereka.

Kegiatan dalam rangka milad ke 43 tahun tersebut diselenggarakan di Aula Masjid Yasma PB Soedirman, dengan bertindak sebagai pembawa acara adalah Ibu Nining dan Pak Fajar. Para orang tua peserta didik KB dan TK, para guru dan karyawan, serta tamu undangan, duduk bersama dalam suasana kekeluargaan penuh kebahagiaan. Turut hadir Ketua Majelis Dikdasmen Yasma PB Soedirman, Bapak Drs. H.Nur Alam, MA

Pak Fajar (Guru TK B2) dan Ibu Nining (Guru TK A2) MC Acara

Acara yang rutin dilakukan setiap tahun ini di awali dengan pembacaan kalam ilahi yang dibacakan oleh ananda Aftan, peserta didik kelompok TK B2. Dihadapan para orang tua peserta didik. tamu undangan dan peserta didik yang lain, ananda Afttan membaca surat Al insyirah tanpa melihat mushaf.

Ananda Membaca Surat Al – insyiroh

Perayaan milad kali ini mengusung tema “Meraih Keberkahan Keluarga Melalui Cinta dan Berbagi Dengan Sesama”. Harapan nya, semoga dengan berbagi kepada sesama yang membutuh kan,  keberkahan dapat hadir dan selalu membersamai keluarga besar KB,TK Islam PB Soedirman. Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Ibu Fri Corina Sandrawati,S.Si pada sambutan nya.

“Semoga dengan kita berbagi, kita mendapatkan keberkahan dari Alloh swt. Sekolah kita selalu mendapatkan kebaikan”. Harapan Ibu Fri Corina Sandrawati,S.Si selaku Kepala KB, TK Islam PB Soedirman pada sambutan nya.

Ibu Fri Corina Sandrawati, S.Si Saat Memberi Sambutan

Berbagi kepada sesama yang membutuhkan merupakan salah satu cara untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Alloh swt. Dengan bersyukur kepada nya maka Alloh swt akan menambahkan nikmatnya, namun jika mengingkari nikmatnya maka Alloh swt akan memberikan kebalikan dari nikmat yaitu azab.

Berbagi sesuatu kepada sesama yang membutuhkan, seperti anak yatim dan dhuafa, pada hakikat nya kita berbagi kebahagiaan kepada mereka. Ketika mereka berbahagia, Insya Alloh, Alloh swt ikut berbahagia (Ridho) sehingga berkenan memberikan keberkahan nya dan mengabulkan segala permohonan keluarga besar KB,TK Islam PB Soedirman.

Dan untuk masa depan yang lebih baik hendaknya seseorang melakukan intropeksi diri atas perbuatan yang telah dilakukan nya, yang sedang dilakukannya dan yang akan dilakukan nya.

Bersyukur dan intropeksi diri akan menjadi sebuah kekuatan jika diawali dengan keimanan yang benar kepada Alloh swt.
Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Drs. H. Nur Alam, MA pada sambutannya. Untuk memperkuat tentang keberkahan bersyukur yang disampaikan nya, beliau membacakan  Al – Qur’an Surat Ibrahim ayat  7 :

Yang Artinya : “dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Bapak Drs.H.Nur Alam,MA Saat Memberi Sambutan

Ucapan terimakasih dari Ibu Fri Corina Sandra wati,S.Si dan Bapak Drs.Nur Alam, MA untuk semua pihak yang telah berkerja sama kepada KB, TK Islam PB Soedirman dalam menjalankan amanah mencerdaskan anak bangsa selama 43 tahun. Dan juga kepada pihak – pihak yang telah berkerja sama untuk mengadakan acara perayaan Milad ini, beliau berdua mengucapkan terimakasih, terutama kepada orang tua peserta didik, terkhusus yang tergabung dalam kepengurusan komite sekolah.

Kedua nya juga sangat mengapresiasi kerja sama para orang tua peserta didik selama ini, yang telah mempercayakan pendidikan putra – putri nya kepada KB,TK Islam PB Soedirman.

Sebelum acara  penyerahan bingkisan kepada anak yatim yang hadir, ada acara pemotongan kue bertuliskan 43 Tahun yang dilakukan oleh Ibu Fri Corina Sandrawati, S.Si. Dengan mengucap bismillah beliau memotong kue tersebut dengan di iringi nyanyian “jika umurku bertambah” oleh para guru dan hadirin yang ada, yang kemudian potongan kue tersebut beliau berikan  kepada ibu Ketua Komite Sekolah, Ibu Facilia dan  juga kepada Bapak Drs.Nur Alam,MA.

Ibu Kepala KB,TK Islam PB Soedirman Memotong Kue 43 Tahun

Untuk acara berbagi kepada sesama yang membutuhkan pihak sekolah telah menyiapkan 70 bingkisan sembako, alat belajar dan uang tunai. Kesemua nya itu ada yang diberikan langsug kepada anak yatim yang berada dibawah binaan Masjid PB Soedirman. Dan ada yang dipersiapkan untuk  kaum dhuafa yang tinggal dilingkungan rumah para guru dan karyawan  KB, TK Islam PB Soedirman. Para dhuafa tersebut mengambil langsung ke sekolah pada jam setelah selesai acara family day.

Anak – Anak Yatim Yang Turut Berbahagia Bersama

Selesai penyerahan bingkisan, acara  dilanjutkan dengan kegiatan Family Day. Kegiatan ini berisikan aneka lomba yang harus di ikuti oleh para orang tua peserta didik bersama  anak nya.

Dengan dilempar kan nya ring ke tiang ring hingga tesangkut, yang dilakukan oleh Bapak Drs.Nur Alam, MA, maka acara Family Day resmi dibuka.

 

Maka para orang tua peserta didik bersama anak nya sudah diperbolehkan untuk menuju ke arena lomba yang ingin di ikuti nya. Pada kali ini, panitia telah menyiapkan 6 mata lomba, yaitu Bola Keranjang, Mengipas Balon, Gelang Cincin, Memindahkan Bola Pingpong Dengan Karton,Memindahkan Bola Menggunakan Jaring dan Melempar Gelang.

Bapak Drs.H.Nur Alam,MA Saat Membuka Acara Family Day

Namun, sebagai pemanasan, para peserta family day melakukan senam bersama bapak dan ibu guru KB,TK Islam PB Soedirman. Terlihat para orang tua peserta didik sangat antusias mengikuti senam, gerakan mereka tidak kalah semangat nya dengan anak – anak mereka. Selesai senam, mereka langsung menuju ke arena lomba yang telah disiapkan oleh panitia.

Para peserta family day yang telah mengikuti semua lomba, yang ditandai dengan terisi bintang semua kolom pada name tag yang digunakan nya, dapat mengambil trophy kenang – kenangan dari sekolah.

Semua peserta family day sangat antusias mengikuti semua lomba yang ada. Orang tua dan anak saling berkerja sama untuk menyelesaikan lomba yang di ikuti nya dengan baik.Terlihat keceriaan mereka dan terdengar suara mereka yang bergembira penuh semangat.

Para Orang Tua Mengikuti Lomba Bersama Anak Mereka
Lomba Memindahkan Bola Pingpong

Keceriaan anak – anak bertambah, setelah mereka berhasil menukarkan name tag yang penuh bintang  dengan trophy kenang – kenangan dari sekolah. “yeeee, aku dapat piala, hore” ucap salah seorang peserta didik dengan gembiranya.

Peserta Didik TK A Saat Mendapatkan Trophy

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Semoga keluarga besar KB,TK Islam PB Soedirman senantiasa diberkahi dan diridhoi oleh Alloh swt. Dan mendapatkan pahala yang terus mengalir dari bingkisan yang telah diberikan kepada sesama yang membutuhkan.

Dan semoga KB, TK Islam PB Soedirman dapat terus mengabdi kepada bangsa dan negara dengan sebaik – baik nya guna mencetak generasi penerus bangsa yang beriman, berhlak mulia dan berilmu.Aaaminn..

Tamu Istimewa Ini Membentuk File Akal Bawah Sadar Kelompok B TK Islam PB Soedirman

Tamu Istimewa Ini Membentuk File Akal Bawah Sadar Kelompok B TK Islam PB Soedirman

Pada pekan ini TK B Islam PB Soedirman mendapatkan pengalaman dari tamu istimewa yang membentuk dan memperkuat file pada akal bawah sadar mereka.

Libur semester satu telah selesai, kini anak – anak kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Dan pekan ini merupakan pekan pertama mereka bersekolah pada semester dua tahun ini.

Selama liburan semester satu yang berlangsung selama dua pekan para peserta didik belajar di rumah, home schooling, bersama guru pertama dan utama mereka yaitu orang tua mereka sendiri.

Para peserta didik banyak bercerita tentang pengalaman mereka selama home schooling. Ada yang bercerita suka cita tentang pengalaman  nya berwisata keluar negeri.

Ada juga yang bercerita duka cita tentang pengalaman nya selama home schooling. Ada yang sakit sehingga tidak dapat berkunjung ke manapun. Ada yang bercerita tentang salah seorang anggota keluarga nya yang meninggal dunia.

Pengalaman belajar tersebut yang mereka dapatkan selama home schooling sangat berkesan bagi mereka, sehingga mereka dapat menceritakan dengan lancar kepada teman – teman dan guru di sekolah.

Baca : Jelang Back To Home Schooling TK Islam PB Soedirman

Pengalaman mereka selama home schooling telah tersimpan rapih menjadi file pada akal bawah sadar mereka dan menjadi data pendukung yang membersamai tumbuh kembang mereka. Data tersebut sewaktu – waktu dapat mereka gunakan ketika di butuhkan saat mereka berinteraksi atau saat mereka menemukan situasi yang sejenis dengan pengalaman yang telah tersimpan tersebut.

Dan file tersebut pun akan bertambah kekuatan nya ketika mereka memperoleh kembali pengalaman serupa atau pengalaman lain yang mendukung file tersebut. Sehingga terbentuk lah file – file pengalaman lain di akal bawah sadar mereka.

Semakin beragam  pengalaman yang mereka dapatkan  maka semakin banyak file pengalaman yang terbentuk. Semakin banyak file pengalaman, maka semakin banyak referensi yang dapat mereka gunakan ketika dibutuhkan.

Semakin banyak pengalaman yang didapat oleh seorang anak dari lingkungan nya, maka semakin cepat pertumbuhan dan perkembangan nya. Sehingga menjadikan mereka semakin siap untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjut nya.

Itulah tujuan pendidikan anak usia dini. Sebagaimana yang di nyatakan oleh pemerintah kita dalam undang – undang  No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1, pasal 1, butir 14 bahwa “Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan ruhani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Pengalaman yang mereka peroleh selama home schooling merupakan rangsangan pendidikan yang dapat membantu proses tumbuh kembang, hingga mereka memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan selanjutnya.

Kini mereka telah back to school dan pada semester dua ini mereka kembali mendapatkan pengalaman – pengalaman belajar yang semakin memperkuat file yang telah ada di akal bawah sadar mereka.

Dan back to school bukan berarti stop belajar dan tidak ada interaksi pengalaman dengan guru utama dan pertama mereka di rumah (home). Karena nya pada pekan pertama di semester dua ini kelompok TK B mendapatkan pengalaman dari guru ulama dan pertama home schooling yang hadir ke dalam kelas menjadi tamu istimewa mereka.

Berikut tamu istimewa TK B Islam PB Soedirman yang hadir di pekan pertama pada semester dua ini, yang menambah pengalaman istimewa mereka :

TK  B1  : Mamah Rara adalah tamu istimewa TK B1 pekan ini. Dengan membawa bola kecil, stik es krim, kapas, double tip, bentuk kepala dan ekor, mamah yang bernama Trias Wulandari ini mengajak Rara dan teman – teman nya berkreasi membuat boneka Shaun the sheep. Ia membentuk dan memperkuat file kreatifitas Rara dan teman – teman nya yang sangat antusias mengikuti kegiatan berkreasi tersebut.

TK B1 Bersama Mamah Rara

TK  B2  : Tamu istimewa TK B2 pada pekan ini adalah seorang ibu dokter. Biasanya seorang dokter menyampaikan tentang kesehatan, namun ibu dokter yang satu ini berbeda. Ia mengajak anak – anak TK B2 berkreasi membuat shaun the sheep menggunakan beberapa bahan yaitu cup plastik kecil, kapas, double tip dan stik.

Ibu dokter yang telah membentuk dan memperkuat file kreatifitas anak – anak TK B2 adalah dr.dian novianti, Mamah nya Khanza.

TK B2 Bersama Mamah Khanza

TK  B3  :  Tamu istimewa TK B3 pada pekan ini adalah Mamah Naureen. Mamah yang bernama Adriyanti ini membuat Naureen dan teman – teman nya antusias mendengarkan cerita tentang hewan – hewan yang ada di laut. Dan dengan menggunakan buku cerita ia telah membentuk dan memperkuat file kognitif Naureen dan teman – teman nya tentang aneka hewan laut.

TK B3 Bersama Mamah Naureen

Terimakasih Mamah Rara, Mamah Khanza dan Mamah Naureen yang telah meluangkan waktu nya untuk memberikan pengalaman berkesan kepada anak – anak TK B Islam PB Soedirman di pekan pertama semester dua ini.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Pada Semester Satu :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas