Kelompok B TK Islam PB Soedirman Mengikuti Manasik Haji Bersama 1000 Anak Lainnya

Kelompok B TK Islam PB Soedirman Mengikuti Manasik Haji Bersama 1000 Anak Lainnya

Hari Kamis ini, 26 September 2019 Kelompok B TK Islam PB Soedirman mengikuti manasik haji. Sebuah kegiatan penuh makna untuk anak usia dini.

Udara pagi masih terasa sejuk, sinar matahari belum menampakkan dirinya. Namun, telah nampak anak-anak TK Soedirman memakai baju ihrom dan muslimah putih. Dengan didampingi orang tuanya mereka menuju kelas masing-masing.

Di dalam kelas yang udaranya sejuk karena stimulus alat penyejuk ruangan, pakaian mereka dirapihi dan dilengkapi dengan syal sebagai ciri khas sekolah, serta tas kecil berisikan air mineral dan batu terbuat dari kertas koran.

Jam yang menempel di dinding kelas menunjukkan jam 06.45. Mayoritas anak TK B telah hadir dan siap dengan perlengkapannya, tinggal sedikit anak yang belum hadir. Namun demi ketepatan dan kelancaran acara, penanggung jawab acara membunyikan bel Sekolah tanda seluruh anak-anak yang telah siap untuk berkumpul di aula Sekolah.

Udara pagi masih terasa sedikit sejuk meski sinar matahari telah menerangi halaman Sekolah dan aula tanpa tembok yang sisi-sisinya telah dipenuhi oleh orang tua peserta didik yang ingin melepas keberangkatan anak mereka mengikuti manasik haji.

Tidak perlu menunggu lama, anak-anak telah berbaris di aula dan berangsur-angsur kelompok TK B jumlahnya telah maksimal sesuai yang tertulis di absen kelas.

Di aula mereka diberikan pijakan, penjelasan tentang kegiatan manasik haji, yang kemudian dilanjutkan membaca doa keluar sekolah (red : Rumah) dan naik kendaraan.

Setelah khusyu berdoa, dengan tertib dan sambil membaca talbiyah mereka menuju ke mobil yang telah ditentukan oleh guru kelasnya masing-masing untuk membawa mereka ke Masjid Attin

Alhamdulillah, atas rahmat, pertolongan, dan kasih sayang Allah Swt rombongan TK Islam PB Soedirman tiba di Masjid yang bersebelahan dengan Padepokan Pencak Silat itu tanpa kurang suatu apapun. Saat dipejalanan lancar, dan Alhamdulillah saat registrasi pun lancar. Hanya sedikit tersendat oleh beberapa anak yang kain ihromnya melorot.

Jam pada tangan kiri penulis menunjukkan jam 07.35 kloter TK Islam PB Soedirman telah duduk santai di ruang utama Masjid yang dibangun pada tahun 1997 untuk mengenang Ibunda Tin Soeharto itu.

Peserta di ruang utama Masjid

Diruangan utama, yang biasa digunakan untuk sholat, dibuat sebagai Miqat oleh panita. Disinilah anak-anak niat berhaji setelah mengikuti serangkaian acara pembukaan dan Sholat berjamaah dua roka’at.

Setelah berniat dan dilepas oleh panitia, anak-anak berjalan menuju ke lantai bawah Masjid berkapasitas 9000 orang dan didirikan di atas seluas 70.000 meter persegi itu.

Di selasar bawah Masjid anak-anak dari beberapa TK di Kecamatan Pasar Rebo berkumpul seperti Wukuf di Padang Arafah. Di sini mereka mendengar ceramah, layaknya khutbah Arafah.

Suara Khotib terdengar sayup-sayup di antara riuhnya suara anak-anak berjumlah 1080 yang di sekelilingnya ada orang dewasa yang mengawasinya, yang tak lain adalah guru-guru mereka dan panitia, serta petugas Masjid.

Beberapa peserta sedang mendengarkan Khutbah

Selesai mendengar khutbah, para peserta manasik menuju ke luar sisi kiri Masjid. Di sinilah anak-anak mempersiapkan batu untuk melontar Jumroh, mirip para jemaah haji benaran mengambil kerikil di Muzdalifah. Hanya saja, untuk anak-anak ini batunya terbuat dari kertas koran.

Peragaan Melempar Jumroh

Pada kegiatan melontar Jumroh ini kecerdasan logis matematis anak terstimulus, dengan mengitung jumlah batu yang mereka lempar dan tempatnya. Nilai kesabaran mereka pun terlatih, melalui antri untuk melempar di bawah terik matahari. Dan konsentrasi mereka pun terasah, ketika fokus melempar sasaran.

Panas matahari terasa menyentuh telapak kaki mereka yang tertutup kaos kaki, terutama telapak kaki penulis yang tak beralas sangat terasa panasnya. Namun, itu tak melunturkan semangat kami, terkhusus anak-anak untuk melanjutkan ritual selanjutnya yaitu Thawaf, mengelilingi kabah.

Di pekarangan depan Masjid panitia telah mendirikan bangunan menyerupai Kabah lengkap dengan hijir Ismail di sampingnya dan batu hajar aswad yang menempel di salah satu sudutnya.

Melakukan Thawaf

Dengan membaca doa-doa seperti orang yang bertawaf di Baitullah, anak-anak mengelilingi bangunan tersebut sesuai keadaan fisik mereka, cukup 1 x putaran saja. Itupun keringat telah memenuhi wajah mungil mereka, tak terkecuali wajah penulis yang ganteng ini.

Setelah berkeliling Kabah, mereka berlari-lari kecil dari tempat bertuliskan Shafa ke tempat yang bertuliskan Marwah, dan kembali lagi ke tempat bertuliskan Shafa, meski tak sama kegiatan merupakan gambaran mirip ritual Sa’i, yaitu berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Marwah sebanyak 7 kali.

Pada kegiatan Thawaf dan Sa’i motorik kasar anak-anak terstimulus dengan baik. Nilai ketertiban dan kesabaran pun mereka dapatkan. Termasuk kecerdasan spasial mereka pun terstimulus dengan baik.

 

Usai Sa’i mereka melakukan Tahalul, dan mendapatkan air minum yang diibaratkan air zam-zam. Rumayan dan memang dibutuhkan untuk menghilangkan dahaga setelah mengikuti rangkaian manasik haji.

Sambil istirahat menjelang kembali ke Sekolah, rombongan TK Islam PB Soedirman menikmati air zam-zam itu di selasar Masjid sambil di temani sekotak makanan restoran cepat saji dari Jepang, es krim, dan sebotol sari buah.

Setelah itu, di bawah sinar matahari yang menyengat rombongan menuju mobil yang akan membawa mereka kembali ke Sekolah.

Demikianlah, kegiatan manasik haji Kelompok B TK Islam PB Soedirman pada tahun ajaran ini.

Jelang Tahun Baru Islam 1441 H KB,TK Islam PB Soedirman Mengadakan Pawai Sederhana Namun Kaya Manfaat untuk Peserta Didik

Jelang Tahun Baru Islam 1441 H KB,TK Islam PB Soedirman Mengadakan Pawai Sederhana Namun Kaya Manfaat untuk Peserta Didik

Waktu berputar terasa cepat, tak ada yang dapat menundanya, apalagi memundurkannya. Detik berganti menit. Dari menit menjadi jam. Kumpulan jam berubah menjadi hari. Hari menjadi minggu, lalu minggu berganti bulan. Hingga tak terasa berganti tahun. Semua rotasi tersebut tidak ada yang dapat menghentikannya apalagi mengembalikannya.

Apapun jenis perhitungan waktunya, baik Hijriah maupun Masehi. Tetaplah waktu. Ia berjalan tanpa ada yang dapat menghalanginya. Walaupun kita mematikan jam tangan atau dinding, tetap pagi pasti berganti siang, dan siang akan berubah menjadi malam.

Seperti tahun Hijriah, waktu perhitungannya umat Islam yang berdasarkan perputaran bulan dan berawal pada hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Kota Madinah. Sebuah perhitungan waktu yang hakikat penentuannya mengajak umat Islam untuk senantiasa berhijrah dari perkara yang tidak baik menuju kebaikan, dan terus menuju peningkatan hidup yang lebih baik.

Pada hari ini, Sabtu 31 Agustus 2019 atau bertepatan tanggal 30 Dzulhijjah 1440 Hijriah, merupakan penghujung tahun hijriah. Karenanya pada hari ini dan kemarin banyak umat Islam yang telah merayakannya.

Terutama lembaga pendidikan Islam. Mereka merayakan jelang pergantian tahun hijriah bersama para peserta didiknya. Tentu, bukan sekadar merayakan, Melainkan, memperkenalkan makna hijrah, mengenang perjuangan Rasulullah SAW bersama para sahabatnya, dan mengambil pelajaran dari peristiwa hijrah sang Nabi, serta meneladani mereka dalam memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

Setiap lembaga pendidikan berbeda cara merayakannya. Mereka menyesuaikan dengan keadaan sekolah dan lingkungannya. Yang kemarin merayakannya, karena hari ini libur. Dan yang merayakannya hari ini, karena besok mereka libur.

Seperti KB, TK Islam PB Soedirman, mereka merayakannya kemarin (Jum’at 30 Agustus 2019). Pada jelang akhir tahun hijriah ini mereka mengadakan pawai, berkeliling lingkungan lembaga pendidikan yang berdiri sejak 1966 dan berada di pinggir jalan raya bogor itu. Karenanya, kegiatan tersebut sangat pas dan aman untuk mereka yang masih usia dini tersebut.

Dengan berbusana muslim putih, menggunakan atribut pawai seperti topi dari karton bertuliskan selamat tahun baru hijriah, dan membawa umbul-umbul kecil, mereka berjalan sambil menyanyikan lagi Islami dan mengucapkan selamat tahun baru ke setiap orang yang mereka jumpai.

Bersama guru setiap kelas memasuki pekarangan unit pendidikan yang ada, seperti SD, SMP, SMK 1, SMK 2, SMA, STKIP, dan STIE Kusuma Negara. juga kantor Yayasan. Kepada guru, petugas sekolah, dan kakak kelas mereka, para peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman mengucapkan “Selamat Tahun Baru Islam” dan memberikan umbul-umbul yang mereka bawa.

Terlihat, kegiatan ini sederhana. Namun, acara rutin tahunan ini kaya pembelajaran untuk anak usia dini yang bermanfaat menstimulasi aspek perkembangan mereka, terutama aspek nilai-nilai agama dan moral.

Selamat Tahun Baru, Hijriah, Muharam, merupakan tiga dari sekian kosakata yang mereka temui saat pawai yang dapat menstimulasi aspek perkembangan bahasa mereka. Berinteraksi dengan kakak kelas, dan orang yang mereka jumpai, merupakan aktifitas yang dapat merangsang perkembangan sosial emosional mereka.

Berjalan kaki sambil membawa umbul-umbul merupakan kegiatan sederhana yang memperkaya perkembangan fisik motorik mereka. Bernyanyi, dan bersholawat, dapat menstimulasi bakat seni yang mereka miliki.

Dan mendapatkan informasi tentang hijriah, jumlah tahun, ukuran dan bentuk umbul-umbul, tempat yang mereka datangi, dan jumlah orang yang mereka temui, merupakan pengetahuan yang dapat menstimulasi kognitif mereka.

Dan yang terpenting dari kegiatan berputar lingkungan sekolah tersebut memberikan pelajaran untuk kita semua bahwasanya waktu terus berputar meninggalkan berbagai hal yang kita lakukan tanpa bisa kita mengembalikannya.

Karenanya Allah SWT berfirman :

Demi waktu. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali, orang yang beriman, beramal sholih, dan saling menasihati tentang kebenaran. Dan menasihati tentang kesabaran” (QS. Al-ashr)

Kepada pembaca yang budiman, KB, TK Islam PB Soedirman mengucapkan “SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARAM 1441 H” 

Kebermaknaan Perayaan Idul Adha 1440 H di KB,TK Islam PB Soedirman Terasa Hingga Gunung Kidul dan Palestina

Kebermaknaan Perayaan Idul Adha 1440 H di KB,TK Islam PB Soedirman Terasa Hingga Gunung Kidul dan Palestina

Pada hari raya Idul Adha tahun ini, 1440 H, KB dan TK Islam PB Soedirman mengadakan kegiatan bermakna untuk peserta didiknya dan juga masyarakat umum, bahkan kebermaknaannya terasa hingga Gunung Kidul Jogjakarta dan Gaza Palestina.

Untuk peserta didik, mereka telah menyisihkan sebagian rezekinya yang mereka kumpulkan melalui celengan qurban yang diberikan oleh sekolah. Kegiatan ini dimulai dari minggu terakhr bulan Juli 2019. Alhamdulillah dari celengan mereka terkumpul uang sebesar Rp.24.326.000,.

Dari uang tersebut dapat membeli satu ekor sapi bersama unit SMA, 2 ekor kambing yang disalurkan melalui Mushola gang Sudirman Kalisari, 1 ekor kambing yang disalurkan melalui lembaga Zisnesia, 1 ekor kambing untuk warga Gunung Kidul yang disampaikan melalui Majlis Taklim Khairun Naimah (MTKN) Bendorejo, dan patungan sapi untuk Gaza Palestina melalui lembaga Zisnesia.

Selain dari celengan qurban, TK Islam PB Soedirman juga memperoleh 3 ekor kambing dari orang tua peserta didik yaitu atas nama Ghifari, Dhika, dan Thalita. Yang ketiganya disalurkan melalui Masjid PB Soedirman.

Agar kegiatan tersebut bertambah bermakna, pada hari Jum’at (11 Agustus 2019) para peserta didik bersama-sama melihat hewan qurban di pekarangan Masjid PB Soedirman yaitu 10 ekor sapi, dan kambing yang ada di pekarangan TK sendiri.

Kelompok TK B Tampak Senang Menyaksikan Kambing

Mereka sangat senang ketika menyaksikan hewan-hewan tersebut, terutama kambing yang baru tiba di sekolah. Tangan-tangan mungil mereka bukan hanya memegangi, mengelus, mereka juga memberi makan kambing tersebut dengan dedaunan yang mereka petik.

Agar kegiatan Idul Adha semakin bermakna, setelah melihat hewan qurban peserta didik TK A dan B mengikuti kegiatan simulasi Sholat Idul Adha. Kegiatan simulasi sholat id di Imami oleh penulis sendiri, termasuk khitibnya juga.

Praktik Sholat Idul Adha

Pada simulasi tersebut peserta didik diperkenalkan tata cara sholat idul adha, dan ketentuan lainnya seperti tidak boleh makan sebelum sholat. Alhamdulillah,pada saat praktek sholat mereka dapat mengikuti dengan khusyu sesuai tahapan perkembangan masing-masing.

Harapannya, semoga saat mereka Sholat Idul Adha bersama keluarga dapat mengikutinya dengan baik sebagaimana yang telah disampaikan saat simulasi tersebut.

Dan tentu, harapannya semoga semua rangkaian kegiatan Idul Adha tahun ini di terima oleh Allah Swt sebagai amal ibadah, semua keluarga besar KB, TK Islam PB Soedirman mendapatkan keberkahan dan peserta didiknya dijadikan anak-anak yang sholeh-sholehah.Aamiin yaa Robbal ‘Alamin

Hari Pertama MPLS KB,TK Islam PB Soedirman

Hari Pertama MPLS KB,TK Islam PB Soedirman

Alhamdulillah, hari ini Senin 15 Juli 2019 peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman  kembali bersekolah.  Sekolah yang hampir selama satu bulan ini sepi, hari ini kembali ramai oleh suara-suara kecil dan besar.

Suara-suara besar tentu dikeluarkan oleh orang yang sudah besar. Dan sudah tentu itu adalah suara Ayah, Bunda, Nenek, dan Mbak yang mengantar di hari pertama sekolah ini.

Apalagi di pendidikan anak usia dini seperti TK Soedirman ini, sudah menjadi keadaan yang rutin pada awal tahun ajaran yaitu sekolah dipenuhi oleh orang tua peserta didik. Terutama orang tua kelompok TK A dan Kelompok Bermain (KB)

Adapun suara-suara kecil, pastinya itu adalah suara orang yang masih kecil, siapa lagi, dialah suara peserta didik dari KB, TK A, hingga TK B Islam PB Soedirman.

Di antara mereka ada yang baru masuk sekolah tahun ini, sehingga tidak sedikit dari mereka yang tidak ingin berpisah dengan orang tuanya. Sedikit saja orang tua menghindar dari mereka , ramailah udara di lingkungan sekolah.

Karena itu pada satu pekan ini orang tua murid yang anaknya belum bisa di tinggal diperkenankan untuk ikut mendampingi di dalam kelas.

Kalau yang anaknya sudah berani, nyaman bersama guru dan teman-teman barunya diharapkan orang tuanya untuk menunggu di luar kelas.

Dan untuk satu pekan ini orang tua murid masih diperkenankan berada di lingkungan sekolah. Untuk pekan depannya mereka diperbolehkan mengantar hanya sampai pintu gerbang saja.

Karenanya agar seluruh peserta didik nyaman dengan lingkungan sekolah, selama satu minggu ini mereka diberikan kegiatan yang bernama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Hari ini dan besok, setelah ikrar, berdoa, dan bernyanyi bersama di aula sekolah, mereka mengikuti kegiatan di dalam kelas. Mereka akan dikenalkan tentang apasaja yang ada di dalam kelas, termasuk aturan, dan tentunya teman baru mereka.

Seperti kelompok TK B2 (Sentra Balok), pada hari ini setelah perkenalan mereka bermain bongkar pasang bersama yang berguna melatih motorik halus, fokus, dan interaksi sosial mereka. Terdengar komunikasi di antara mereka, meski mereka bermainnya belum berkerjasama tetapi terlihat mereka saling berkomunikasi sesuai dengan tahapan perkembangannya.

Beberapa Peserta Didik TK B2 Sedang Bermain Bersama

Untuk hari Rabu, Kamis, dan Jum’at mereka mengikuti kegiatan di luar kelas untuk mengenal sarana dan prasarana yang ada, termasuk mengenal kelas lain yang merupakan sentra main yang akan mereka masuki ketika KBM telah aktif nanti.

Pada masa pengenalan lingkungan sekolah ini peserta didik di stimulus agar dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah sehingga mereka memiliki kesiapan untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar pada pekan berikutnya hingga akhir tahun ajaran.

Inilah Kegiatan KB, TK Islam PB Soedirman Selama Bulan Ramadan 1440 H

Inilah Kegiatan KB, TK Islam PB Soedirman Selama Bulan Ramadan 1440 H

Bulan ramadan adalah bulan mulia yang setiap perbuatan baik dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Dan setiap amalan sunnah diganjar setara dengan amalan wajib. Selain itu, ramadan juga sebagai bulan tarbiyah atau pendidikan.

Banyak pendidikan yang bisa diperoleh seorang muslim selama bulan ramadan, baik dewasa maupun anak-anak berpeluang besar untuk memperoleh pendidikan selama bulan suci itu.

Meski puasa ramadan untuk anak-anak tidak wajib, namun mereka sangat bisa untuk memperoleh pendidikan selama bulan puasa itu. Minimal mereka memperoleh informasi tentang puasa dari kedua orangtuanya.

Ketika orangtua mereka makan pada dini hari, mereka bisa jadi tahu tentang sahur. Saat siang hari orangtuanya tidak makan-minum, mereka bisa jadi tahu tentang puasa. Begitu pun saat berbuka puasa, taraweh, dan lainnya yang terkait ramadan bisa menjadi ilmu bagi anak-anak.

Apalagi anak-anak, terutama anak TK, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Tidak sedikit pertanyaan yang mereka ajukan untuk memenuhi keingintahuannya.

Karenanya, dengan memanfaatkan bulan ramadan sebagai bulan tarbiyah, dan untuk memenuhi rasa keingintahuan peserta didik. Maka, KB,TK Islam PB Soedirman mengadakan kegiatan pesantren kilat selama bulan ramadan.

Dimulai dari tanggal 08 mei, setelah libur awal ramadan, sampai 23 Mei 2019 kegiatan pesantren kilat diadakan di sekolah. Jika pada hari biasa pulang sekolah jam 11.45, saat ramadan pulangnya jam 10.00

Kegiatan pembelajaran pada hari biasa menggunakan sentra, khusus ramadan pembelajarannya adalah kegiatan pesantren kilat yang full pelajaran agama terkait ramadan.

Yaitu, pada pagi hari tadarus Alqur’an (Alfatihah, Ayat kursi, Al-insyirah, dan Alqoriah s/d Annas), setelah itu dilanjutkan dengan praktek sholat dhuha, atau sholat taraweh. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama, KB,TK A dan B, di aula sekolah.

Selesai praktek sholat mereka masuk ke dalam kelas untuk mendapatkan materi tentang bulan ramadan yang disampaikan guru melalui diskusi dan cerita. Setelah itu, mereka mengerjakan lembar kerja bernuansakan agama, dan bergantian membaca iqro.

Khusus untuk hari Jum’at, selesai praktek sholat, mereka mendapatkan pelajaran audio-visual yaitu menonton film bertemakan agama atau yang terkait puasa ramadan.

Pada pesantren kilat ini, peserta didik juga belajar berinfak setiap hari. Dan mereka juga membayar zakat fitrah.

Pada hari terakhir mereka belajar sholat idul fitri. Secara bersama dengan dipimpin oleh Bapak Fajar mereka melakukan simulasi sholat yang tuntunannya sedikit berbeda dengan sholat wajib itu.

Selesai simulasi sholat idul fitri, para guru dan peserta didik bersalam-salaman seperti suasana lebaran sungguhan yang saling bermaafan.

Itulah kegiatan di KB, TK Islam PB Soedirman selama bulan ramadan ini. Hari ini (24/05/2019) peserta didik sudah libur dan akan masuk kembali pada bulan syawal nanti, tepatnya tanggal 17 Juni 2019.

Terimakasih, untuk peserta didik KB,TK Islam PB Soedirman selamat berlibur. Dan sampai jumpa kembali di sekolah.

 

Pelepasan Peserta Didik TK B dan Pentas Seni KB, TK Islam PB Soedirman di Anjungan Jawa Timur TMII

Pelepasan Peserta Didik TK B dan Pentas Seni KB, TK Islam PB Soedirman di Anjungan Jawa Timur TMII

Pada hari ini, Selasa (30/04/2019) Kelompok Bermain (KB), dan Taman Kanak-Kanak (TK) Islam PB Soedirman mengadakan pelepasan Peserta Didik Kelompok B dan Pentas Seni (Pensi).

Setiap tahun sekolah kami rutin mengadakan kegiatan pada penghujung tahun ajaran untuk peserta didik TK B yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, yaitu Sekolah Dasar.

Pada tahun ini sekolah kami yang telah berusia 43 tahun ini meluluskan 73 peserta didiknya. Selama setahun ini mereka belajar pada 3 kelas yang berbeda, ada yang di B1, B2 dan B3.

Pada hari ini adalah acara pelepasan mereka. Bukan wisuda, hanya acara pertunjukan keterampilan mereka dalam bidang agama dan seni sebagai tanda kesiapan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Sebagaimana yang di amanatkan dalam Undang – Udang Pendidikan NO 20 Tahun 2003 :

“Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan
rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.

Video Profil KB,TK Islam PB Soedirman

Pada acara prosesi pelapasan yang diselenggarakan di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII) tersebut, mereka menampilkan kemampuan menghafal surat-surat Alqur’an pada juz 30, melantunkan Asmaul Husna, dan menyanyikan lagu Mars TK Islam PB Soedirman, Laskar Soedirman, dan Harta yang Berharga.

Selesai mereka menampilkan keterampilan yang telah dikuasainya, mereka satu persatu mendapatkan mendali dari Ibu Kepala Sekolah sebagai tanda bahwa mereka telah siap untuk menempuh pendidikan selanjutnya.

Sebelum nya, pada sambutannya Ibu Fricorina Sandrawati, S.Si,M.Pd menyampaikan pesan kepada peserta didik TK B untuk terus belajar agar dapat mencapai cita-cita, dan membuat bangga Ayah dan bunda.

Setelah prosesi pelepasan kelompok TK B, acara dilanjutkan dengan pertunjukkan Drama Musikal yang mengangkat tema
“Sejarah Perjuangan Sang Pahlawan Pendidikan Ki Hajar Dewantara”.

Drama musikal tersebut merupakan bentuk karya yang menunjukkan perkembangan seni dan bermain peran anak, adapun tema Ki Hajar Dewantara sebagai bentuk memperingati hari pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei nanti.

Ki Hajar Dewantara merupakan tokoh pendidikan Indonesia dan juga seorang Pahhlawan Nasional. Beliau terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat yang kemudian dikenal dengan Ki Hadjar Dewantara. 2 Mei adalah tanggal kelahirannya, yang diperingati sebagai hari Pendidikan Nasional.

Peserta didik KB yang terdiri dari dua kelas, TK A yang terdiri dari 3 kelas, secara bergantian tampil menunjukkan kemampuannya dalam bidang seni dan bermain peran hingga membentuk rangkaian cerita perjalanan perjuangan Ki Hajar Dewantara.

Pada akhir drama peserta didik TK B kembali tampil menunjukkan kemampuannya bergerak mengikuti irama musik yang berjudul ” Meraih Bintang”. Dengan berakhirnya penampilan ini maka berakhirlah kegiatan pentas seni ini.

Pelepasan peserta didik TK B Islam PB Soedirman dan Pentas Seni di Anjungan Jawa Timur TMII  telah berakhir, namun meneruskan perjuangan Ki Hajar Dewantara tidak akan pernah berakhir.

Tim Drumband Gita Bahana TK Islam PB Soedirman Mendapatkan Penghargaan di Kids Band Festival Piala Presiden 2019

Tim Drumband Gita Bahana TK Islam PB Soedirman Mendapatkan Penghargaan di Kids Band Festival Piala Presiden 2019

Pada hari ini, Ahad 07 April 2019, TK Islam PB Soedirman mengikuti Festival Drumband di Gelanggang Olah Raga (GOR) FOPKI Cibubur Jakarta Timur.

Dewan guru, staf, orang tua dan Kepala Sekolah ikut mendampingi tim drumband TK Islam PB Soedirman yang beranggotakan peserta didik kelompok TK B yang tiga bulan lagi akan menjadi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD).

Mereka adalah  peserta didik yang  memilih drumband sebagai kegiatan ekstrakulikuler yang mereka ikuti. Dan memang yang dapat mengikuti kegiatan ekstrakulikuler hanya kelompok B. Terkecuali ekstrakulikuler menggambar dan cinta qur’an yang dapat diikuti oleh kelompok A.

Tim dramband yang mulai berlatih sejak bulan Agustus 2018 ini bernama Gita Bahana TK Islam PB Soedirman. Sesuai dengan namanya, tim ini membuat lingkungan sekolah TK Islam PB Soedirman penuh dengan suara-suara nyanyian setiap hari Selasa dan Kamis pagi.

Pada hari ini tim drumband kebanggaan TK Islam PB Soedirman tersebut membuat GOR FOPKI bergetar oleh suara musik mereka, yang mereka tampilkan pada event Kids Band Festival Piala Presiden (KBF).

Ada 23 tim drumband usia TK dari berbagai daerah  yang mengikuti festival tahunan tersebut. Mereka semua berusaha menampilkan potensi terbaik mereka dalam bermain musik drumband.

Alhamdulillah, pada festival tahun ini Gita Bahana TK Islam PB Soedirman mendapatkan penghargaan karena masuk 10 besar tim drumband terbaik  untuk kategori konser.

Di tempat yang sama juga pada hari Sabtu lalu, 30 Maret 2019, Tim dengan dewan pelatih Kak Rahmat, Kak Mufti dan Kak Putri ini juga masuk 10 besar pada Festival Drumband Marching in Harmony.

Peserta Didik TK B Islam PB Soedirman Mengikuti Porseni Loketa Tingkat Kecamatan dan Berprestasi

Peserta Didik TK B Islam PB Soedirman Mengikuti Porseni Loketa Tingkat Kecamatan dan Berprestasi

Pada hari ini, Selasa (05 Maret 2019) hujan turun sejak dini hari hingga menambah kesejukan udara pada pagi hari. Semua orang menuju tempat beraktifitas dibawah guyuran air hujan. Tidak terkecuali peserta didik dan Guru TK Islam PB Soedirman.

Jam 06.00 WIB hujan masih turun dan dilingkungan Sekolah TK Islam PB Soedirman sudah berdatangan para peserta didik beserta orang tua nya.

Para peserta didik datang dengan beraneka ragam busana. Ada yang berbusana muslim putih – putih, ada yang menggunakan seragam olahraga, ada yang berbusana jas seperti grup penyanyi klasik, berseragam polisi, tentara dan suster,  dan ada yang berbusana daerah.

Setiap orang tua peserta didik yang hadir diberikan tiket masuk ke Taman Mini Indonesia Indah dan Keong Mas oleh Guru yang membimbing anak mereka.

Hujan telah berhenti dan jam dinding sekolah telah menunjukkan jam 07.30 WIB. Seluruh peserta didik, yang merupakan Kelompok TK B, telah berkumpul diaula dan siap berangkat menuju tempat yang dituju, yaitu Keong MasTaman Mini Indonesia Indah.

Di tempat tersebut mereka akan mengikuti kegiatan lomba Pekan olahraga dan seni (PORSENI) dan lomba keterampilan agama (LOKETA)  yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak – Kanak (IGTK)  Kecamatan Pasar Rebo.

Peserta didik TK B mengikuti beberapa lomba yang ada, diantaranya : adzan, sholat, doa harian, hafalan surat pendek Alqur’an, senam, menari, puitisasi, bola keranjang, mewarnai, menyusun gelas dan bola sewarna.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan perkembangan nilai – nilai agama dan moral, dan juga sosial emosional anak, sesuai dengan tema yang di usung oleh panitia yaitu “Dengan Festival Porseni dan Loketa Taman Kanak – Kanak Kita Jalan Keakraban dan Sportivitas Anak Usia Dini”.

Alhamdulillah, pada kegiatan tahunan tersebut peserta didik TK Islam PB Soedirman mendapatkan juara, di antara nya :

1.Surat pendek harapan 1
2.Doa harian harapan 3
3.Peragaan sholat harapan 1
4.Menyanyi juara 2
5.Menari juara 2
6.Puitisasi juara 3
7. Senam Juara 2

Dengan demikian peserta didik TK Islam PB Soedirman akan kembali mengikuti lomba – lomba tersebut pada Porseni dan loketa tingkat Kota yang akan diselenggarakan tanggal 30 Maret 2019.

“Alhamdulillah untuk pencapaian seluruh prestasi anak – anak hari ini.Terima kasih untuk ibu dan bapak guru yg sudah bekerja keras melatih anak2. Juga terima kasih untuk koordinator kegiatan.Sukses terus untuk TK Soedirman”. Ucap Ibu Kepala Sekolah, Fri Corina Sandrawati,M.Pd kepada seluruh tim sekolah

Bermain Sambil Berkreasi Bersama Nenek dan Mamah di Sekolah

Bermain Sambil Berkreasi Bersama Nenek dan Mamah di Sekolah

Bermain merupakan kegiatan yang sangat digemari oleh anak usia dini. Bagi mereka bermain adalah kebutuhan. Sama seperti  berkerja pada orang dewasa, tanpa berkerja kehidupan orang dewasa tidak akan berarti. Begitu juga dengan anak, tanpa bermain kehidupan mereka kurang berarti.

Dengan bermain, seorang anak akan memperoleh pengetahuan barusemua dan  aspek perkembangan mereka dapat terstimulus dengan baik. Jika mereka bermainnya bersama dengan teman – teman sebayanya, maka perkembangan sosial emosionalnya dapat terstimulus dengan baik .

Oleh karena itu, para pendidik dan orang tua dapat memanfaatkan kegiatan bermain anak untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman baru. Dengan kata lain, anak bermain sambil belajar. Bahkan, dapat mengajak mereka berkreatifitas sambil bermain. Anak akan sangat senang, apalagi jika bentuk kreasinya yang mereka gemari.

Dan akan menjadi pengalaman yang berkesan  bagi mereka, terekam kuat pada akal bawah sadar mereka dan menjadi satu pembelajaran yang bermakna, ketika yang mengajak mereka bermain sambil berkreasi adalah orang tua mereka sendiri.

Seperti yang di alami oleh peserta didik KB dan TK Islam PB Soedirman pada kegiatan Guru tamu. Mereka mendapat pengalaman bermain sambil berkreasi yang istimewa dari tamu istimewa  mereka pada program Guru tamu tersebut.

Berikut tamu istimewa KB dan TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

KB  : Pada pekan ini, yang menjadi tamu istimewa Kelompok Bermain adalah Nenek nya La Ode Muhammad Raihan Khairi Bay. Nenek yang bernama Hj.Lilis Sopiah ini, mengajak La Ode dan teman – teman nya berkreasi menghias donat dengan krim mocca dan mesis coklat. La Ode dan teman – teman nya sangat antusias mengikuti arahan dan bimbingan sang Nenek.

Nenek La Ode Bersama Kelompok Bermain

TK B1 : Yang menjadi tamu istimewa B1 pada kesempatan istimewa ini adalah Mamahnya Khaira. Mamah yang bernama Anjar Tri Astuti ini, mengajak Khaira dan teman – teman nya berkreasi membuat tempat pensil. Dengan bahan kardus, foam stiek dan pita, Khaira dan teman – temannya sangat semangat berkreasi bersama tamu istimewa mereka.

Mamah Khaira Bersama TK B1

TK  B2 : Tamu istimewa B2 pada kesempatan istimewa ini adalah Mamahnya Aftan. Dengan ditemani adiknya Aftan, Mamah yang bernama Sofi ini, mengajak Aftan dan teman – teman nya berkreasi membuat gelang warna – warni. Dengan bahan sedotan aneka warna, gunting dan benang, Aftan dan teman – teman nya sangat semangat berkreasi bersama tamu istimewa mereka.

Mamah Aftan Bersama TK B2

TK  B3 :  Tamu istimewa B3 pada kesempatan istimewa ini adalah Mamah nya Amel. Mamah yang bernama Kaswiarti ini, mengajak Amel dan teman – teman nya bermain Puzzle huruf, binatang, geometri dan sayur – sayuran. Setiap anak mendapatkan puzzle sesuai dengan nomor yang mereka peroleh. Selain bermain permainan edukatif ini, Amel dan teman – temannya juga mendapatkan informasi tentang  bentuk geometri, manfaat makan sayur dan bermain puzzle dari tamu istimewa mereka.

Mamah Amel Bersama TK B3

Terimakasih Nenek dan Mamah – Mamah yang telah meluangkan waktunya untuk mengajak anak – anak bermain sambil berkreasi, hingga mereka sangat senang dan memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

Pekan Ketujuh Belas 

Pekan Kedelapan Belas

Pekan Kesembilan Belas

Pekan Kedua puluh

Kunjungan Edukatif KB, TPA Islam PB Soedirman Ke Jakarta Aquarium

Kunjungan Edukatif KB, TPA Islam PB Soedirman Ke Jakarta Aquarium

Pada hari Kamis, 21 Februari 2019, peserta didik Kelompok Bermain (KB) dan Tempat Penitipan Anak (TPA) Islam PB Soedirman melakukan kunjungan edukatif ke Jakarta Aquarium, Jakarta Barat.

Pada kegiatan tersebut mereka di perkenalkan dengan beraneka hewan air dan darat. Harapan nya, dengan mengenal sejak usia dini akan tumbuh kecintaan mereka pada mahluk ciptaan Alloh swt, sehingga kelak mereka ikut melestarikan keberadaan hewan – hewan, terutama yang hampir punah.

Dengan di pandu oleh Guide, mereka beserta Guru dan orang tua yang ikut mendampingi nya, berkeliling area Jakarta Aquarium untuk melihat berbagai jenis ikan, mulai dari ikan yang berada didalam aqurium yang dikelilingi hutan mangrove, aquarium dibawah lantai dan kolam besar berisi berbagai jenis ikan mulai dari ikan pari, ikan hiu kecil, ikan ekor kuning, dan yang lainnya.

Bukan hanya ikan sebagai hewan air. Mereka juga berjumpa dengan hewan darat, seperti Iguana dan Berang – berang. Dan bukan sekadar melihat, mereka juga berfoto bersama kedua hewan tersebut.

Pada lembaga konservasi yang merupakan bagian dari Taman Safari Indonesia Cisarua Bogor yang bekerjasama dengan Aquaria KLCC (Kuala Lumpur Malaysia) ini, peserta didik KB dan TPA Islam PB Soedirman bukan sekadar melihat biota laut. Namun, mereka juga dapat menyentuh nya. Seperti, bintang laut dan penyu yang mereka temui.

Setelah mereka melihat – lihat berbagai hewan laut dan darat yang ada, berfoto bersama dan menyaksikan pertunjukkan ikan hiu. Mereka di ajak untuk menonton dengan 5 dimensi.

Pada kegiatan menonton ini, mereka masuk ke dalam ruangan yang membuat mereka merasa seperti berada didalam kapal selam sungguhan yang membawa mereka melihat – lihat pemandangan didalam laut dan bertemu dengan berbagai jenis ikan. Dan petualangan didasar laut tersebut berakhir dengan serangan ikan hiu  yang membuat kaca kapal pecah disertai dengan cipratan air. Kejadian tersebut seakan – akan nyata mereka rasakan, padahal itu hanya karena pengaruh 5 dimensi/

Setelah itu, sebelum kembali ke sekolah mereka menyaksikan pertunjukkan putri duyung “Pearl Of The South Sea”

Alhamdulillah, anak – anak KB dan TPA sangat menikmati kegiatan kunjungan edukasi ini. Mereka memperoleh ilmu dan pengalaman baru sesuai dengan perkembangannya.

Aspek perkembangan Nilai – Nilai Agama, Sosial Emosional, Kognitif, Bahasa, Fisik Motorik dan Seni mereka terstimulus pada rangkaian kegiatan yang mereka ikuti selama berada di lantai LG 101 – LGM 101 Mall Neo Soho, kawasan Podomoro City yang terhubung dengan mall Central Park tersebut.

Baca : Fieldtrip TK Islam PB Soedirman Ke Taman Safari

Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini Ada Yang Teristimewa Untuk A1

Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini Ada Yang Teristimewa Untuk A1

Kegiatan Guru tamu TK Islam PB Soedirman pada pekan ini sangat berbeda dari biasa nya. Dikarenakan pada pekan ini TK A dan B telah mengadakan kegiatan Fieldtrip ke Taman Safari Indonesia.

Pada kegiatan Fieldtrip tersebut, orang tua ikut membersamai anak nya. Mereka membimbing  dari berangkat, saat di Taman Safari, hingga kembali ke sekolah dan rumah.

Oleh karena itu, pada pekan ini kegiatan Guru tamu di tiadakan. Karena telah tergantikan oleh kegiatan Fieldtrp yang turut melibatkan orang tua sehari penuh.

Namun, di luar dugaan ternyata ada juga orang tua yang hadir ke sekolah untuk menjadi Tamu Istemewa di kegiatan Guru tamu. Satu orang tua peserta didik TK B3 dan satu lagi dari TK A1.

Yang menjadi Tamu Istimewa di kelas B3 adalah Mamah nya Arsya. Pada kesempatan yang istimewa ini, Mamah yang bernama Kharisma Juang ini mengajak Arsya dan teman – teman nya berkreasi membuat kendaraan dari kertas.

Arsya dan teman – teman nya sangat antusias membuat kendaraan yang mereka sukai. Mereka bebas memilih warna kertas dan gambar kendaraan yang di sediakan untuk mereka berkreasi.

Mamah Arsya Bersama TK B3

Setelah kendaraan yang mereka inginkan jadi, mereka sangat senang dan langsung memainkan nya. Bukan hanya anak laki – laki, anak perempuan yang identik dengan hobi bermain boneka pun  ikut senang memainkan nya.

Ada pun yang menjadi Tamu Istimewa di kelas TK A1 adalah orang tua nya Zola. Mereka berdua hadir untuk berbagi cerita kepada Zola dan teman – teman nya. Dan istimewa nya, yang bercerita adalah Ayah nya Zola.

Ayah Zola bercerita tentang “Umi Kucingku”. Bunda nya Zola ikut mendampingi. Dan Zola beserta teman – teman nya sangat antusias menyimak.

Dan yang teristimewa nya, hari itu merupakan hari ulang tahun nya Zola yang ke 5. Karena nya, sebagai rasa syukur kepada Alloh swt, pada hari itu Zola, Ayah dan Bunda nya berbagi rizki kepada anak – anak A1 dan Ibu Guru.

Ayah Zola Sedang Bercerita

Sudah tentu, anak – anak A1 sangat gembira karena mereka mendapatkan ilmu, pengalaman istimewa dan juga mendapatkan rizki berupa bingkisan dari Zola dan Ayah Bunda nya.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Terimakasih Ayah, Bunda Zola dan Mamah Arsya yang telah menyempatkan waktu untuk menjadi Tamu Istimewa pada pekan yang istimewa ini.

Dan untuk Zola, barakalloh. Semoga tambah sholehah, cerdas, sehat selalu, terkabul cita – cita nya dan menjadi anak yang berguna untuk orang tua, masyarakat, bangsa dan Negara. Aamin.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

Pekan Ketujuh Belas 

Pekan Kedelapan Belas

Fieldtrip TK Islam PB Soedirman Ke Taman Safari, Lancar Perjalanannya. Terimakasih Pak Polisi

Fieldtrip TK Islam PB Soedirman Ke Taman Safari, Lancar Perjalanannya. Terimakasih Pak Polisi

Pada hari Rabu (13/02/2019) di saat matahari belum menampakkan dirinya, lapangan parkir Yayasan Masjid PB Soedirman telah berbaris enam buah bis besar. Dan didalam  unit Pendidikan Taman Kanak – Kanak telah ada beberapa orang Guru dan karyawan yang sibuk seperti tuan rumah yang ingin hajatan.

Terdengar sayup – sayup suara mereka ditengah sejuknya udara pagi hari yang masih menunggu datang nya sang matahari yang menerangi nya. Terlihat beberapa orang Guru dan karyawan membawa bungkusan dan ada juga yang membawa kardus minuman menuju ke enam bis yang ada dilapangan parkir.

Tidak lama kemudian terlihat beberapa anak kecil bersama ibu mereka memasuki pekarangan tempat biasa anak – anak TK Islam PB Soedirman bermain. Mereka datang membawa tas yang ukuran nya berbeda dari biasanya. Setelah mereka mengucap salam dan bersalaman dengan Guru yang ada, anak – anak itu bermain perosotan yang biasa mereka gunakan.

Perlahan sang matahari mulai menampakkan diri nya, cahaya nya pun berangsur memperjelas tampilan benda mati dan hidup yang ada di lingkungan Yayasan Masjid PB Soedirman. Suara anak – anak pun bertambah ramai, begitu juga dengan suara orang tua yang mendampingi mereka.

Bis – bis yang berada di lapangan pun mulai terlihat jelas bentuk dan warna biru nya yang menyerupai warna langit saat cuaca cerah. Dan disekitar nya mulai berbaris mobil – mobil yang biasa parkir dan beberapa kendaraan melaju di depan mereka . Gaduh suara mesin kendaraan dan suara klakson pun ikut ramai menyambut sinar matahari yang semakin menyinari lapangan parkir dan spanduk  di setiap bis.

Dimana pada setiap bis telah tertempel spanduk  yang bertuliskan “Rekreasi Ke Taman Safari Indonesia, Rombongan TK Islam PB Soedirman” . Dan pada setiap sisi jendela nya tertulis Nomor Bis dan Kelas yang menaiki bis tersebut.

Sinar matahari memberikan jawaban atas pertanyaan setiap orang yang melintas dilapangan parkir itu. Jawabanya adalah pada hari itu TK Islam PB Soedirman  berekreasi ke Taman Safari Indonesia yang berada di daerah puncak,Jawa Barat.

Kegiatan rekreasi tersebut biasa disebut “Fieldtrip” dan rutin dilakukan setiap tahun dengan tempat yang berbeda.

Perlahan sinar matahari mulai memasuki ruangan aula tidak bertembok yang ada ditengah gedung sekolah TK Soedirman sehingga jam dinding yang menempel pada salah satu tiangnya terlihat jelas jarum pendeknya sedikit melewati angka enam dan jarum panjang nya tepat ada di angka enam. Yang berarti  jam telah menunjukkan 06.30 Waktu Indonesia Barat.

Tidak lama kemudian suara bel sekolah berbunyi, yang menandakan seluruh anak – anak yang tidak lain adalah peserta didik TK Soedirman untuk segera berkumpul di aula untuk mendengarkan pengarahan dari Ibu Guru yang menjadi panitia Fieldtrip tahun ini. Dan sekaligus mendengarkan pengarahan dan sambutan dari Ibu Kepala Sekolah TK, yaitu Ibu Fri Corina Sandrawati,S.Si.

Setelah pengarahan dan sambutan, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Firman Mudiana Fajar,S.Pd.I yang tidak lain adalah penulis sendiri. Setelah itu, setiap Guru kelas memeriksa semua peserta didiknya untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.

Setelah semua siap, seluruh peserta didik dan orang tua  bergerak dengan tertib menuju bis yang telah ditentukan. Saat memasuki bis pun mereka memasukinya dengan tertib. Dalam waktu singkat bis yang didepannya telah ada mobil Polisi Pengawal telah terisi penuh.

Bis – Bis dan Mobil Pengawal Yang Membawa TK Islam PB Soedirman Fieldtrip

Setelah melalui sedikit hambatan, yaitu adanya peserta yang belum hadir, akhirnya tepat jam 07.30 bis bergerak mengikuti mobil Polisi Pengawal yang di atasnya berkelap – kelip lampu biru yang diiringi dengan suara sirine. Maka barisan bis tersebut mirip bis – bis militer yang ada mobil pengawal didepannya.

Alhamdulillah setelah melalui antrian kendaraan lain, beberapa lampu merah, tikungan, jalan yang menanjak, jalan yang menurun dan kelokan akhirnya pada jam 09.10 rombongan bis TK Islam PB Soedirman tiba di Taman Safari Indonesia. Udara nya yang  sejuk menyentuh permukaan hingga kedalam tubuh, hingga membuat tubuh bereaksi untuk mengeluarkan urin. Sehingga hampir semua penumpang bis keluar menuju toilet yang telah penuh oleh para pengunjung, antrian nya menyerupai antrian dipintu bioskop.

Setelah melakukan registrasi dan seluruh rombongan telah memakai gelang ditangan mereka, semua bis bergerak menuju tempat – tempat hewan beraktifitas di Taman Safari. Rindang nya pepohonan dan sejuk nya udara membuat suasana terasa didalam hutan.

Suasana tersebut semakin terasa dengan terlihatnya hewan – hewan yang ada di sepanjang jalan yang dilalui oleh rombongan. Mulai dari hewan yang ramah, lucu, hingga hewan buas di temui sepanjang jalan. Dan setiap melihat hewan, peserta didik sangat senang melihatnya hingga udara dalam bis penuh dengan suara riang mereka.

Perjalanan yang berlangusung selama 45 menit itu dan sepanjang perjalanan melihat berbagai jenis hewan baik dari dalam negeri maupun luar negeri, disebut “Safari Jouerney”.

Salah Satu Jenis Hewan Yang Mereka Lihat

Setelah menyusuri jalan yang menanjak, menurun, berair dan disamping kanan dan kiri nya penuh dengan pohon dan rumput hijau, akhirnya rombongan tiba dilapangan parkir A yang disitu ada beberapa  gajah dan unta  yang siap ditunggangi oleh para pengunjung.

Dari tempat itu rombongan menuju  ke lokasi pertunjukan edukatif, yaitu Various Animal Show. Di kegiatan tersebut, rombongan diperlihatkan dan diperkenalkan beberapa jenis hewan yang ada di Taman Safari. Dan juga menyaksikan kecerdasan beberapa hewan, seperti burung kakatua, anjing, domba , sejenis musang dan beberapa hewan lainnya yang tidak buas. Salah satu hewan cerdas yang mereka saksikan adalah seekor burung kakatua yang dapat berbicara dan mengambil uang yang ada pada tangan pengunjung dengan paruhnya.

Setelah acara Various Animal Show jam sudah menunjukkan waktu sholat dzuhur untuk daerah Bogor dan sekitarnya. Namun, karena panitia sudah menyiapkan menu makan siang, maka selesai acara tersebut seluruh rombongan menikmati makan siang bersama.

Beberapa Peserta Didik Sedang Makan Bersama Orang Tua Mereka

Setelah jasmani mereka terisi, rasa lapar telah hilang, mereka semua bergerak menuju Masjid untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu Sholat dzhur. Dikarenakan mereka sedang melakukan perjalanan yang terhitung jauh. Maka mereka melaksanakan Sholatnya dengan di jama qoshor, yaitu sholat dzuhur dan ashar digabung dalam satu waktu dan dilaksanakan masing – masing dua roka’at.

Sejuk nya air pegunungan membuat kulit hingga hati tersejuki dan melunturkan kepenatan yang ada. Ditambah dengan suasana udara sekitar yang sejuk dan mendung. Serta lembut nya belaian angin yang menggerakkan daun pepohonan yang ada  disekitar Masjid. Hingga kesemuanya itu menambah kekhusuan Sholat mereka.

Setelah melaksanakan Sholat, beberapa rombongan menyaksikan pertunjukkan harimau. Sebuah acara yang menampilkan dua ekor harimau, satu berwarna putih dan yang satu berwarna kuning. Kedua nya menunjukkan kemampuan yang diluar pengetahuan para pengunjung. Salah satunya, kemampuan memanjat pohon  yang menjulang tinggi dan melompat jauh.

Setelah itu, rombongan berpencar. Ada yang menyaksikan pertunjukkan burung, ada juga yang menikmati wahana permainan yang ada. Termasuk Bapak dan Ibu Guru nya pun ikut menaiki wahana permainan yang ada.

 

Beberapa Guru Menikmati Wahana Permainan
Beberapa Peserta Didik Sedang Menikmati Wahana Permainan

Pada kegiatan di Taman Safari ini banyak pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh oleh peserta didik. Dan aspek – aspek perkembangan mereka pun terstimulus dengan baik, terutama aspek perkembangan fisik motorik.

Aspek perkembangan kognitif mereka pun memperoleh banyak pengetahuan baru, salah satunya tentang nama – nama hewan dan bentuk fisiknya. Disinilah nilai manfaat nya dari sebuah rekreasi yang diikuti oleh peserta didik. Mereka mendapatkan pengetahuan dengan menyaksikan langsung, mereka melihat bentuk aslinya, bukan cuma sekadar melihat gambar atau mendengar perkataan saja.

Aspek nilai – nilai Agama dan moral mereka pun terasah dengan baik melalui melihat langsung aneka mahluk ciptaan Alloh SWT.

Dalam perjalanan pun mereka menemukan kosa kata baru yang menambah tabungan kata di dalam memori bahasa mereka. Interaksi mereka dengan sesama pengunjung pun mengasah kemampuan interaksi sosial, kecerdasan interpersonal dan intrapersonal mereka. Emosi mereka pun terlatih, terutama saat mereka mengantri untuk menaiki wahana permainan yang ada.

Saat itu sinar matahari tertutup oleh awan tebal ke abu – abuan, sehingga suasana seperti menjelang magrib meski waktu baru menunjukkan jam 14.45. Di tengah hembusan angin terdengar suara yang memberitahukan rombongan dari TK Islam PB Soedirman Cijantung untuk segera menuju bis.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Maka rombongan pun bergerak menuju lokasi parkir G tempat bis – bis menunggu. Berangsur – angsur bis yang sabar menunggu rombongan akhirnya pada jam 15.45 telah terisi penuh dan siap berangkat menuju lokasi berikut nya, yaitu Cimory.

Perjalanan menuju Cimory macet, namun rombongan bis dapat melewati nya dengan lancar dikarenakan mobil Polisi pengawal masih memandu perjalanan tersebut dengan baik.

Di cimory ini lah semua rombongan berbelanja buah tangan. Ada juga yang hanya sekadar  menyicipi es krim dan makanan yang ada. Hingga jam 17.20 mereka kembali kedalam bis untuk melanjutkan perjalanan pulang ke sekolah.

Alhamdulillah, setelah melewati barisan mobil dan antrian motor, melewati jalan yang menurun dan berkelok, perempatan dsn lampu merah, tepat saat adzan magrib berkumandang bis – bis telah memasuki lapangan parkir Yayasan PB Soedirman.

Dikegelapan yang dipenuhi oleh kelap – kelip cahaya lampu kendaraan yang ada, lapangan parkir dipenuhi suara ucapan terimakasih dan salam berpamitan sebagai tanda berakhirnya kegiatan Fiedtrip TK Islam PB Soedirman pada tahun ini.

Terimakasih Ayah, Bunda yang telah menyertai Fieldtrip Ananda dan teman – temannya.

Terimakasih juga untuk Bapak Polisi yang telah memandu perjalanan Fieldtrip TK Islam PB Soedirman hingga perjalanan nya lancar dan aman.

Pekan Ini Ada Yang Sangat Istimewa Pada Tamu Istimewa KB, TK Islam PB Soedirman

Pekan Ini Ada Yang Sangat Istimewa Pada Tamu Istimewa KB, TK Islam PB Soedirman

Alhamdulillah, kegiatan Guru tamu pada pekan ini terlaksana kembali dan ada yang berbeda pada salah satu kelas. Perbedaan itu menjadikan hari tersebut sebagai waktu yang sangat istimewa, terutama untuk Ananda yang orang tua nya menjadi tamu istemewa di kelas tersebut.

Biasa nya program Guru tamu di setiap kelas di hadiri oleh satu orang tua peserta didik. Dan biasanya juga yang hadir adalah Mamah, sangat jarang ada Papah yang hadir menjadi Guru tamu.

Karena kita tahu, Mayoritas Mamah memiliki waktu yang cukup untuk anak nya, bahkan bisa lebih banyak waktu nya bagi yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga. Sementara Papah waktunya lebih banyak untuk mencari rizki. Maka, ketika ada Papah yang hadir menjadi tamu istimewa, itu merupakan sesuatu yang istimewa sekali untuk Ananda dan juga teman – teman nya.

Dan akan menjadi sangat istimewa jika Mamah dan Papah dapat hadir bersama ke sekolah, masuk kedalam kelas menjadi tamu istimewa. Yang biasanya tampil bersama didepan anak hanya dirumah, itupun mungkin tidak setiap hari, kali ini bisa tampil bersama didepan Ananda dan teman – teman nya, tentu menjadi hari yang sangat istimewa bagi Ananda.

Ananda yang merasakan hal yang sangat istimewa tersebut adalah Ananda Thania, peserta didik TK B2. Yang pada pekan ini kedua orang tua nya hadir bersama kesekolah menjadi tamu istimewa untuk Thania dan teman – teman nya di dalam kelas.

Kedua orang tua Thania sebagai tamu istimewa pekan ini memberikan pengalaman literasi kepada peserta didik TK B2. Papah nya membacakan buku cerita dan Thania beserta teman – teman nya menyimak cerita tersebut dengan melihat buku yang sudah di bagikan oleh Papah dan Mamah nya Thania sebelum mereka membacakan buku cerita.

Biasanya orang tua membacakan buku cerita untuk anak di rumah saat menjelang tidur atau saat santai keluarga. Itupun hanya Mamah sendiri, atau jika sempat Papah yang membacakan nya, itupun juga sendiri. Sangat jarang kedua nya dapat membacakan buku cerita bersama.

Sementara ini Mamah dan Papah nya Thania hadir kesekolah membacakan buku cerita untuk Thania dan teman – teman nya. Sangat jarang sekali terjadi seperti itu. Karena biasa nya orang tua bersama kesekolah saat daftar sekolah saja atau saat mengambil rapot, itupun juga jarang.

Semoga orang tua yang lain di beri kesempatan oleh Alloh untuk dapat hadir kesekolah menjadi tamu istimewa untuk Ananda dan teman – teman nya. Atau setidak nya dapat berdua ketika mengambil rapot Ananda.

Namun yang pasti kehadiran kedua orang tua dimana pun dan kapan pun dalam rangka membersamai tumbuh kembang Ananda merupakan sesuatu yang sangat berharga untuk Ananda.

Dan pihak sekolah sangat mengapresiasi orang tua, baik Mamah atau Papah, atau kedua nya yang telah meluangkan waktunya untuk hadir kesekolah menjadi tamu istimewa untuk Ananda dan teman – teman nya.

Berikut tamu istimewa TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

KB  : Tamu istimewa Kelompok Bermain pada pekan ini adalah Mamah nya Tengku Zhafran Alkhalifi Nizam. Mamah yang bernama  Sari Vica ini memberikan Kelompok Bermain pengalaman istimewa berkreasi membuat mainan kupu – kupu dari karton dan permen lollipip.

Permen sebagai badan nya kupu – kupu, dan sayap nya dari kertas karton. Kelompok Bermain sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Mamah Zafran Bersama Kelompok Bermain

TK  A1  : Tamu istimewa Kelompok A1 pada pekan ini adalah Mamah nya Ahsan. Dengan menggunakan bahan kertas alas kue, lem dan spidol, Mamah Ahsan memberikan pengalaman istimewa kepada Ahsan dan teman – teman nya berkreasi membuat  boneka peri.

Mamah Ahsan Bersama TK A1

TK  A2  : Tamu istimewa kelompok A2 pada pekan ini adalah Mamah nya Shakira. Mamah yang bernama Silvia Febridon ini memberikan pengalaman literasi istimewa kepada Shakira dan teman – teman nya yaitu membacakan buku cerita “Malin Kundang”.

Mamah Shakira Bersama TK A2

TK  B1  : Tamu istimewa kelompok B1 pada pekan ini adalah Bunda nya Alde. Bunda yang bernama Sabrina Hawarin ini memberikan pengalaman istimewa kepada Alde dan teman – teman nya berupa berkreasi menghias donut dan juga pengalaman literasi yaitu membuat surat untuk Mamah.

Unik nya surat tersebut berbentuk jari mereka. Yang kemudian ditempel pada cup donut yang telah mereka hias.

Bunda Alde Bersama TK B1

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

TK  B2  :  Tamu istimewa kelompok B2 pada pekan ini adalah Papah dan Mamah nya Thania. Mereka berdua memberikan pengalaman literasi yang istimewa kepada Thania dan teman – teman nya dengan membacakan buku cerita dan juga membagikan  buku cerita.

Papah yang bernama Indra Jumaidi itu membacakan buku cerita tentang “Lutung dan Puteri Raja”. Mamah nya yang bernama Elmi Yana, membantu mengkondisikan anak – anak dan membagikan susu kotak sebagai hadiah kepada anak – anak B2.

Papah dan Mamah Thania Bersama TK B2

TK  B3  : Tamu istimewa kelompok B3 pada pekan ini adalah Mamah nya Daundra. Mamah yang bernama Fitri Hariyanti ini memberikan pengalaman istimewa kepada Daundra dan teman – teman nya berkreasi membuat Paper Craft Animals, dengan sangat antusias Kelompok B3 melipat kertas hingga berbentuk Animal.

Mamah Daundra Bersama TK B3

Terimakasih Papah, Mamah dan Bunda sekalian yang pada pekan ini telah hadir kesekolah menjadi tamu istimewa untuk Ananda dan teman – teman nya hingga menghadirkan keistimewaan dihati anak – anak KB dan TK Islam PB Soedirman.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

Pekan Ketujuh Belas 

Bukan Mainan Yang Membuat Anak – Anak Bahagia, Tamu Istimewa KB & TK Islam PB Soedirman Ini Buktinya

Bukan Mainan Yang Membuat Anak – Anak Bahagia, Tamu Istimewa KB & TK Islam PB Soedirman Ini Buktinya

Sebuah mainan memang menyenangkan anak. Tetapi, tidak dapat membahagiakan anak. Bahkan, bisa membuat nya menderita.

Dunia anak memang lah bermain. Bagi mereka, bermain seperti berkerja pada orang dewasa. Bermain tidak dapat di pisahkan dari mereka.

Dengan bermain, seorang anak dapat menggali banyak pengetahuan dan mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka. Dengan nya, seorang anak juga akan memperoleh kebahagiaan.

Seperti orang dewasa, yang juga akan merasakan kebahagiaan dalam hati nya setelah selesai melakukan suatu perkerjaan yang menjadi kewajiban nya.

Semua orang tua mengetahui tentang perlu nya bermain bagi anak tersebut. Sehingga mereka menyediakan fasilitas bermain untuk anak – anak mereka. Mulai dari membelikan mainan yang sesuai untuk anak, hingga ada yang memberikan sesuatu yang bukan dan tidak aman untuk  di mainkan oleh anak, seperti gadget.

Dengan memberikan mainan kepada anak, sebagian orang tua merasa  sudah cukup memberikan perhatian kepada anak nya. Sehingga mereka pun nyaman berkerja, tanpa perlu lagi memberikan perhatian yang lain. Seperti, bermain bersama anak, membacakan buku atau sekadar mengobrol santai, mendengarkan ocehan sang buah hati.

Para orang tua yang demikian itu, yang diketahui nya hanya lah mainan saja sebagai bentuk perhatian yang perlu di berikan untuk membahagiakan anak. Cukup dengan di beri mainan seorang anak sudah bahagia dan besar nya nanti juga akan bahagia sehingga tidak bersifat ke kanak – kanakan.

Betulkah demikian, cukup dengan di berikan mainan seorang anak  dapat bahagia dan tumbuh dewasa dengan bahagia ?

Republika, pada tahun 2014 silam memberitakan, bahwa Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Heryawan kaget dengan banyak nya anak yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tua mereka, hingga mereka melakukan pelanggaran hukum.

Hal tersebut terungkap dari data yang didapatnya, dimana sebanyak 75 persen penghuni lapas yang sudah divonis hukuman seumur hidup ternyata pada masa kecilnya tidak mendapatkan kasih sayang dari ayah nya.

Sedangkan, sebanyak 92 pesen pengguna narkoba juga anak-anak yang kurang kasih sayang dari orang tua nya.

Termasuk yang bunuh diri 60 persen karena kurang perhatian dari orang tuanya. Juga, 78 persen pelaku  pemerkosaan serta pelaku tindak pidana korupsi juga seperti itu.

Itu lah data yang di ada, yang menunjukkan betapa penting dan berpengaruh nya perhatian orang tua terhadap anak – anak hingga dapat membentuk kepribadian mereka.

Perhatian yang di maksud, bukan sekadar memberikan anak fasilitas untuk bermain, seperti mobilan, boneka, robot – robotan atau gadget. Bukan itu. Melainkan, orang tua hadir di tengah – tengah anak. Mendengar kan celoteh kecil mereka. Merasakan tubuh kecil mereka bersandar, berpangku dengan penuh manja. Dan memberikan ucapan kepada anak sebagai penguat kasih sayang hingga membuat hati mereka tetap fitrah.

Telinga, mata, tubuh, akal dan hati anak menjadi tumbuh penuh kasih sayang ketika orang tua senantiasa hadir membersamai nya.

Sehingga mereka tumbuh dewasa menjadi pribadi yang baik,  memiliki cinta kasih dan teguh pendirian sebagaimana Nabi Yusuf as yang teguh pendirian nya, tidak tergoda  ketika  seorang ratu cantik mengajak nya untuk berbuat dosa, di karena kan dia teringat akan sang Ayah yang senantiasa membersamai nya pada saat beliau masih kanak – kanak.

Hadir nya orang tua merupakan kebahagiaan yang terbesar untuk anak. Kebahagiaan yang di rasa akan memperkuat fitrah dan akal mereka. Di karena kan saat usia kanak – kanak, otak mereka yang dominan berkerja adalah otak kanan, tempat nya kasih sayang berkerja.

Setiap anak pasti sangat bahagia ketika orang tua mereka membersamai aktifitas mereka. Seperti, yang sering saya temui pada peserta didik saya di sekolah, salah satu nya pada program Guru tamu. Mereka sangat bahagia ketika mengetahui orang tua mereka lah yang menjadi Guru tamu.

Anak – anak sangat bahagia ketika melihat orang tua mereka di depan kelas memberikan kegiatan seperti seorang Guru. Bukan hanya bahagia, mereka pun merasa bangga.

Padahal waktu nya hanya sebentar, tidak sampai setengah jam. Namun,kebersamaan yang singkat itu sudah bisa membuat mereka bahagia dan bangga. Dan pasti akan mereka kenang selama nya.

Alhamdulillah, pada pekan ini program Guru tamu dapat terlaksana kembali sehingga pengalaman istimewa anak – anak KB, TK Islam PB Soedirman bersama tamu istimewa mereka bertambah kuantitas dan kualitas nya di akal bawah sadar mereka. Dan tentu nya, sang anak yang orang tua nya menjadi Guru tamu sangat bahagia dan bangga.

Berikut tamu istimewa KB, TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

KB  : Tamu istimewa Kelompok Bermain pada pekan ini adalah Mamah nya Rhayyan Aqilla Aleddin. Mamah yang bernama Rabhita Cherry ini memberikan Rhayyan dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat Es Krim dari kertas origami dan stick es krim.

Mamah Rhayyan Bersama Kelompok Bermain

TK  A3 : Tamu istimewa TK A3 pada pekan ini adalah Mamah nya Rasyid. Mamah yang bernama Mutinanda Anggrelia S ini memberikan Rasyid dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat Mainan Kepala Binatang.

Mamah Radyid Bersama TK A3

TK  B1 : Tamu istimewa TK B1 pada pekan ini adalah Mamah nya Fahrezi. Mamah yang bernama Bedah Juarni ini memberikan Fahrezi dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat helikopter dari kertas origami.

Mamah Fahrezi Bersama TK B1

TK  B2  : Tamu istimewa TK B2 pada pekan ini adalah Mamah nya Arfa Fabiando. Mamah yang bernama Evy ini memberikan Arfa dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat bunga hias dengan bahan kertas warna, kulit kacang tanah dan sedotan.

Mamah Arfa Fabiando Bersama TK B2

TK  B3  :  Tamu istimewa TK B3 pada pekan ini adalah Mamah nya David. Mamah yang bernama Khaeru Nisa ini memberikan David dan teman – teman nya pengalaman istimewa membuat Kotak Serbaguna dari stik es krim.

Mamah David Bersama TK B3

Alhamdulillah, anak – anak KB, TK Islam PB Soedirman terlihat sangat bahagia dan bangga mengikuti kegiatan Guru tamu tersebut.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Melihat kebahagiaan mereka, saya jadi teringat tentang cerita seorang anak yang memiliki mainan banyak dan sekian uang, namun tidak mendapatkan kebahagiaan. Yang pada suatu malam anak tersebut bertanya kepada ayah nya yang selalu sibuk berkerja hingga tidak punya waktu untuk membersamai nya, menemani nya bermain.

“Ayah,  berapa bayaran ayah berkerja dalam satu jam di kantor ?”.

Setelah ia mengetahui bayaran ayah nya dalam satu jam. Ia meminjam uang kepada Ayah nya untuk menambahkan uang nya yang sekian itu. Dengan rasa heran sang ayah bertanya kepada nya.

” Untuk apa uang itu nak ?”.

Dengan penuh pengharapan anak tersebut menjawab. “Untuk membayar ayah bermain dengan ku, satu jam saja. Karena uang ku hanya cukup untuk membayar ayah satu jam saja. Mau kan ayah menemani ku bermain ?”.

Perkataan anak tersebut membuat hati sang ayah terhentak, hingga tubuh besar nya bergerak memeluk tubuh kecil anak nya. Dengan tetesan air mata, sang ayah meminta maaf kepada anak nya karena lebih mengutamakan perkerjaan nya hingga lupa meluangkan waktu untuk anak nya.

Wallohu’alam.

Terimakasih kepada Mamah – Mamah yang pada pekan ini telah meluangkan waktu nya untuk membersamai Ananda dan teman – teman nya di dalam kelas.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Pekan Keenam Belas 

“Yang Penting, Berani Tampil”, Kelompok B TK Islam PB Soedirman Mengikuti Lomba Kreatifitas dan Olah Raga, Hasilnya Sangat Penting.

“Yang Penting, Berani Tampil”, Kelompok B TK Islam PB Soedirman Mengikuti Lomba Kreatifitas dan Olah Raga, Hasilnya Sangat Penting.

Hari ini Sabtu, 26 Januari 2019, Peserta didik Kelompok B TK Islam PB Soedirman mengikuti kegiatan lomba kreatifitas dan olah raga yang di selenggarakan oleh SD Islam PB Soedirman.

Sebelum berangkat menuju ke lokasi lomba, yang tidak jauh dari gedung sekolah kami, semua Kelompok B yang sudah hadir di sekolah dikumpulkan di aula sekolah.

Mereka dikumpulkan guna mengecek kelengkapan personil dari masing – masing lomba, dan setelah itu dilanjutkan dengan doa dan sedikit informasi untuk peserta didik dan para orang tua yang ikut mendampingi.

“Anak – anak ikut lomba bukan untuk dapat juara, bukan untuk dapat piala, bukan itu tujuan nya, yaa mamah dan papah, anak – anak juga. Tujuan nya supaya anak – anak tambah berani untuk tampil, jadi percaya diri. Dapat juara, Alhamdulillah. Tidak dapat, Alhamdulillah sudah hebat berani tampil”

Begitu lah ucapan Ibu Siti Maesaroh, seorang Guru Senior di TK Islam PB Soedirman, saat melepas Kelompok TK B yang akan mengikuti lomba tersebut.

Sebuah ucapan yang menegaskan tujuan di ikut sertakan nya Kelompok TK B pada lomba yang diselenggarakan dalam rangka perayaan Milad ke 48 SD Islam PB Soedirman itu.

Dan ucapan tersebut pun sejalan dengan ucapan para orang tua yang ikut mendampingi. “Yang penting, berani tampil”. Begitulah perkataan yang entah berapa kali penulis mendengar nya ketika mendampingi Kelompok TK B yang mengikuti lomba adzan dan saat menyaksikan lomba futsal.

Dengan demikian, berarti orang tua dan guru sangat sepakat, bahwa kegiatan lomba yang di ikuti oleh anak – anak adalah ajang untuk melatih kepercayaan diri mereka, menstimulus kecerdasan intrapersonal dan perkembangan sosial emosional mereka. Bukan untuk memperebutkan piala yang tidak seberapa harga nya.

Dan memang, perkembangan sosial emosional setiap anak berbeda meski kelompok usia mereka sama. Ketika di ruangan lomba adzan, perbedaan perkembangan mereka terdengar sangat jelas sekali.

Ada anak yang menangis, ingin nya di dampingi oleh orang tua nya. Ada anak yang hanya maju ke depan, setelah itu lupa dengan urutan kalimat adzan nya. Ada anak yang berani maju ke depan dan berani bersuara hingga kalimat terakhir, meski ditengah nya ada kalimat – kalimat yang tidak terucap. Ada juga yang berani maju dan lantang mengumandangkan adzan nya hingga selesai. Begitulah suasana diruangan tempat pelaksanaan lomba adzan yang penulis dengar dari balik pintu.

3 Muadzin TK B Islam PB Soedirman Saat Berlaga Di hadapan Dewan Juri

Dari ruangan lain pun, tidak berbeda. Ada yang menanyakan waktu pulang dan ada yang mengeluh tidak mau meneruskan mewarnai gambar nya.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Lebih seru lagi yang  berlaga di lapangan futsal. Seandai nya bola bundar yang mereka  tendang – tendang tidak beraturan itu bisa bersuara, pasti akan tertawa dan berteriak, “yaa Ampun..bocah, aku mau di apain sih, mau di kemanain, ihhh..lucu dehhh ?”.

Apa pun yang terjadi pada ajang lomba kreasi dan olah raga yang di ikuti oleh 20 lembaga pendidikan anak usia dini tersebut, itulah ke unikan perkembangan anak usia dini. Dan itu lah tahapan yang di capai oleh masing – masing anak.

Yang pasti,  keberanian mereka untuk tampil di depan umum sudah menjadi nilai yang sangat penting dan sangat berarti sebagai referensi guru dalam menentukan KBM di sekolah, terutama yang terkait dengan perkembangan sosial emosional, kecerdasan intrapersonal, dan perkembangan lain nya yang tampak pada lomba tersebut.

Alhamdulillah, meski bukan tujuan. Beberapa peserta didik memiliki keunggulan pada mata lomba yang ada. Di antara nya :

  1. Lomba Adzan, Mendapatkan Juara 2. Yaitu Ananda Aftan dari TK B2.
  2.  Lomba Puisi :  Mendapatkan Juara 3  Yaitu Ananda Alyssa dari TK B2. Dan Juara Harapan 3, Yaitu Ananda Jaffan dari TK B1.
  3. Lomba Hafalan Surat Pendek : Mendapatkan Juara Harapan 3, Yaitu Ananda Bintang dari TK B1.
  4. Sholat Berjama’ah Juara harapan 3
  5. Lomba Puitisasi Alquran Mendapatkan Juara Harapan 2
  6. Lomba Menari Mendapatkan Juara Harapan 2
  7. Lomba Melukis Mendapatkan Juara Harapan 1. Yaitu Ananda Shafa dari TK B1.
  8. Lomba Mewarnai gambar Mendapatkan Juara harapan 3, Yaitu Ananda Amira dari TK B1.
  9. Lomba Futsal Mendapatkan Juara Harapan 2.

Akhirnya, apa pun hasil yang di raih dan apa pun yang terjadi pada ajang lomba tersebut, “yang penting, berani tampil !”.

Dan yang lebih penting untuk Guru setelah menyaksikan peserta didik nya menunjukkan kemampuan nya pada ajang lomba kreasi dan olah raga tersebut adalah Guru bisa menampilkan kegiatan belajar di sekolah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan perkembangan peserta didik nya.

Baca : Memperkuat Kepositifan Diri Peserta Didik KB,TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa