Pengalaman Istimewa Yang Menstimulus Ahlak dan Kreatifitas Peserta Didik TK Islam Soedirman Dari Tamu Istimewa

Sepuluh abad lalu seorang ilmuwan muslim ternama mengungkap kan tentang penting nya pendidikan ahlak dan kreatifitas pada anak usia dini. Ilmuwan tersebut adalah Ibnu Sina yang terkenal dengan ilmu kedokteran nya. Dibarat, ia disebut Avicena.

Selain seorang yang ahli dalam bidang kedokteran, beliau juga seorang pendidik. Teori – teori beliau tentang ilmu jiwa berkorelasi dan memperkuat konsep pendidikan yang ada pada masa nya dan hingga sekarang.

Menurut ilmuwan yang disebut sebagai bapak kedokteran tersebut, pendidikan ahlak dan kreatifitas pada anak usia dini merupakan hal pertama dan utama  yang harus dikenal kan pada anak usia dini.

Menurut beliau pendidikan ahlak diarahkan untuk membekali anak agar memiliki kebiasaan atau sikap yang positif, seperti mampu bersikap sopan dan santun dalam pergaulan hidup sehari-hari. Pendidikan ahlak ini tentunya sangat dibutuhkan agar anak memiliki kepribadian yang luhur sejak usia dini.

Adapun mengenai pendidikan kreativitas, menurut Ibnu Sina, bertujuan agar anak memiliki ketajaman perasaan dalam mencintai dan meningkatkan daya imajinasinya. Alhasil, anak dapat menjadi manusia yang kreatif dan inovatif.

Pada abad – abad berikutnya, hingga zaman now banyak tokoh pendidikan yang berpendapat senada dengan ilmuwan muslim yang lahir pada Tahun 370 H/980 M tersebut. Dan semua lembaga Pendidikan, terutama Pendidikan Anak Usia Dini (TK,RA dan Sejenis) berlomba untuk melaksanakan pendidikan ahlak/adab/ karakter/budi perkerti dan kreatifitas bagi peserta didiknya.

Tentunya KB dan TK Islam PB Soedirman sebagai lembaga pendidikan anak usia dini juga berusaha memasukkan pendidikan ahlak dan kreatifitas pada setiap kegiatan yang diprogramkannya. Salah satunya adalah Program Guru Tamu.

Alhamdulillah, Program Guru Tamu atas kerjasama dengan orang tua peserta didik dapat berjalan sesuai waktu dan konsep yang ditetapkan. Pada program tersebut ahlak dan kreatifitas peserta didik dapat terstimulus dengan sangat baik.

Setiap informasi dan pengalaman istimewa baru yang diperoleh oleh peserta didik dari tamu istimewa yang hadir pada program Guru tamu akan memperkuat file – file positif yang ada di akal bawah sadar mereka. File tersebut siap memberikan informasi positif pada anggota tubuh mereka ketika mereka beraktifitas pada kehidupan yang penuh tantangan kreatifitas ini. Kelak, mereka dapat berkreatifitas sesuai profesi mereka dengan menjunjung ahlakul karimah.

Alhamdulillah, pada pekan ini peserta didik TK Islam PB Soedirman kembali memperoleh pengalaman positif dari tamu istimewa mereka. Berikut tamu istimewa mereka pada pekan ini :

TK  A1  : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa A1 adalah Mamah nya Rayata. Mamah yang bernama Renny Indriyani ini, memberikan pengalaman istimewa kepada Rayata dan teman – teman nya dengan  membuat kreatifitas boneka Teru – Teru Bozu. Rayata dan teman – teman nya sangat antusias membuat boneka tersebut.

TK  A3 : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa adalah Mamah nya Beliva. Mamah yang bernama Wildan Nazilah ini memberikan pengalaman istimewa kepada Beliva dan teman – temannya dengan membuat pensil gurita. Beliva dan teman – teman nya sangat antusias membuat kreatifitas tersebut.

TK B1  : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa B1 adalah Mamah nya Bintang. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah yang bernama Selvia Nengsih ini memberikan pengalaman istimewa kepada Bintang dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita tentang puasa.

TK B2  : Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa B2 adalah Mamah nya Arfa Danendra. Pada kesempatan istimewa ini Mamah yang bernama Desi Astuti ini memberikan pengalaman istimewa kepada Arfa Danendra dan teman – temannya dengan bercerita menggunakan media gambar tentang Malin Kundang. Arfa Danendra dan teman – teman nya sangat antusias menyimak cerita tentang anak durhaka dari daerah minang tersebut

TK B3  :  Pada pekan ini yang menjadi tamu istimewa B3 adalah Mamah nya Dastan. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah yang bernama Fauziah Mandrasari ini memberikan pengalaman istimewa kepada Dastan dan teman – teman nya dengan membuat kreatifitas, membuat mainan tangan berbentuk hiu, kelinci dan rocket. Dastan dan teman – teman nya sangat antusias membuat kreatifitas tersebut.

Manusia yang kreatif tidak berahlak akan merusak. Manusia berahlak yang tidak kreatif akan tertindas. Manusia kreatif yang berahlak akan membangun dan membebaskan penindasan yang ada.

Tentu, manusia kreatif dan berahlak lah yang ingin kita capai.

Untuk itu Ayah, Bunda,  ditunggu waktu istimewa nya untuk Ananda  disekolah bersama  teman – temannya pada program Guru tamu berikutnya. Wassalam.

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *