Memperkuat Kepositifan Diri Peserta Didik KB,TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa

Memperkuat Kepositifan Diri Peserta Didik KB,TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa

“Berpikir positif adalah sumber kekuatan dan sumber kebebasan. Disebut sumber kekuatan karena ia membantu kita memikirkan solusi sampai mendapatkannya, dengan begitu kita bertambah mahir, percaya diri dan kuat. Disebut sumber kebebasan karena dengannya kita akan terbebas dari penderitaan dan kungkungan pikiran negatif serta pengaruhnya pada fisik” (DR. Ibrahim Elfiky)

Anak usia dini adalah usia fitrah, usia yang masih sangat polos. Bukan Cuma sekadar polos, ternyata mereka juga tergolong manusia – manusia pemberani. Bahkan, keberanian mereka dapat melampui orang dewasa. Bukan mengada – ada. Inilah kenyataan dilapangan, terutama di lembaga pendidikan anak usia dini, tempat anak – anak berkreasi mengukir masa depan yang gemilang.

Anak usia dini adalah manusia pemberani. Dan itu bukan berlebihan, meski keberanian nya masih dalam hal yang sederhana dan seputar dunia mereka. Tetapi ada juga dalam hal yang tidak sederhana, hingga ada juga yang berisiko.

Anak usia dini tidak pernah takut dan ragu dalam bertindak terutama terhadap hal baru yang mereka dapatkan. Rasa ingin tahu yang mereka miliki menjadi pendorong keberanian mereka untuk berbuat.Tidak ada kata kegagalan dalam akal mereka, yang ada hanya keberhasilan dan kemampuan yang mereka akui dalam diri mereka sendiri.

Sangat berbeda dengan orang dewasa, yang akal nya sudah memiliki sekian keraguan yang ditambah dengan sekian ketakutan ketika ingin melakukan sesuatu, terutama sesuatu yang baru ditemui nya. Berkebalikan dengan anak usia dini. Orang dewasa memiliki sekian kata kegagalan dan ketidak mampuan dalam akal mereka, sehingga pengakuan terhadap kemampuan diri menjadi lemah.

Orang dewasa yang memandang sesuatu menggunakan pikiran yang negatif, atau bercampur dengan pikiran positif. Maka hanya menghasilkan keraguan dan ketakutan untuk bertindak. Jika ia bertindak pun,  bertindak nya tidak totalitas, sering mengeluh, mencari alasan dan jika tidak berhasil akan menyalahkan orang lain atau sesuatu diluar dirinya.

Berbeda dengan anak usia dini, mereka berani mengambil keputusan dan bertindak tanpa ragu, karena mereka melihat sesuatu yang baru mereka temui dengan pikiran yang positif. Pikiran positif mempengaruhi akal menjadi positif, yang kemudian membuat akal mereka konsentrasi pada hal yang positif, sehingga perasaan mereka menjadi positif dan pada akhirnya mendorong tubuh mereka untuk bertindak sesuai dengan yang mereka pikirkan. Meskipun hasilnya tidak sesuai, bahkan bisa negatif dari apa yang mereka bayangkan, namun mereka tidak menyalahkan orang lain atas ketidak berhasilan keputusan yang diambilnya. Dan mereka akan mencoba lagi hingga berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Itulah anak usia dini, mereka berani  bertindak dikarenakan pikiran mereka  positif. Terhadap apapun yang baru mereka temui, selagi menarik perhatian mereka, mereka memandangnya dengan pikiran yang positif. Tidak menggunakan atau menambah nya  dengan pikiran yang negatif.

Untuk itu sangat penting agar orang dewasa yang ada disekitar nya, terutama orang tua dan guru nya untuk menjaga pikiran mereka agar senantiasa positif ketika menghadapi sesuatu hal, terutama hal yang baru mereka temui.Agar mereka dapat tumbuh menjadi manusia yang senantiasa berpikir positif hingga dapat menghasilkan karya – karya yang positif.

KB,TK Islam PB Soedirman sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang sudah 43 tahun mengabdi mencetak genarasi  penerus bangsa yang cerdas dan religius, sangat memahami pentingnya menjaga dan membuat kegiatan yang dapat menstimulus dan memperkuat kepositifan akal  peserta didik nya. Salah satu program yang dibuat nya adalah program guru tamu.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Guru tamu adalah sebuah program guna menghadirkan dan memperkuat kepositifan akal peserta didik yang dilakukan oleh orang tua sebagai tamu istimewa bersama guru didalam kelas.

Alhamdulillah, pekan ini adalah pekan ke 16 program tersebut terlaksana. Berikut tamu istimewa pada pekan ini :

KB :  Tamu istimewa Kelompok Bermain pada pekan ini adalah Ibu Nina Namira. Orang tua dari Anargha Eruditya Pradhana tersebut mengajak Kelompok Bermain Amanah berani berkreasi membuat bekal makanan sehat, yaitu roti sandwich dan susu. Alhamdulillah, KB yang masih imut – imut sangat bersemangat berkreasi bersama membuat makanan sehat, tanpa ragu dan takut gagal.

Ibu Nina Namira Bersama KB Amanah

TK A2. : Tamu istimewa TK A2 pada pekan ini adalah Mamah nya Ozil. Mamah yang bernama Elviandani R.D, ini menanamkan nilai – nilai kepositifan kepada Ozil dan teman – teman nya melalui bercerita tentang “Hari Olahraga”. Sebuah cerita yang membuat TK A2 menjadi bertambah positif tentang olah raga dan merindukan olah raga.

Mamah Ozil Bersama TK A2

TK  B1  :  Tamu istimewa TK B1 pada pekan ini adalah Mamah nya Danendra. Mamah yang bernama Dewi Wulandari ini mengajak Danendra dan teman – teman nya untuk berani berkreasi membuat pesawat  berbahan botol aqua, kertas karton dan kertas warna. Alhamdulillah, Danendra dan teman – teman nya sangat bersemangat membuat nya, tanpa keraguan atau  pun takut gagal.

Mamah Danendra Bersama TK B1

TK  B2  : Tamu istimewa TK  B2 pada pekan ini adalah Bunda nya Faeza Gani. Bunda, sapaan sayang Faeyza Gani, yang bernama Ric Nurmala ini mengajak Faeyza Gani dan teman – teman nya berani berkreasi membuat mobil – mobilan berbahan kertas warna dan kertas karton. Alhamdulillah, TK B2 sangat bersemangat membuat nya, tanpa ragu atau pun takut gagal.

Mamah Faeyza Gani Bersama TK B2

TK  B3  : Tamu istimewa TK B3 pada pekan ini adalah Mamah nya Ano. Mamah yang bernama Nur Ajeng Riskie ini mengajak Ano dan teman – teman nya berani berkreasi membuat makanan Puding. Alhamdulillah, Ano dan teman – teman nya sangat bersemangat membuat puding, tanpa ragu dan enak hasil nya.

Mamah Ano Bersama TK B3

Terimakasih Mamah, Bunda yang telah meluangkan waktu nya untuk hadir menjadi tamu istimewa Ananda dan teman – teman nya di dalam kelas pada pekan ini. Insya Alloh apa yang Ananda dan teman – teman nya terima, akan menambah dan memperkuat kepositifan diri mereka.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Pekan Kelima Belas

Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini dan Ada Kelas Yang Merindukan nya !

Tamu Istimewa TK Islam PB Soedirman Pekan Ini dan Ada Kelas Yang Merindukan nya !

Program Guru Tamu yang menghadirkan tamu istimewa kedalam kelas setiap satu pekan sekali, ternyata kehadiran nya sangat dinantikan oleh anak – anak TK Islam PB Soedirman.

Anak – anak usia dini memang usia yang polos. Ulama menyebut nya usia fitrah, dan para ahli yang lain menyebut nya golden age.

Di sebut demikian, dikarenakan pada usia dini seorang anak seperti selembar kertas putih yang dapat di isi dengan berbagai goresan. Siapapun dapat menggoreskan tinta di atas nya. Dan dapat melipat kertas tersebut sesuai bentuk yang di inginkan.

Setiap kertas yang telah dilipat akan meninggalkan bekas lipatan ketika lipatan nya di buka. Dan bekas lipatan tersebut sangat sulit untuk dihilangkan.

Anak usia dini juga seperti tanah liat yang mudah di beri cap dan mudah di bentuk. Namun, untuk tanah liat bekas cap atau bentuk yang menempel pada nya dapat dihilangkan dengan mudah selama tanah liat tersebut masih basah. Setelah kering, ia akan berbentuk dan tidak dapat dirubah kembali.

Begitulah anak usia dini, mereka  sangat mudah menerima dan menyerap informasi apa pun yang di berikan kepada nya atau yang mereka temukan sendiri di lingkungan nya. Apa yang mereka dengar dan mereka lihat terekam kuat didalam memori akal  bawah sadar mereka.

Termasuk kebiasaan atau rutinitas harian yang biasa mereka peroleh dapat masuk ke dalam memori akal bawah sadar mereka dengan cepat hingga membentuk file kegiatan yang biasa mereka peroleh. Ketika kegiatan tersebut tidak mereka dapatkan pada biasanya, memori akal bawah sadar mereka akan menagih. Sehingga tubuh mungil mereka bereaksi dengan mempertanyakan nya.

Seperti yang di alami oleh anak – anak kelompok TK B2, kelas penulis mengajar. Mereka sudah terbiasa kedatangan tamu istimewa setiap hari kamis setelah jam makan. Waktu  tersebut sudah terekam kuat di memori mereka bahwa waktu tersebut adalah waktu hadir nya tamu istimewa yang berbagi kegiatan  kepada mereka.

Pada kamis pekan ini tidak ada tamu istimewa yang hadir ke kelas mereka dikarenakan para calon tamu istimewa mereka sedang ada perkerjaan yang tidak dapat di tinggalkan.

Maka, setelah selesai makan para peserta didik kelompok TK B2 mempertanyakan nya. Awal nya mereka bertanya, siapa yang menjadi guru tamu hari ini ?.

Setelah mereka tahu bahwa tidak ada tamu istimewa yang datang, serentak mereka berkata dengan nada kecewa. “Yahhhhhhh..kok ga ada sihhh. Kenapa ga ada ?”. ” iyaa kok ga ada sih ?”. Ucap mereka dengan wajah menyiratkan kekecewaan yang didasari oleh kerinduan.

Begitulah anak usia dini, memori akal bawah sadar nya sangat mudah di isi dan dapat permanen, bahkan sulit terkontaminasi. File kebiasaan yang telah ada dimemori akal bawah sadar mereka akan “menagih” pada waktu yang telah terjadwal di memori mereka. Dan akan terjadi kekecewaan jika tidak mendapatkan seperti biasanya.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Dan indah nya, kekecewaan tersebut akan berubah menjadi kerinduan. Jika kekecewaan nya terulang kembali, kerinduan nya semakin kuat. Namun, jika kekecewaan nya terus terulang, maka file kebiasaan yang telah terbentuk di akal bawah sadar nya akan rusak. Lambat laun dapat terdelete.

Yang pada akhirnya, bentuk positif yang ingin di capai oleh para pembentuk nya sulit tercapai, bahkan bisa gagal total. Untuk itu perlu ke konsistenan dalam memberikan sesuatu yang positif kepada anak usia dini.

Karena nya, KB, TK Islam PB Soedirman dalam kegiatan pembelajaran nya menerapkan prinsip konsisten dan berkesinambungan, yang juga merupakan salah satu prinsip pendidikan anak usia dini.

Salah satu nya ada pada kegiatan guru tamu, sebuah kegiatan yang menghadirkan tamu istimewa ke dalam kelas. Yang tidak lain, yang menjadi tamu istimewa adalah orang tua peserta didik.

Alhamdulillah, untuk pekan ini beberapa kelas ada tamu istimewa yang hadir sesuai jadwal nya. Berikut tamu istimewa TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

TK A1  : Kelompok TK A1 pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yang membacakan buku cerita kepada mereka. Ia adalah Bunda Mika. Ibu yang biasa disapa bunda pipit ini membuat Mika dan teman – teman nya antusias menyimak cerita tentang “Farm”.

Bunda Mika Bersama TK A1

TK  B1  : Kelompok TK B1 pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yang mengajak mereka berkreatifitas. Ia adalah Mamah Fabian. Dengan menggunakan kertas origami, lidi, mata – mataan dan lem, mamah yang bernama Yah Komariah ini membuat Fabian dan teman – teman nya antusias berkreasi.

Mamah Fabian Bersama TK B1

TK   B3  :  Kelompok TK  B3 pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yang memberi mereka hadiah peluit. Ia adalah Mamah Gavyn, seorang Polisi Wanita (Polwan). Mamah yang bernama Dessy Rossel,SH ini memberikan pengetahuan tentang rambu – rambu lalu lintas kepada Gavyn dan teman – teman nya. Selain itu mereka juga di ajarkan cara meniup peluit beserta arahan gerakan tangan, seperti Bapak dan Ibu Polisi sedang mengatur lalu lintas. TK B3 sangat senang dan antusias mengikuti arahan Ibu Polwan yang bertugas di Polda Metro Jaya tersebut.

Mamah Gavyn Bersama TK B3
Gavyn dan Teman – Temannya Sedang Meniup Peluit Seperti Polisi

Terimakasih untuk Bunda, Mamah yang telah hadir menjadi tamu istimewa bagi anak – anak TK Islam PB Soedirman pada pekan ini. Bunda, Mamah bukan saja hadir menjadi tamu istimewa didalam kelas, tetapi  hadir juga didalam memori akal bawah sadar mereka membentuk file istimewa dan memperkuat file istimewa yang sudah ada.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Pekan Keempat Belas

Kebahagiaan Acara Milad Ke 43 KB, TK Islam PB Soedirman, Anak Yatim Pun Ikut Bahagia

Kebahagiaan Acara Milad Ke 43 KB, TK Islam PB Soedirman, Anak Yatim Pun Ikut Bahagia

Pada hari Sabtu 12 Januari 2019, lembaga pendidikan  KB,TK Islam PB Soedirman tepat berusia 43 Tahun. Usia yang sudah tidak muda lagi dan sudah mendekati separuh abad. Tentu, sudah banyak kenikmatan yang dirasakan nya selama itu.

Untuk itu, sebagai rasa syukur kepada Alloh swt atas nikmat yang diberikan kepada lembaga pendidikan anak usia dini ini, pada hari tersebut segenap seluruh keluarga besar KB,TK Islam PB Soedirman mengadakan acara syukuran dengan berbagi kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Dan dilanjutkan dengan acara Family Day, yang berisi kegiatan aneka lomba untuk peserta didik bersama orang tua mereka.

Kegiatan dalam rangka milad ke 43 tahun tersebut diselenggarakan di Aula Masjid Yasma PB Soedirman, dengan bertindak sebagai pembawa acara adalah Ibu Nining dan Pak Fajar. Para orang tua peserta didik KB dan TK, para guru dan karyawan, serta tamu undangan, duduk bersama dalam suasana kekeluargaan penuh kebahagiaan. Turut hadir Ketua Majelis Dikdasmen Yasma PB Soedirman, Bapak Drs. H.Nur Alam, MA

Pak Fajar (Guru TK B2) dan Ibu Nining (Guru TK A2) MC Acara

Acara yang rutin dilakukan setiap tahun ini di awali dengan pembacaan kalam ilahi yang dibacakan oleh ananda Aftan, peserta didik kelompok TK B2. Dihadapan para orang tua peserta didik. tamu undangan dan peserta didik yang lain, ananda Afttan membaca surat Al insyirah tanpa melihat mushaf.

Ananda Membaca Surat Al – insyiroh

Perayaan milad kali ini mengusung tema “Meraih Keberkahan Keluarga Melalui Cinta dan Berbagi Dengan Sesama”. Harapan nya, semoga dengan berbagi kepada sesama yang membutuh kan,  keberkahan dapat hadir dan selalu membersamai keluarga besar KB,TK Islam PB Soedirman. Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Ibu Fri Corina Sandrawati,S.Si pada sambutan nya.

“Semoga dengan kita berbagi, kita mendapatkan keberkahan dari Alloh swt. Sekolah kita selalu mendapatkan kebaikan”. Harapan Ibu Fri Corina Sandrawati,S.Si selaku Kepala KB, TK Islam PB Soedirman pada sambutan nya.

Ibu Fri Corina Sandrawati, S.Si Saat Memberi Sambutan

Berbagi kepada sesama yang membutuhkan merupakan salah satu cara untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Alloh swt. Dengan bersyukur kepada nya maka Alloh swt akan menambahkan nikmatnya, namun jika mengingkari nikmatnya maka Alloh swt akan memberikan kebalikan dari nikmat yaitu azab.

Berbagi sesuatu kepada sesama yang membutuhkan, seperti anak yatim dan dhuafa, pada hakikat nya kita berbagi kebahagiaan kepada mereka. Ketika mereka berbahagia, Insya Alloh, Alloh swt ikut berbahagia (Ridho) sehingga berkenan memberikan keberkahan nya dan mengabulkan segala permohonan keluarga besar KB,TK Islam PB Soedirman.

Dan untuk masa depan yang lebih baik hendaknya seseorang melakukan intropeksi diri atas perbuatan yang telah dilakukan nya, yang sedang dilakukannya dan yang akan dilakukan nya.

Bersyukur dan intropeksi diri akan menjadi sebuah kekuatan jika diawali dengan keimanan yang benar kepada Alloh swt.
Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Drs. H. Nur Alam, MA pada sambutannya. Untuk memperkuat tentang keberkahan bersyukur yang disampaikan nya, beliau membacakan  Al – Qur’an Surat Ibrahim ayat  7 :

Yang Artinya : “dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Bapak Drs.H.Nur Alam,MA Saat Memberi Sambutan

Ucapan terimakasih dari Ibu Fri Corina Sandra wati,S.Si dan Bapak Drs.Nur Alam, MA untuk semua pihak yang telah berkerja sama kepada KB, TK Islam PB Soedirman dalam menjalankan amanah mencerdaskan anak bangsa selama 43 tahun. Dan juga kepada pihak – pihak yang telah berkerja sama untuk mengadakan acara perayaan Milad ini, beliau berdua mengucapkan terimakasih, terutama kepada orang tua peserta didik, terkhusus yang tergabung dalam kepengurusan komite sekolah.

Kedua nya juga sangat mengapresiasi kerja sama para orang tua peserta didik selama ini, yang telah mempercayakan pendidikan putra – putri nya kepada KB,TK Islam PB Soedirman.

Sebelum acara  penyerahan bingkisan kepada anak yatim yang hadir, ada acara pemotongan kue bertuliskan 43 Tahun yang dilakukan oleh Ibu Fri Corina Sandrawati, S.Si. Dengan mengucap bismillah beliau memotong kue tersebut dengan di iringi nyanyian “jika umurku bertambah” oleh para guru dan hadirin yang ada, yang kemudian potongan kue tersebut beliau berikan  kepada ibu Ketua Komite Sekolah, Ibu Facilia dan  juga kepada Bapak Drs.Nur Alam,MA.

Ibu Kepala KB,TK Islam PB Soedirman Memotong Kue 43 Tahun

Untuk acara berbagi kepada sesama yang membutuhkan pihak sekolah telah menyiapkan 70 bingkisan sembako, alat belajar dan uang tunai. Kesemua nya itu ada yang diberikan langsug kepada anak yatim yang berada dibawah binaan Masjid PB Soedirman. Dan ada yang dipersiapkan untuk  kaum dhuafa yang tinggal dilingkungan rumah para guru dan karyawan  KB, TK Islam PB Soedirman. Para dhuafa tersebut mengambil langsung ke sekolah pada jam setelah selesai acara family day.

Anak – Anak Yatim Yang Turut Berbahagia Bersama

Selesai penyerahan bingkisan, acara  dilanjutkan dengan kegiatan Family Day. Kegiatan ini berisikan aneka lomba yang harus di ikuti oleh para orang tua peserta didik bersama  anak nya.

Dengan dilempar kan nya ring ke tiang ring hingga tesangkut, yang dilakukan oleh Bapak Drs.Nur Alam, MA, maka acara Family Day resmi dibuka.

 

Maka para orang tua peserta didik bersama anak nya sudah diperbolehkan untuk menuju ke arena lomba yang ingin di ikuti nya. Pada kali ini, panitia telah menyiapkan 6 mata lomba, yaitu Bola Keranjang, Mengipas Balon, Gelang Cincin, Memindahkan Bola Pingpong Dengan Karton,Memindahkan Bola Menggunakan Jaring dan Melempar Gelang.

Bapak Drs.H.Nur Alam,MA Saat Membuka Acara Family Day

Namun, sebagai pemanasan, para peserta family day melakukan senam bersama bapak dan ibu guru KB,TK Islam PB Soedirman. Terlihat para orang tua peserta didik sangat antusias mengikuti senam, gerakan mereka tidak kalah semangat nya dengan anak – anak mereka. Selesai senam, mereka langsung menuju ke arena lomba yang telah disiapkan oleh panitia.

Para peserta family day yang telah mengikuti semua lomba, yang ditandai dengan terisi bintang semua kolom pada name tag yang digunakan nya, dapat mengambil trophy kenang – kenangan dari sekolah.

Semua peserta family day sangat antusias mengikuti semua lomba yang ada. Orang tua dan anak saling berkerja sama untuk menyelesaikan lomba yang di ikuti nya dengan baik.Terlihat keceriaan mereka dan terdengar suara mereka yang bergembira penuh semangat.

Para Orang Tua Mengikuti Lomba Bersama Anak Mereka
Lomba Memindahkan Bola Pingpong

Keceriaan anak – anak bertambah, setelah mereka berhasil menukarkan name tag yang penuh bintang  dengan trophy kenang – kenangan dari sekolah. “yeeee, aku dapat piala, hore” ucap salah seorang peserta didik dengan gembiranya.

Peserta Didik TK A Saat Mendapatkan Trophy

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Semoga keluarga besar KB,TK Islam PB Soedirman senantiasa diberkahi dan diridhoi oleh Alloh swt. Dan mendapatkan pahala yang terus mengalir dari bingkisan yang telah diberikan kepada sesama yang membutuhkan.

Dan semoga KB, TK Islam PB Soedirman dapat terus mengabdi kepada bangsa dan negara dengan sebaik – baik nya guna mencetak generasi penerus bangsa yang beriman, berhlak mulia dan berilmu.Aaaminn..

Tamu Istimewa Ini Membentuk File Akal Bawah Sadar Kelompok B TK Islam PB Soedirman

Tamu Istimewa Ini Membentuk File Akal Bawah Sadar Kelompok B TK Islam PB Soedirman

Pada pekan ini TK B Islam PB Soedirman mendapatkan pengalaman dari tamu istimewa yang membentuk dan memperkuat file pada akal bawah sadar mereka.

Libur semester satu telah selesai, kini anak – anak kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Dan pekan ini merupakan pekan pertama mereka bersekolah pada semester dua tahun ini.

Selama liburan semester satu yang berlangsung selama dua pekan para peserta didik belajar di rumah, home schooling, bersama guru pertama dan utama mereka yaitu orang tua mereka sendiri.

Para peserta didik banyak bercerita tentang pengalaman mereka selama home schooling. Ada yang bercerita suka cita tentang pengalaman  nya berwisata keluar negeri.

Ada juga yang bercerita duka cita tentang pengalaman nya selama home schooling. Ada yang sakit sehingga tidak dapat berkunjung ke manapun. Ada yang bercerita tentang salah seorang anggota keluarga nya yang meninggal dunia.

Pengalaman belajar tersebut yang mereka dapatkan selama home schooling sangat berkesan bagi mereka, sehingga mereka dapat menceritakan dengan lancar kepada teman – teman dan guru di sekolah.

Baca : Jelang Back To Home Schooling TK Islam PB Soedirman

Pengalaman mereka selama home schooling telah tersimpan rapih menjadi file pada akal bawah sadar mereka dan menjadi data pendukung yang membersamai tumbuh kembang mereka. Data tersebut sewaktu – waktu dapat mereka gunakan ketika di butuhkan saat mereka berinteraksi atau saat mereka menemukan situasi yang sejenis dengan pengalaman yang telah tersimpan tersebut.

Dan file tersebut pun akan bertambah kekuatan nya ketika mereka memperoleh kembali pengalaman serupa atau pengalaman lain yang mendukung file tersebut. Sehingga terbentuk lah file – file pengalaman lain di akal bawah sadar mereka.

Semakin beragam  pengalaman yang mereka dapatkan  maka semakin banyak file pengalaman yang terbentuk. Semakin banyak file pengalaman, maka semakin banyak referensi yang dapat mereka gunakan ketika dibutuhkan.

Semakin banyak pengalaman yang didapat oleh seorang anak dari lingkungan nya, maka semakin cepat pertumbuhan dan perkembangan nya. Sehingga menjadikan mereka semakin siap untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjut nya.

Itulah tujuan pendidikan anak usia dini. Sebagaimana yang di nyatakan oleh pemerintah kita dalam undang – undang  No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1, pasal 1, butir 14 bahwa “Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan ruhani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Pengalaman yang mereka peroleh selama home schooling merupakan rangsangan pendidikan yang dapat membantu proses tumbuh kembang, hingga mereka memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan selanjutnya.

Kini mereka telah back to school dan pada semester dua ini mereka kembali mendapatkan pengalaman – pengalaman belajar yang semakin memperkuat file yang telah ada di akal bawah sadar mereka.

Dan back to school bukan berarti stop belajar dan tidak ada interaksi pengalaman dengan guru utama dan pertama mereka di rumah (home). Karena nya pada pekan pertama di semester dua ini kelompok TK B mendapatkan pengalaman dari guru ulama dan pertama home schooling yang hadir ke dalam kelas menjadi tamu istimewa mereka.

Berikut tamu istimewa TK B Islam PB Soedirman yang hadir di pekan pertama pada semester dua ini, yang menambah pengalaman istimewa mereka :

TK  B1  : Mamah Rara adalah tamu istimewa TK B1 pekan ini. Dengan membawa bola kecil, stik es krim, kapas, double tip, bentuk kepala dan ekor, mamah yang bernama Trias Wulandari ini mengajak Rara dan teman – teman nya berkreasi membuat boneka Shaun the sheep. Ia membentuk dan memperkuat file kreatifitas Rara dan teman – teman nya yang sangat antusias mengikuti kegiatan berkreasi tersebut.

TK B1 Bersama Mamah Rara

TK  B2  : Tamu istimewa TK B2 pada pekan ini adalah seorang ibu dokter. Biasanya seorang dokter menyampaikan tentang kesehatan, namun ibu dokter yang satu ini berbeda. Ia mengajak anak – anak TK B2 berkreasi membuat shaun the sheep menggunakan beberapa bahan yaitu cup plastik kecil, kapas, double tip dan stik.

Ibu dokter yang telah membentuk dan memperkuat file kreatifitas anak – anak TK B2 adalah dr.dian novianti, Mamah nya Khanza.

TK B2 Bersama Mamah Khanza

TK  B3  :  Tamu istimewa TK B3 pada pekan ini adalah Mamah Naureen. Mamah yang bernama Adriyanti ini membuat Naureen dan teman – teman nya antusias mendengarkan cerita tentang hewan – hewan yang ada di laut. Dan dengan menggunakan buku cerita ia telah membentuk dan memperkuat file kognitif Naureen dan teman – teman nya tentang aneka hewan laut.

TK B3 Bersama Mamah Naureen

Terimakasih Mamah Rara, Mamah Khanza dan Mamah Naureen yang telah meluangkan waktu nya untuk memberikan pengalaman berkesan kepada anak – anak TK B Islam PB Soedirman di pekan pertama semester dua ini.

Silakan diklik Untuk Membaca Info Guru Tamu Pada Semester Satu :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Pekan Ketigabelas

Dua Cara Simple Menumbuhkan Guru Blogger Di PAUD

Dua Cara Simple Menumbuhkan Guru Blogger Di PAUD

Foto Dokumentasi Pribadi

Mengembangkan ekosistem Teknologi Informasi  dan Komunikasi  (TIK ) pada lembaga satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bukan lah perkara yang  mudah, namun juga bukan perkara yang sulit. Dimana ada keinginan disitu terbentang  jalan untuk mewujudkan keinginan tersebut. Tinggal, mau atau tidak untuk menempuh jalan yang telah dibentangkan oleh sang pencipta tersebut.

Teknologi Informasi dan Komunikasi pada masa kini sudah bukan lagi sesuatu yang langka, melainkan sudah menjadi kebutuhan  setiap individu  bahkan sudah menjadi gaya hidup. Setiap orang memiliki alat komunikasi yang senantiasa dibawa  saat berpergian, mulai dari anak – anak hingga lansia memiliki alat komunikasi tersebut.  Dengan alat komunikasi nya tersebut setiap orang dapat dengan mudah mendapatkan informasi baik yang dibutuhkan maupun yang hadir tanpa dikehendaki oleh nya.

Dunia sudah berada digenggaman tangan mereka. Setiap peristiwa yang terjadi diberbagai belahan dunia dapat dengan cepat diketahuinya. Lautan  yang terbentang luas bukan lagi penghalang untuk memperoleh lautan informasi dari berbagai daratan di muka bumi ini. Ribuan kilometer perjalanan bukan lagi kendala waktu bagi setiap orang untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain yang berbeda wilayah dalam waktu sangat cepat.

Teknologi Informasi dan Komunikasi begitu sangat memudahkan setiap orang untuk memperoleh informasi. Bukan hanya itu, TIK juga memudahkan orang untuk melakukan sesuatu guna memenuhi kebutuhan hidup nya. Seperti, saat membutuhkan alat transportasi, mereka tinggal klik aplikasi online penyedia jasa transpotasi yang dikehendaki. Membutuhkan barang keperluan rumah tangga, mereka tinggal klik aplikasi toko  online yang dikehendaki. Bahkan, ingin mendaftar sekolah, mereka tinggal browsing sekolah yang dikehendaki, dan mereka juga bisa mendaftar melalui online.

Teknologi Informasi dan Komunikasi bukan hanya membantu memudahkan individu untuk memenuhi kebutuhan hidup nya, melainkan  juga dapat membantu lembaga atau organisasi untuk mensosialisasikan tentang lembaga dan kegiatan dilembaga nya kepada masyarakat luas. Seperti, di lembaga pendidikan anak usia dini, dapat menggunakan nya untuk  menginformasikan kegiatan – kegiatan utamanya  kepada orang tua peserta didik dan juga masyarakat luas melalui  blog atau web site resmi nya.

Seperti yang dilakukan oleh KB,TK Islam PB Soedirman ini, yang senantiasa mensosialisasikan kegiatan nya di website resminya ini. Bukan hanya kegiatan, informasi penerimaan peserta didik baru pun dapat dengan mudah diketahui oleh masyarakat yang ingin mendaftarkan putra – putrinya, mereka tinggal browsing.  Bahkan mereka dapat mendaftar secara online melalui website.

Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di lembaga pendidikan anak usia dini memang tidak seperti dilembaga pendidikan pada jenjang  di atas nya, seperti Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah. Terutama  untuk lembaga pendidikan anak usia dini yang memiliki keterbatasan sarana prasarana untuk menggunakan TIK dalam keseharian nya.

Saat ini, mayoritas lembaga pendidikan anak usia dini menggunakan TIK hanya sebatas media informasi untuk menyampaikan informasi kepada orang tua peserta didik melalui grup whatasap, atau mensosialisasikan kegiatan nya di sosial media seperti face book dan instagram, itupun dengan jangkauan masyarakat yang terbatas.

Selain sarana prasarana yang kurang mendukung, keadaan sumber daya manusia juga menjadi  perkerjaan rumah setiap lembaga PAUD, yaitu tidak adanya pendidik yang memiliki kompetensi untuk menggunakanTIK sebagai sarana untuk mensosialisasikan  kegiatan sekolah melalui sebuah tulisan di media online seperti blog atau web site. Padahal, tersedia blog tanpa biaya yang dapat dimanfaatkan oleh lembaga. Hanya bermodalkan kuota internet mereka sudah dapat mempublikasikan lembaga pendidikan mereka.

Untuk itu perlunya organisasi terkait seperti Ikatan Guru Taman Kanak – Kanak Indonesia (IGTKI), Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) untuk mengadakan kegiatan pelatihan TIK guna meningkatkan kompetensi para pendidik yang berada dibawah naungan nya agar dapat memanfaatkan keberadaan media TIK, terutama kemampuan untuk dapat menggunakan media Blog yang tidak berbayar. Sebagaimana yang sering di adakan oleh Komunitas Sejuta Guru Ngeblog.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa hanya sebagian kecil lembaga pendidikan anak usia dini yang memiliki dukungan pendanaan yang memadai guna pengadaan sarana prasaran penunjang TIK .Mayoritas lembaga PAUD mengalami keterbatasan dana, jangankan untuk sarana TIK, untuk sarana prasarana pembelajaran yang standar pun mereka masih  perlu usaha keras untuk dapat mewujudkan nya. Karena itu, perlu adanya  organisasi  yang memberikan pelatihan untuk membantu mereka agar dapat memanfaatkan sarana TIK yang minim biaya seperti menggunakan blog tidak berbayar yang ada.

Blogspot.com, Blogger.com merupakan dua penyedia blog tanpa berbayar yang dapat digunakan oleh lembaga PAUD yang minim pendanaan nya.

Apakah cukup membekali pendidik dengan kompetensi membuat blog  agar dapat membantu sosialisasi lembaga nya ?

Jawaban nya, tentu tidak. Karena banyak pendidik yang memiliki blog namun hanya aktif di awal saja, bersemangat saat membuat blog nya saja, selanjutnya mereka lupa dengan password nya, bahkan lupa dengan nama blog yang telah dibuat nya. Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Wijayah Kusumah, pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang aktif menulis  dan pemilik blog wijayalabs.com,  pada tulisannya di website PGRI yang berjudul  Peran Guru Blogger.

Keadaan tersebut disebabkan oleh rendah nya kompetensi menulis yang dimiliki pendidik yang membuat blog. Akhirnya, mereka mengalami kesulitan untuk menuangkan gagasan – gagasan yang ada pada lembaga nya menjadi informasi berbentuk tulisan di blog atau web site.

Karenanya memberikan pelatihan kompetensi membuat blog  saja kepada pendidik tidak lah cukup. Pendidik juga perlu dibekali kompetensi menulis, baik menulis artikel ilmiah atau artikel popular ilmiah, atau pun menulis berita.

Menulis merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin menekuni dunia blog. Sebagaimana yang kita ketahui, dunia blog atau website yang menjadi  media informasi utamanya adalah tulisan. Setiap kegiatan di informasikan melalui tulisan. Setiap kepentingan lembaga di informasikan melalui tulisan. Karena nya dibutuhkan keahlian dalam menulis agar blog atau website nya aktif, update dengan berbagai informasi.

Maka untuk mengembangkan ekosistem di lembaga pendidikan anak usia dini ada dua hal penting yang harus dilakukan oleh organisasi terkait seperti IGTKI, IGRA dan HIMPAUDI atau oleh kepala lembaga itu sendiri seperti ketua yayasan atau kepala sekolah, yaitu yang pertama  adakan pelatihan TIK untuk para pendidik agar dapat membuat blog  hingga dapat  menggunakan blog  tidak berbayar yang tersedia  untuk membantu  publikasi lembaga nya . Kedua, adakan pelatihan menulis, minimal pelatihan menulis artikel dan berita, untuk para pendidik  agar dapat menuliskan setiap kegiatan dan informasi penting yang ada di lembaga nya  pada blog lembaga nya sehingga blog nya terus aktif.

Dengan dua hal tersebut  harapan untuk menghadirkan guru blogger PGRI yang dapat mengembangkan ekosistem sekolah berbasis TIK pada pendidikan anak usia dini dapat terwujud terutama pada lembaga PAUD yang minim pendanaan nya.

Demikian ulasan singkat ini, semoga di setiap satuan pendidikan anak usia dini hadir guru blogger yang dapat membangun ekosistem TIK di lembaga nya.

Oleh : Firman Mudiana Fajar (Aa Fajar)

Guru TK B Islam PB Soedirman

Jelang Back To Home Schooling, Peserta Didik KB, TK Islam PB Soedirman Tetap Kedatangan Tamu Istimewa

Jelang Back To Home Schooling, Peserta Didik KB, TK Islam PB Soedirman Tetap Kedatangan Tamu Istimewa

Menjelang berakhirnya kegiatan pembelajaran semester pertama pada tahun ajaran ini, kegiatan menghadirkan tamu istimewa tetap terlaksana seperti sedia kala.

Kegiatan pembelajaran semester satu di KB, TK Islam PB Soedirman yang menggunakan sistem tematik sesuai kurikulum PAUD 2013 akan segera berakhir ditandai dengan tuntas nya pembahasan tema pada pekan ini. Semua guru sentra pun telah merampungkan laporan perkembangan semua peserta didik selama mengikuti kegiatan di sentra nya.

Dan pekan depan adalah jadwal orang tua untuk menerima laporan perkembangan anak mereka yang dibuat oleh guru kelas nya. Setelah itu anak – anak tidak belajar disekolah selama dua pekan, alias libur sekolah.

Menjelang libur sekolah ini, ada hal yang perlu di ingat kembali oleh orang tua. Bahwa guru di  sekolah hanyalah mitra orang tua dalam membersamai tumbuh kembang anak, bukan sebagai guru utamanya. Orang tua lah guru pertama dan utama bagi anak dan rumah adalah sekolah pertama dan yang utama bagi anak.

Karena itu, pada hakikat nya liburan adalah back to home schooling. Iya, anak kembali belajar dirumah bersama orang tua mereka secara penuh, every time. Inilah pendidikan Full Day School yang sesungguh nya, dengan orang tua yang berperan penuh sebagai guru nya.

Dan juga, hal yang perlu orang tua ingat kembali bahwasanya perkembangan yang telah diraih oleh anak selama belajar di sekolah pada semester pertama sangat di tentukan keberlanjutan nya pada back to home schooling tersebut. Oleh karena nya, sangat penting bapak guru dan ibu guru di rumah nanti untuk menjaga, serta meningkatkan perkembangan anak yang telah dicapai nya selama disekolah.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2019/2020

Tentu banyak perkembangan yang telah dicapai oleh para peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman selama semester pertama ini sesuai domain perkembangan yang ada, melalui kegiatan yang telah di desain oleh pihak sekolah. Salah satu nya adalah melalui kegiatan yang menghadirkan tamu istimewa kedalam kelas untuk membersamai anak yaitu program guru tamu yang di adakan satu kali dalam sepekan.

Alhamdulillah. Jelang back to home schooling, peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman tetap kehadiran tamu istimewa nya pada pekan ini. Berikut tamu istimewa mereka pada pekan ini :

KB  : Alhamdulillah, menjelang back to home schooling, Kelompok Bermain kedatangan tamu istimewa nya yaitu Mamah Sangga Sundawa. Pada pekan ini mamah yang bernama Herni ini mengajak Kelompok Bermain berkreasi bersama membuat tempat pensil dari limbah gulungan plastik.

Mamah Sangga Sundawa Bersama Kelompok Bermain

TK  A1  : Yang menjadi tamu istimewa kelompok TK A1 pada jelang back to home schooling ini adalah Mamah Zafran. Mamah yang bernama Miranti ini, mengajak Zafran dan teman – teman nya berkreasi bersama membuat amplop yang cantik. Pastinya, Kelompok TK A1 sangat antusias mengikuti nya.

Mamah Zafran Bersama Kelompok A1

TK  A2  : Pada jelang back to home schooling ini yang menjadi tamu istimewa Kelompok TK A2 adalah Mamah Shaum. Pada kesempatan ini, Shaum dan teman – teman nya mendapatkan informasi baru melalui cerita “Aku Suka Minum Susu” dan “Aku Tidur Sendiri” yang diceritakan oleh Mamah shaum. Dan asik nya, beliau memberikan hadiah menarik untuk anak yang bisa menjawab pertanyaan dari nya.

Mamah Shaum Bersama Kelompok A2

TK  B1  : Pada jelang back to home schooling ini, yang menjadi tamu istimewa Kelompok B1 adalah Mamah Rayyan. Dengan menggunakan bahan piring kertas, kertas origami, cat warna, mata – mataan dan lem, Mamah yang bernama Siti Mahmudah ini mengajak Rayyan dan teman – teman nya berkreatifitas membuat ikan.

Mamah Rayyan Bersama Kelompok B1

TK   B2  : Alhamdulillah, menjelang back to home schooling, Kelompok B2 kedatangan tamu istimewa nya yaitu Mamah Ghani Kasabi. Mamah yang biasa disapa Ibu dewi ini, mengajak Ghani Kasabi dan teman – teman nya berkreasi bersama melengkapi gambar dengan kertas origami dan krayon. Alhamdulillah, mereka sangat antusias mengikuti langkah demi langkah membuat kreatifitas tersebut.

Mamah Ghani Kasabi Bersama Kelompok B2

TK   B3  : Alhamdulillah, untuk Kelompok B3 pada jelang back to home schooling ini kedatangan tamu istimewa yang memberi mereka pengetahuan tentang bagaimana gunung merapi meletus. Tamu istimewa mereka tersebut adalah Mamah Abilio, dengan miniatur gunung merapi dan beberapa bahan sebagai pendukung ilustrasi, Mamah yang bernama Astrie Swastika Dewi ini membuat Abilio dan teman – teman nya takjub.

Mamah Abilio Bersama Kelompok B3

Terimakasih teruntuk orang tua yang telah menjadi tamu istimewa pada pekan ini guna membersamai peserta didik pada jelang back to home schooling mereka. Semoga kebersamaan tersebut menjadi kesan  positif yang membentuk file positif pada memori mereka hingga dapat membantu keterjagaan dan  meningkat nya perkembangan mereka ketika home schooling nanti.

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

Pekan Keduabelas

Kognitif Peserta Didik TK Islam PB Soedirman Berkembang Melalui Pengalaman Positif Bersama Guru Istimewa Mereka

Kognitif Peserta Didik TK Islam PB Soedirman Berkembang Melalui Pengalaman Positif Bersama Guru Istimewa Mereka

Peserta didik TK Islam PB Soedirman pada pekan pertama di bulan desember ini kembali mendapatkan pengalaman positif dari tamu istimewa mereka melalui Program Guru Tamu.

Pengalaman adalah peristiwa yang dialami oleh seseorang yang berpotensi membentuk kepribadian nya, terutama jika yang mengalami peristiwa adalah seorang yang keadaan diri nya sangat rentan terpengaruh oleh sesuatu yang datang dari luar dirinya. Para pakar pendidikan menyebut masa “rentan terpengaruh” tersebut dengan “masa krisis” yang hanya terjadi saat usia dini.

Usia dini disebut demikian karena merupakan masa terpenting dan genting pada kehidupan seseorang yang terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Dimana pada masa tersebut kuantitas dan kualitas tubuh seorang anak meningkat pesat seiring bertambah nya usia mereka, berkembangnya otak mereka dan pengalaman yang diberikan oleh ingkungan sekitar mereka.  Artinya tumbuh kembang seorang anak selain dipengaruhi oleh usia, perkembangan otak, juga dipengaruhi oleh pengalaman yang diperoleh nya dari orang dewasa atau anak lain yang sudah matang perkembangan nya.

Salah satu aspek pada diri anak yang mengalami perkembangan pesat adalah aspek kognitif.  Aspek yang menentukan kemampuan seseorang dalam menerima, menyimpan, mengelola dan menggunakan pengetahuan.

Perkembangan kognitif yang baik pada seorang anak, dapat memudahkan anak untuk menggunakan pengetahuan yang telah diperoleh nya untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar nya baik di lingkungan rumah, lingkungan sekolah maupun lingkungan sosial lainnya.

Anak usia dini memang unik. Meski tahapan perkembangan mereka sama, namun perkembangan mereka bersifat individualis. Artinya setiap anak perkembangan nya berbeda meski usia mereka sama dan dalam lingkungan yang sama, seperti dalam satu kelas.

Perbedaan tersebut terjadi disebabkan oleh beda nya kuantitas dan kualitas pengalaman positif  yang diperoleh seorang anak dari lingkungan sekitar nya, terutama dari lingkungan utama mereka yaitu lingkungan keluarga. Semakin luas pengalaman positif yang anak peroleh dari lingkungan, maka perkembangan kognitif nya semakin berpeluang berkembang dengan baik dan pesat.

KB, TK Islam PB Soedirman sangat memahami tumbuh kembang anak, kebutuhan anak akan lingkungan dan pengalaman positif, dan pengaruh interaksi orang dewasa terhadap tumbuh kembang anak. Karena nya sekolah yang telah 42 Tahun berkhidmat tersebut berusaha menciptakan lingkungan positif dan menghadirkan pengalaman positif yang berkualitas  dengan melibatkan orang – orang istimewa, terutama orang teristimewa dihati anak. Salah satunya melalui Program Guru Tamu.

Alhamdulillah, program yang menghadirkan tamu istimewa tersebut pada pekan ini terlaksana kembali. Berikut tamu istimewa TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

TK  A2  :  Alhamdulillah, Tamu istimewa Kelompok TK A2 pada pekan ini adalah Mamah Kenzo. Pengetahuan yang diberikan oleh Mamah bernama Asti Torina ini kepada Kenzo dan temen – temannya adalah pengetahuan tentang pesawat terbang. Dengan menggunakan Buku Ensiklopedia Junior Pesawat Terbang Mamah Kenzo membuat Kelompok TK A2 antusias menyimak pengetahuan yang disampaikan nya.

Mamah Kenzo Bersama Kelompok A2

TK  A3  : Alhamdulillah, untuk Kelompok TK A3 yang menjadi tamu istimewa pada pekan ini adalah Mamah Tristan. Dengan menggunakan bahan kertas bergambar dan potongan origami, Mamah Tristan memberikan pengetahuan kepada Kelompok TK A3 berupa teknik kolase yang membuat  Tristan dan teman – teman nya semangat mengkolase gambar yang ada pada mereka.

Mamah Tristan Bersama Kelompok A3

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2018/2020

Untuk TK A1, Qadarulloh tamu istimewa nya berhalangan hadir. Namun, pada hari itu mereka tetap mendapatkan pengalaman istimewa dari guru kelas mereka berupa pengetahuan membuat baju/mahkota/bandana dari kertas origami yang ditempel pada sendok plastik.

Kelompok TK A1 Berkreasi Bersama

TK  B1  : Alhamdulillah, Tamu istimewa Kelompok TK B1 pada pekan ini adalah Mamah Asyam. Pengetahuan yang diberikan oleh Mamah bernama Ise Nurbayanah ini adalah pengetahuan macam – macam ikan dan teknik membuat ikan lele dari kertas origami. Asyam dan teman – teman nya sangat antusias membuat ikan lele dan sangat senang menenteng ikan lele yang telah mereka buat menggunakan tempat menyerupai akuarium mini.

Mamah Asyam Bersama Kelompok B1

TK  B2  : Alhamdulillah, untuk Kelompok TK B2 yang menjadi tamu istimewa pada pekan ini adalah Mamah Khinara. Dengan menggunakan kertas karton, potongan sedotan, Mamah yang bernama Putri Purnamasari ini memberikan pengetahuan kepada Kelompok TK B2 berupa teknik membuat bingkai foto, yang pada akhirnya membuat Khinara dan teman – teman nya bersemangat memasang foto kenangan mereka pada bingkai yang telah mereka buat.

Mamah Khinara Bersama Kelompok B2

TK  B3  : Alhamdulillah, Tamu istimewa Kelompok TK B3 pada pekan ini adalah Mamah Nayyara. Pengetahuan yang diberikan oleh Mamah bernama Lucky Ratna Wulandari ini adalah pengetahuan tentang cara membuat kue coklat marsmellow pop. Pada kesempatan ini, Nayyara dan teman – teman nya selain mendapatkan pengetahuan cara membuat kue yang enak tersebut, mereka juga mendapatkan pengetahuan tambahan tentang ke halallan bahan – bahan pembuat kue yang membuat mereka ketagihan ketika menikmatinya.

Mamah Nayyara Bersama Kelompok  B3

Terimakasih Mamah – Mamah yang telah meluangkan waktunya hadir didalam kelas – kelas Ananda sehingga memperkuat suasana lingkungan positif, serta memberikan pengetahuan positif guna mendukung perkembangan kognitif peserta didik TK Islam PB Soedirman.

“Perbuatan dan ucapan orang dewasa bagi seorang anak adalah referensi pengetahuan yang digunakan anak untuk membentuk sinaps  – sinak pada otak hingga terbentuk segala hal untuk kehidupan anak”.

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Pekan Kesebelas

KB, TK Islam PB Soedirman Membersamai “Masa Krisis” Peserta Didik Bersama Tamu Istimewa

KB, TK Islam PB Soedirman Membersamai “Masa Krisis” Peserta Didik Bersama Tamu Istimewa

Guru-guru istimewa KB, TK Islam PB Soedirman kembali membersamai peserta didik di kelas mereka masing-masing. Mereka bersama membuat pengalaman istimewa sebagai bahan dasar pembentuk kepribadian yang akan terus terbawa hingga peserta didik dewasa bahkan hingga tutup usia.

Para pakar tumbuh kembang anak menyebut anak usia dini sebagai “Masa Krisis”. Disebut demikian karena pada usia dini sangat mudah untuk di perkenalkan dan ditanamkan nilai-nilai sikap dan perilaku yang dapat menjadi kepribadian nya kelak. Jika nilai kebaikan yang diberikan dan dikembangkan maka anak tersebut akan memiliki kepribadian yang baik. Begitupun sebaliknya, jika nilai keburukan yang diberikan dan dikembangkan maka anak akan memiliki kepribadian yang buruk.

Sikap dan perilaku yang terbentuk saat anak-anak akan terus terbawa hingga dewasa bahkan hingga tutup usia, serta sulit untuk dirubah. Itulah alasan para pakar menyebut anak usia dini sebagai “Masa Krisis”.

Orang tua adalah orang pertama yang berperan sebagai penentu kepribadian anak. Merekalah orang utama yang  mengetahui anak mereka dan sangat diharapkan waktunya untuk senantiasa membersamai anak terutama pada masa krisis anak. Adapun sekolah adalah Mitra yang membantu orang tua untuk memperkenalkan dan mengembangkan sikap dan perilaku baik kepada anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang istimewa di dunia dan di akhirat kelak.

Karena itu KB, TK Islam PB Soedirman  memfasilitasi orang tua untuk membersamai anak nya di sekolah bersama guru kelas dan peserta didik yang lain melalui program guru tamu. Sebuah program yang menjadikan orang tua sebagai tamu istimewa yang memberikan pengalaman istimewa di masa krisis anak – anak peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman.

INFORMASI PENDAFTARAN PPDB 2018/2020

Berikut tamu istimewa pada pekan ini :

KB   : Tamu istimewa yang membersamai Kelompok Bermain pada pekan ini adalah Mamah Raisa. Pada pengalaman yang istimewa ini, Mamah yang bernama Ani Sukaesih ini membacakan buku cerita tentang macam – macam bayi hewan dan induknya kepada Raisa dan teman – teman nya.

Mamah Raisa Bersama Kelompok Bermain

TK A1  : Tamu istimewa yang membersamai Kelompok TK A1 pada pekan ini adalah seorang ayah, yaitu Ayah Rayyis. Pada pengalaman yang istimewa ini, Ayah yang bernama Erwin Fitriansyah ini bercerita tentang Kehidupan Kudanil. Dengan menggunakan media boneka, Ayah Rayyis membuat Rayyis dan teman – teman nya antusias menyimak.

Ayah Rayyis Bersama TK A1

TK  A2  :  Tamu istimewa yang membersamai TK A2 pada pekan ini adalah Mamah Grisel. Pada pengalaman yang istimewa ini, Mamah yang bernama  Melisa Hamdayani ini mengajak Grisel dan teman – teman nya mengenal hewan melalui buku dengan menebak nama hewan dan membuka gambarnya pada buku untuk mengetahui kebenaran jawaban Grisel dan teman – temannya.

Mamah Grisel Bersama TK A2

TK  A3  : Tamu istimewa yang membersamai TK A3 pada pekan ini adalah Mamah Alesha. Pada pengalaman yang istimewa ini, Mamah Alesha mengajak Alesha dan teman – temannya berkreatifitas membuat domba menggunakan kapas.

Mamah Aleshs Bersama TK A3

TK  B1  :  Tamu istimewa yang membersamai TK B1 pada pekan ini adalah Mamah Amira. Pada pengalaman yang istimewa ini, Mamah yang bernama Aldila Chereta Warganda ini mengajak Amira dan teman – temannya untuk mengenal Masjid di seluruh dunia. Dengan menggunakan gambar – gambar Masjid Mamah Amira membuat Amira dan teman – teman nya antusias dan takjub oleh informasi kemegahan Masjid di seluruh dunia.

Mamah Amira Bersama TK B1

 

TK  B2  : Tamu istimewa yang membersamai TK B2 pada pekan ini adalah Mamah Zafran. Pada pengalaman yang istimewa ini, Mamah yang bernama Lily Tri Mulyani ini mengajak Zafran dan teman – temannya berkreatifitas membuat tempat pensil menarik menggunakan botol bekas dan kain flanel.

Mamah Zafran Bersama TK B2

TK  B3  :  Tamu istimewa yang membersamai TK B3 pada pekan ini adalah Mamah nya si kembar, Rafid dan Rifat. Pada pengalaman yang istimewa ini Mamah Rafid dan Rifat membacakan buku cerita Lumba – lumba dan Kangguru untuk Rafid, Rifat dan teman – teman nya.

Mamah Si kembar Bersama TK BB3

Terimakasih Ayah, Mamah yang pada pekan ini telah membersamai masa krisis Ananda bersama teman – teman nya di sekolah.Semoga pengalaman istimewa ini menjadi pembentuk kepribadian Ananda hingga kelak mereka menjadi pribadi yang istimewa didunia dan akhirat.

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

Pekan Kesepuluh

Haru, Bahagia Perayaan Hari Guru Ke 73 Di KB, TK Islam PB Soedirman

Haru, Bahagia Perayaan Hari Guru Ke 73 Di KB, TK Islam PB Soedirman

Setiap tanggal 25 November dunia pendidikan Indonesia merayakan Hari Guru. Karena nya, kemarin pada Hari Minggu (25/11/2018) dunia maya di ramaikan oleh foto dan tulisan ucapan selamat kepada guru. Puisi, pantun yang menyanjung jasa para guru pun turut meramaikan dunia maya, baik facebook, whatsap,instragram maupun twitter.

Beberapa grup whatsap yang penulis ikuti tidak berhenti membuat gawai penulis bergetar, menandakan ada pesan yang masuk. Dan pesan tersebut semua terkait hari guru. Terutama grup whatsap kelas penulis mengajar, para wali murid menyampaikan ucapan selamat dan doa untuk guru putra – putri mereka.

Hingga malam hari pun gawai penulis masih bergetar oleh pesan masuk yang mengucapkan selamat dan doa untuk guru di beberapa grup.

Ternyata tidak hanya di dunia maya dan hari itu saja perayaan, ucapan selamat dan doa terkait hari guru. Serimonial tersebut berlanjut di dunia nyata dan pada hari ini, Senin (26/11/2018), terkhusus di tempat penulis mengabdi, yaitu Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman. Sebuah Yayasan yang memiliki unit pendidikan dari unit Tempat Penitipan Anak, KB, TK hingga perguruan tinggi (STIE Kusuma Negara dan STKIP Kusuma Negara), serta klinik kesehatan.

Tepat nya di unit KB, TK Islam PB Soedirman serimonial tahunan guru tersebut berlangsung. Dinding – dinding lembaga pendidikan anak usia dini yang telah berusia 42 Tahun tersebut menjadi saksi bisu acara memperingati hari guru yang di selenggarakan oleh komite sekolah.

Di dalam ruangan tanpa dinding, hanya bertiang delapan buah pada pinggirnya dan warga sekolah menyebutnya “aula”, para peserta didik KB, TK A dan B beserta guru  dan karyawan berkumpul beralaskan karpet hijau. Sejuknya hembusan angin pagi menerpa kulit – kulit mereka yang telah duduk rapih menghadap podium yang tembok belakang nya (background) terdapat spanduk bertuliskan ucapan Selamat Hari Guru. Dan pinggiran podium nya terpajang rapih hiasan bunga dan balon yang membuat fokus para peserta didik tertuju kepada nya. Di atas mereka, di tiang yang berjumlah delapan, serta dinding depan dekat podium bergelayutan balon – balon beraneka warna yang menambah kemeriahan dekorasi ruangan aula yang berada di depan   kelas sekolah tersebut. Turut memeriahkan, bentangan kertas berwarna yang berliuk indah menambah cantiknya suasana aula tempat berlangsung nya acara memperigati hari guru Tahun ini.

Para orang tua peserta didik yang tergabung dalam kepengurusan komite terlihat lalu lalang membawa peralatan yang diperlukan. Sesekali terdengar diskusi ringan di antara mereka sambil merapikan peralatan dan juga beberapa makanan ringan di depan pojok kanan ruangan.

Beberapa orang tua non pengurus komite juga terlihat ikut duduk satu alas dengan peserta didik dan guru, ada juga beberapa orang tua yang berdiri dipinggir aula sambil sesekali mengangkat gawainya untuk mengambil gambar.

Jarum panjang jam dinding yang menempel pada salah satu tiang aula sudah menunjuk ke angka 8. Sejuk nya udara pagi hari masih berasa didalam ruangan meski sinar matahari pagi sudah mulai masuk ikut menerangi ruangan bersama beberapa buah lampu yang terpasang dilangit ruangan aula.

Setelah semua peralatan siap dan semua peserta didik telah terkondisikan duduk rapih, suara pembawa acara mulai terdengar memenuhi ruangan hingga menarik perhatian para hadirin yang ada.Ia menginformasikan akan segera dimulai nya acara. Setelah mengucap salam, bertahmid, bersholawat dan mengucapkan penghormatan, pembawa acara yang merupakan komite tersebut membacakan susunan acara, lalu memimpin membaca surat alfatihah sebagai tanda dibukanya acara memperingati hari guru tersebut.

“Berikutnya adalah acara sambutan dari ketua komite sekolah,yaitu Mamah Haura”. Ucap pembawa acara yang suara nya mulai bersaing dengan suara para peserta didik.

Mamah Haura,Ketua Komite Sekolah Saat Memberi Sambutan

Posisi Ibu Ketua Komite saat memberi sambutan dekat dengan Ibu Kepala Sekolah. Dalam sambutan nya Ibu Ketua Komite mengucapkan selamat hari guru dan mengucapkan terimakasih kepada dewan guru KB, TK Islam PB Soedirman yang telah dan terus mendidik para peserta didik nya dengan cinta kasih, penuh kesabaran dan profesionalisme yang tinggi.

Sebelum mengembalikan microfon kepada pembawa acara, Ibu Ketua Komite bersama ibu – ibu pengurus yang lain menyanyikan lagu Hymne Guru dan Tas Merahku. Dua buah lagu yang sangat akrab didunia pendidikan Indonesia. Peserta didik pun yang telah mengenal lagu ” tas merah”  ikut bernyanyi meski suara mereka kalah besar dengan ibu – ibu komite.

Ibu – Ibu Komite Bernyanyi Bersama

“Acara selanjutnya adalah sambutan dari ibu Kepala Sekolah KB, TK Islam PB Soedirman, ibu Fri Corina Sandrawati,S.Si” Ucap pembawa acara setelah menerima microfon dari ibu ketua komite yang telah selesai bernyanyi bersama.

Ibu Kepala Sekolah yang dari awal acara duduk bersama peserta didik dibarisan paling depan bergerak menuju tempat dekat podium untuk menyampaikan sambutannya.

Setelah mengucapkan salam, bersholawat dan memuji. Ibu Kepala Sekolah dalam sambutan nya selain mengucapkan selamat hari guru, beliau juga memberikan apresiasi kepada pengurus komite yang telah mengadakan acara memperingati hari guru ini. Dan beliau berharap kepada Alloh swt keberkahan, kasih sayang nya dan kebaikan untuk seluruh guru, karyawan, orang tua dan peserta didik.

Sebelum menutup sambutan nya, Ibu Kepala Sekolah menyampaikan penghargaan dari Yayasan untuk guru dan karyawan yang berprestasi. Sebuah penghargaan yang rutin Yayasan berikan setiap tahun. “Ibu guru Tahun ini yang terpilih sebagai guru berprestasi adalah Ibu Nur Azizah, S.Pd.I” ucap nya dengan semangat yang disembut gemuruh tepuk tangan dan sorak gembira para hadirin yang ada. “Dan untuk karyawan yang berprestasi adalah Ibu Susilowati,S.Pd”. Ucap nya lagi dengan semangat yang kembali disambut gemuruh suka cita para hadirin.

Kedua nya pun maju mendekat podium untuk menerima penghargaan dari Yayasan yang diberikan oleh Ibu Kepala Sekolah.

Ibu Nur Azizah dan Ibu Susilowati Memperoleh Penghargaan

Usai Ibu Kepala Sekolah menyerahkan penghargaan dari yayasan untuk guru dan karyawan berprestasi tersebut. Sebelum mengembalikan microfon kepada pembawa acara, beliau mendapatkan tanda kasih dari pengurus komite yang diserahkan langsung oleh Ketua Komite.

Ibu Kepala Sekolah Menerima Tanda Kasih Dari Komite Sekolah

“Acara selanjutnya, kita akan menyaksikan pemotongan tumpeng oleh Ibu Kepala Sekolah beserta Ketua Komite”.  Begitulah informasi yang terdengar dari suara pembawa acara  yang beradu dengan suara anak – anak di udara ruangan aula.

Ibu Kepala Sekolah, Ibu Ketua Komite dan beberapa pengurus komite bergerak bersama menuju meja yang telah berdiri tumpeng berwarna kuning, lengkap dengan asesoris makanan lainnya. Dengan mengucap bismillah, ibu kepada Sekolah memotong tumpeng, suara tepuk tangan pun bergemuruh mengiringi pemotongan tumpeng tersebut.

“Baik, anak – anak silakan duduk tenang. Selanjutnya, kita akan menyaksikan pemberian tanda kasih untuk para guru yang akan diberikan oleh perwakilan siswa kelas”. Ucap pembawa acara menginformasikan acara selanjutnya, yaitu setiap guru kelas akan mendapatkan tanda kasih dari peserta didiknya. Dan tanda kasih setiap kelas berbeda.

” Ibu guru kelas mohon maju ke depan, nanti dua anak dari kelas nya yang sudah dipilih akan memberikan sesuatu”. Ucap Ibu pembawa acara, yang kemudian melanjutkan perkataan nya dengan memanggil guru sesuai kelas nya untuk maju mendekat podium.

Di KB, TK Islam PB Soedirman setiap kelas ada dua orang guru. Khusus kelas penulis, satu guru laki – laki yaitu penulis sendiri dan satu guru perempuan. Guru kelas bergiliran ke depan memenuhi panggilan Ibu pembawa acara. Kemudian dua orang peserta didik, satu laki – laki dan satu perempuan memberikan  bingkisan dan juga bunga kepada guru kelasnya. “Selamat hari guru”. Kalimat yang keluar dari mulut mungil mereka saat menyerahkan tanda kasih tersebut.

Bapak dan Ibu Guru Foto Bersama Peserta Didik Yang Menyerahkan Tanda Kasih

Setelah selesai penyerahan tanda kasih. Ibu pembawa acara menginformasikan acara selanjutnya adalah pembacaan do’a.
Setelah semua khusu berdo’a, semua dewan guru maju ke depan podium untuk bernyanyi bersama. Dengan posisi berbaris mereka menyanyikan lagi ” Jari” yang dipersembahkan untuk orang tua peserta didik, terkhusus para orang tua yang hadir.

Peserta didik sangat antusias melihat guru mereka bernyanyi dengan gerakan mengangkat jari jempol. Tidak sedikit tangan – tangan mungil mereka ikut bergerak dan suara mereka juga ikut terdengar memenuhi ruangan aula dengan nada lagu jari.

Selesai menyanyikan lagu jari, dewan guru menyanyikan lagu “bila umurku bertambah” yang di iringi oleh tepuk tangan para hadirin.

Dewan Guru Bernyanyi Bersama

Selesai guru – guru bernyanyi, pembawa acara mempersilakan peserta didik dan orang tua untuk memberikan ucapan selamat hari guru kepada guru – guru mereka. Dengan tertib mereka baris seperti mengantri dipelaminan untuk mengucapkan selamat kepada pengantin.

“Setelah ini, silakan anak – anak masuk ke kelas bersama mamah – mamah nya. Bapak dan ibu guru tetap disini, silakan menikmati hidangan yang telah kami sediakan. Biarkan anak – anak sama orang tua nya dikelas”. Ucap pembawa acara sambil mempersilakan kepada dewan guru dengan tangan nya.

Perlahan suara peserta didik senyap, yang terdengar jelas tinggallah suara ibu guru.  Kemudian ditengah perbincangan para guru, tiba – tiba Ibu Kepala Sekolah berkata hingga membuat perhatian para guru tertuju kepada nya, ” Bapak,Ibu guru dan karyawan ini ada hadiah dari Sekolah untuk bapak ibu semua.Selamat Hari Guru “, ucap Ibu Fri Corina Sandrawati, S.Si penuh suka cita yang disambut suka cita pula oleh para guru dan karyawan.

Setelah memperoleh bingkisan cantik dari Sekolah, para guru dan karyawan menuju ke meja yang telah tersedia makanan ringan di atasnya.

“Berarti hari ini kami santai, ya. Bebas mengajar”, kata salah seorang guru dengan canda kepada Ibu komite yang menuangkan minuman teh kepada dewan guru. “iyaa, santai dulu. Silakan bapak, ibu guru ngeteh cantik dulu” ucap ibu komite tersebut mengomentari perkataan seorang guru tersebut.

Dengan beberapa potong makanan ringan dan segelas teh panas, guru – guru duduk melingkar di ruangan yang telah sepi dari anak – anak dan orang tua murid. Setelah lima belas menit, seorang ibu komite mempersilakan para guru untuk masuk ke kelas masing – masing untuk menemui peserta didik nya.

Setelah merapikan piring kecil sebagai alas makanan dan gelas, mereka satu persatu berjalan menuju kelas. Termasuk penulis, yang pada hari ini peserta didik penulis belajar di Sentra Seni. Rekan penulis sudah terlebih dulu masuk kelas.

“Terimakasih bunda teh nya” ucap penulis kepada ibu komite, yang kemudian penulis berjalan menuju kelas Sentra Seni. Saat penulis lewat depan kelas yang kaca jendela nya  terlihat bening dari dalam, terdengar suara dari dalam kelas. “itu pak fajar”, ” pak faaajar”, teriak beberapa peserta didik laki – laki memanggil nama penulis.

Ketika penulis membuka pintu kelas, semua peserta didik laki – laki berlari dari tempat duduk nya mendekati penulis sambil berteriak menyebut nama penulis dan menyodorkan sebatang coklat ternama yang terikat pita. Mereka berikan coklat tersebut kepada penulis, “pak fajar, ini untuk pak fajar. Selamat Hari Guru”, ” Selamat Ulang Tahun Pak”,  ucap mereka dengan polos nya.

“Terimakasih semua nya, Yaa Alloh gemuk deh hari ini pak fajar makan coklat” ucap penulis yang disambut tawa para orang tua yang ada didalam kelas. “Anak – anak peluk dan cium pak fajar dong” Ucap penulis kepada mereka yang langsung memeluki dan menciumi penulis.

Beberapa Coklat dan Kado Yang Penulis Terima Dari Peserta Didik Laki – Laki Kelas Penulis.

Setelah penulis dan rekan penulis beramah tamah dengan orang tua yang ada, tiba – tiba pesan singkat dari Ibu Kepala Sekolah masuk di whatsap grup sekolah. Beliau menginformasikan kepada seluruh guru dan karyawan untuk menikmati baso, empek – empek, sop buah dan beberapa menu makanan lainnya selesai Sholat Dzuhur nanti.

Hidangan Siang Pada Hari Guru

Maka pada siang harinya, Guru dan Karyawan KB, TK Islam PB Soedirman menikmati makanan tersebut sebagai rasa syukur di Hari Guru ke 73 Tahun ini.

TERIMAKASIH kepada Komite Sekolah yang telah menyelenggarakan kegiatan yang Meriah dan penuh haru pada hari guru.

Guru Istimewa KB,TK Islam PB Soedirman Merupakan Implementasi Karakteristik Kurikulum PAUD 2013

Guru Istimewa KB,TK Islam PB Soedirman Merupakan Implementasi Karakteristik Kurikulum PAUD 2013

Anak usia dini adalah unik. Keunikan nya terlihat dari perilaku mereka yang beragam dan kemampuan mereka menggunakan potensi yang diberikan oleh sang pencipta.  Orang dewasa harus dapat memahami keunikan mereka agar dapat memberikan rangsangan pendidikan sesuai dengan potensi mereka.

Ketidak sesuaian antara pendidikan yang diberikan dengan potensi yang di miliki anak akan menjadikan perkembangan anak berkembang dengan tidak baik dan dapat mematikan potensinya.

Karena nya  Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan kurikulum pendidikan di atas nya meski berkaitan. Kurikulum untuk anak usia dini di desain untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, agar anak memiliki kesiapan untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Salah satu karakteristik Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini adalah memberdayakan peran orang tua dalam proses pembelajaran. Orang tua dijadikan sebagai partner sekolah yang dapat membantu proses pendidikan hingga mencapai kesiapan melanjutkan pendidikan berikut nya.

Disamping orang tua biologis, Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini juga melibatkan orang-orang dewasa yang ada di lingkungan anak. Pendidik bukan satu-satunya sumber belajar yang memfasilitasi anak belajar, dan kelas bukan satu-satunya tempat anak belajar. Anak dapat belajar di dalam, di luar, di kebun dan di semua tempat yang memungkinkan untuk mengenal, benda, tumbuhan, orang, tempat, atau kejadian. Anak dapat belajar dari pendidik, orang tua, sumber lain, buku, dan sebagainya.

KB, TK Islam PB Soedirman sebagai lembaga pendidikan yang menjalankan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah dan terakreditasi A, sangat memahami karakteristik kurikulum tersebut (memberdayakan orang tua/orang dewasa).

Salah satu implementasi nya adalah Program Guru Tamu. Alhamdulillah, berdasarkan catatan penulis program tersebut pada Tahun ajaran ini telah terlaksana selama 10 pekan.

Guru Tamu Pekan Ini

Dan untuk pekan ini selain orang tua peserta didik yang menjadi tamu istimewa pada program guru tamu, sekolah juga menghadirkan pendongeng untuk berkisah tentang Nabi Muhammad saw.

Berikut tamu istimewa pada pekan ini :

TK  A1  : Tamu istimewa TK A1 pada pekan ini adalah Mamah Ahsan. Mamah bernama Dhini Rasyita ini membacakan buku cerita “Tongkat Nabi Musa as” untuk Ahsan dan teman – teman nya.

Mamah Ahsan Bersama TK A1

TK  A2  :  Tamu istimewa TK A2 pada pekan ini adalah Mamah Khansa. Mamah yang bernama Mariyani Marharetta ini membacakan buku cerita “Tuhan Ciptakan Tubuhku” untuk Khansa dan teman – teman nya, serta mengajak mereka berkreatifitas membuat Frame dari kertas.

Mamah Khansa Bersama TK A2

TK  A3  :  Tamu istimewa TK A3 pada pekan ini adalah Mamah Almira. Mamah yang bernama Hesti Aminingsih,S.Pd ini mengajak Almira dan teman – teman nya berkreatifitas membuat Ikan dari flanel.

Mamah Almira Bersama TK A3

TK  B1  : Tamu istimewa TK B1 pada pekan ini adalah Mamah Alfath. Mamah yang bernama Sri Budi Yanti ini membacakan buku cerita “Saatnya Bersikat Gigi” untuk Alfath dan teman – teman nya.

Mamah Alfath Bersama TK B1

TK   B2  : Tamu istimewa TK B2 pada pekan ini adalah Mamah Icha.  Kelompok TK B2 oleh beliau di ajak berkreatifitas yang merangsang minat literasi anak, yaitu menyusun buku doa harian. Icha dan teman – teman nya sangat antusias menyusun lembaran – lembaran doa bergambar menjadi buku.

Mamah Icha Bersama TK B2

INFO PPDB 2019/2020

Untuk Kelompok Bermain (KB) dan TK B3 pada pekan ini guru istimewa nya berhalangan hadir dan tergantikan dengan Kak Dhita dan Lili yang mengkisahkan tentang Nabi Muhammad saw. (Silakan Baca : Meneladani Nabi Muhammad saw Bersama Kak Dhita dan Lili)

 

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Pekan Kesembilan

KB, TK Islam PB Soedirman Meneladani Nabi Muhammad Bersama Kak Dhita dan Lili

KB, TK Islam PB Soedirman Meneladani Nabi Muhammad Bersama Kak Dhita dan Lili

Bulan Rabiul Awal adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad saw. Karena nya pada bulan tersebut identik dengan berbagai perayaan untuk mengenang  kepribadian luhur dan perjuangan Nabi Muhammad saw dalam menyebarkan ajaran agama Islam. Tepat nya pada tanggal 12 Rabiul Awal, tersebut pada Tahun Gajah, manusia mulia tersebut lahir ke muka bumi ini.

Umat Islam di beberapa tempat di muka bumi ini mengadakan kegiatan untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad saw. Tidak lain, tujuan nya adalah untuk mengenang jasa – jasa beliau, perjuangan beliau, dan yang tidak kalah penting adalah untuk mengingat kembali karakter  positif yang beliau miliki yang patut di jadikan teladan oleh umat nya.

Meneladani Nabi Muhammad saw merupakan keharusan bagi orang yang beriman kepada Alloh swt sebagai zat yang memberi beliau tugas kerasulan. Mengikuti perilaku beliau, mentaati ajaran beliau, berarti mentaati Alloh swt dan sebagai wujud ketakwaan.

Pada anak usia dini, mengenalkan karakter Nabi Muhammad saw kepada mereka sangatlah tepat. Karena usia dini adalah usia fitrah (polos) yang sangat mudah untuk diberikan segala hal yang dapat tumbuh dan berkembang membentuk kepribadian nya.

Karena nya pada kurikulum pendidikan anak usia dini, ada aspek perkembangan sikap spiritual dan sosial yang harus mendapatkan stimulasi pendidikan agar sang anak mengenal ajaran agama nya dan dapat berinteraksi dengan lingkungan nya menggunakan nilai – nilai luhur yang telah diperoleh nya.

Pada hari ini, jum’at (23/11/2018), KB, TK Islam PB Soedirman dalam rangka mengenang dan memperkenalkan kelahiran Nabi Muhammad saw kepada peserta didik nya mengadakan kegiatan penyampaian kisah Nabi Muhammad saw dengan mengundang seorang pendongeng, yaitu Kak Dhita.

Kak Dhita dengan menggunakan boneka yang bernama “Lili” menyampaikan kisah Nabi Muhammad saw yang selalu menyuapi seorang lanjut usia beragama yahudi yang berprofesi sebagai pengemis.

Dikisahkan, seorang pengemis yahudi buta yang berada disudut pasar Madinah selalu mengatakan kepada setiap orang yang mendekatinya “Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya”

Rasululloh saw selalu mendatanginya setiap pagi, bukan untuk membalas segala hal yang dilakukannya, melainkan untuk membawakannya makanan. Rasululloh saw juga selalu menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu tanpa berkata sepatah kata pun. Kebiasaan Rasululloh saw ini berlangsung hingga menjelang beliau wafat. Hingga tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu setelah Rasululloh saw wafat.

Suatu hari rumah Aisyah dikunjungi oleh ayahnya Abu Bakar ra yang kemudian bertanya, “Anakku, adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?” Aisyah pun menjawabnya, “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah. Hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja.” Abu Bakar  ra kemudian bertanya kembali “Apakah Itu?”, Aisyah pun menjelaskan bahwa, Setiap pagi Rasululloh saw selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis yahudi buta yang berada di sana.”

Maka Abu Bakar r.a pada keesokan harinya pergi ke pasar untuk mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan. Ketika Abu Bakar ra menyuapinya, pengemis itu seperti biasa mengatakan tentang Rasululloh saw yang tidak baik, menghina dan memfitnahnya. Abu bakar ra berusaha sabar dan tetap melanjutkan menyuapi pengemis tersebut.

Namun, tiba – tiba si pengemis marah dan berteriak, “Siapakah kamu?” Abu Bakar pun menjawab, “Aku orang yang biasa,” pengemis buta itu kembali berteriak mengatakan “Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu sebelum menyuapiku, terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan padaku”

Seketika, air mata Abu Bakar tidak dapat terbendung dan kemudian menangis seraya mengatakan “aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasululloh saw.” Pengemis itu pun ikut menangis setelah mendengar cerita Abu Bakar r.a dan mengatakan “Benarkah demikian?. Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.” Dan dihadapan Abu Bakar r.a, pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat.

Itulah kisah Nabi Muhammad saw yang disampaikan oleh Kak Dhita bersama boneka nya,Lili. Kesabaran, kasih sayang, menghormati dan mengasihi yang tua tanpa membedakan keyakinan, merupakan nilai yang diperkenalkan kepada peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman yang antusias menyimak kisah tersebut.

PENDAFTARAN PESERTA DIDIK TK ISLAM PB Soedirman 2019/2020

KB, TK Islam PB Soedirman Menjadi Tamu Istimewa Mcd dan SDI PB Soedirman

KB, TK Islam PB Soedirman Menjadi Tamu Istimewa Mcd dan SDI PB Soedirman

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan sebuah upaya memberikan rangsangan pendidikan kepada anak usia 0 – 6 Tahun guna mengembangkan potensi yang mereka miliki agar mereka siap melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, yaitu Sekolah Dasar atau yang sederajat dengan nya.

Setiap anak terlahir dalam keadaan  fitrah (polos) dengan membawa potensi yang diberikan oleh sang pencipta. Potensi setiap anak berbeda – beda. Tugas para pendidik lah untuk mengukir diatas ke fitrahannya dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Salah satu cara yang efektif untuk mengembangkan potensi mereka adalah melalui aktifitas yang mereka gemari, yaitu bermain.

Maka terbentuk lah teori pembelajaran pada pendidikan anak usia dini yaitu teori bermain sambil belajar. Dan guna memberikan kegiatan pembelajaran yang menarik minat peserta didik, serta memberikan pemahaman bermakna dan utuh kepada peserta didik, dibuatlah pembelajaran berdasarkan tema atau pembelajaran tematik.

Tema pembelajaran pada anak usia dini di rancang dengan prinsip Kedekatan, Kesederhanaan, Kemenarikan dan Keinsidentalan. Dengan demikian anak dapat mengenal dengan baik diri nya dan yang ada pada lingkungan nya.

Untuk memperkuat pemahaman peserta didik melalui tema dirancang juga kegiatan Kunjungan Tema sesuai tema yang sedang diperkenalkan kepada peserta didik.

Sekolah KB, TK Islam PB Soedirman memahami konsep pengembangan potensi anak usia dini melalui pembelajaran tematik tersebut.

Karena nya pada pembahasan tema pembelajaran pekan ini, yang terkait lingkungan, peserta didik KB,TK Islam PB Soedirman mengadakan kunjungan ketempat yang sesuai dengan pembahasan tema dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Peserta didik Kelompok Bermain (KB) dan TK A berkunjung, menjadi tamu istimewa, Restoran Cepat Saji yang terdekat dari lingkungan sekolah dan lingkungan mereka tinggal. Selain itu juga restoran tersebut dekat dengan diri mereka sesuai prinsip penentuan tema. Restoran cepat saji yang mereka kunjungi adalah Mcdonald.

Di restoran asal california tersebut, para peserta didik KB dan TK A diperkenalkan dengan lingkungan yang ada di dalam restoran tersebut termasuk kegiatan nya yang berstandar sesuai dengan kebutuhan mayoritas masyarakat Indonesia, yaitu masyarakat muslim.

Foto Kelompok Bermain di Mcdonald :

TK A2 di Mcdonald
TK A3

Adapun untuk Peserta didik TK B, mereka mengadakan kunjungan ke Sekolah Dasar Islam (SDI) PB Soedirman, yang tidak lain adalah kakak kelas mereka sendiri. Karena SDI tersebut berada dalam lingkungan dan naungan Yayasan yang sama.

Dipilih nya kunjungan ke SDI sesuai dengan tujuan dari pendidikan yang diberikan pada anak usia dini, yaitu agar mereka siap melanjutkan ke jenjang  pendidikan selanjutnya, yaitu Sekolah Dasar.

Di SDI yang telah berdiri ebih dari 40 Tahun tersebut para peserta didik TK B diperkenalkan dengan lingkungan SDI yang merupakan fasilitas yang disediakan untuk peserta didik SDI belajar.

Para peserta didik TK B berkesempatan mencoba belajar di Laboratorium IPA, Laboratorium Bahasa Inggris, dan Laboratorium Komputer dengan didampingi oleh kakak – kakak SDI PB Soedirman.

TK B1 Di SDI PB Soedirman
TK B2 DI SDI PB Soedirman
TK B3 Di SDI PB Soedirman

Di laboratorium IPA mereka belajar membuat balon ajaib, balon yang bisa mengembang tanpa ditiup. Di laboratorium komputer mereka belajar mewarnai gambar menggunakan komputer dengan sekali klik. Di laboratorium bahasa inggris mereka belajar mengenal angka, warna dan memperkenalkan nama sendiri.

“SD Soedirman keren banget, enak bisa main komputer”. Ucap salah satu peserta didik TK B usai berkunjung, menjadi tamu istimewa SDI PB Soedirman.

PENDAFTARAN PESERTA DIDIK TK ISLAM PB Soedirman 2019/2020

KB,TK Islam PB Soedirman Siap Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Tamu Istimewa Salah Satu Program Pendukungnya

KB,TK Islam PB Soedirman Siap Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Tamu Istimewa Salah Satu Program Pendukungnya

Revolusi Industri 4.0 sedang berlangsung. Beberapa negara berkembang telah menerapkan nya. Dan ini merupakan tantangan bagi Negara kita untuk menghadapi nya. Hal pertama dan utama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dimulai sejak usia dini.

Para ilmuwan menyebutkan bahwa pada Industri 4.0 mayoritas perkerjaan yang di tangani oleh manusia akan tergantikan oleh mesin pintar, yang dapat berkerja menggantikan dan melebihi kemampuan kerja manusia.

Memang jika kita perhatikan saat ini sudah ada beberapa perkerjaan manusia yang tergantikan oleh mesin. Seperti, pemberi kartu parkir, yang biasa dikerjakan oleh manusia, sekarang pengendara cukup memencet tombol pada mesin yang disediakan kartu parkir keluar secara otomatis.

Itulah yang disebut sebagai Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang saat ini terus dikembangkan untuk mempermudah aktifitas manusia, terutama dibidang industri.

Seperti ditulis Kompas.com, Sabtu (29/9/2018), perusahaan telekomunikasi terbesar di Korea, KT, melengkapi sebuah hotel dengan kecerdasan buatan awal tahun ini. Mereka memasang speaker pintar di kamar Novotel Ambassador Hotel and Residences di Dongdaemun, Seoul. Speaker pintar ini dapat digunakan para tamu untuk menyalakan lampu, mengubah saluran televisi, hingga memesan handuk di layanan kamar.

Selain AI, terdapat empat teknologi lain yang menjadi penopang industri 4.0, yakni internet of things, human-machine interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi percetakan tiga dimensi (3D).

Untuk itu, sangat penting untuk mempersiapkan SDM sejak usia dini. Agar kelak di Negara kita bermunculan SDM  yang siap bersaing pada industri 4.0, yaitu SDM yang memiliki skill kreatif, inovatif, memiliki emotional intelegence yang baik untuk mendukung kemampuan problem solving, critical thinking, serta memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang disebut cognitive flexibility atau fleksibilitas kognitif.

TK Islam PB Soedirman, sebagai lembaga pendidikan yang telah mengabdi mencetak generasi bangsa selama 42 tahun lebih, sangat memahami tantangan tersebut. Karenanya pada setiap program pembelajarannya di rancang adanya kegiatan yang dapat menstimulasi skill peserta didik nya.

Seperti membangun rumah tentu dimulai dengan membangun pondasi yang kuat sesuai bentuk bangunan yang di ingini. Begitu lah tujuan stimulasi pendidikan yang diberikan pada anak usia dini, yaitu membangun pondasi skill yang mereka butuhkan guna menghadapi tantangan zaman, seperti Revolusi Industri 4.0.

Alhamdulillah, KB dan TK B pada pekan ini kembali kedatangan tamu istimewa yang memberikan mereka pengalaman bermakna, pengalaman yang menstimulus perkembangan mereka, stimulasi pendidikan yang membangun pondasi skill mereka.

Berikut ini tamu istimewa KB, TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

Kelompok Bermain (KB) : Alhamdulillah, KB pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yang mengajak mereka berkreatifitas membuat boneka kesukaan mereka. Tamu istimewa mereka adalah Mamah Mikaela. Dengan menggunakan bahan kain flanel, Mamah yang bernama Reni Anggraini ini, menstimulus perkembangan seni kreatifitas, kognitif dan sosial emosional Mikaela dan teman – temannya yang antusias mengikuti bimbingan membuat boneka.

Mamah Mikaela Bersama Kelompok Bermain

TK B1  : Alhamdulillah, pada pekan ini TK B1 kedatangan tamu istimewa seorang Ayah yang luar biasa, ditengah kesibukan nya beliau dapat berbagi waktunya menjadi waktu istimewa untuk Ananda dan teman – teman nya disekolah. Ia adalah Ayah Raffa. Dengan menggunakan buku cerita “Nabi Nuh”, Ayah yang bernama Risdianto Prabowo tersebut, memberikan pengalaman istimewa yang menstimulasi perkembangan bahasa, kognitif, sosial emosional dan yang pasti juga menstimulasi perkembangan spiritualitas Raffa dan teman – teman nya.

Ayah Raffa Bersama Kelompok TK B1

TK B2  :  Alhamdulillah, TK B2 pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yang memberikan mereka pengalaman yang berkesan dan yang menstimulus kreatifitas mereka. Yaitu Mamah Qaeerin. Dengan menggunakan media kertas bergambar pinguin, kapas dan potongan karet berbentuk anggota tubuh pinguin, Mamah yang bernama Franselya R Yulianti ini menstimulus perkembangan kognitif, sosial emosional, seni kreatifitas, dan spiritualitas berupa mengenal Alloh melalui mahluk ciptaan nya yang bernama Pinguin. Qaeerin dan teman – teman nya sangat antusias berkreasi membuat boneka penguin.

Mamah Qaeerin Bersama Kelompok TK B2

TK B3  : Alhamdulillah, TK B3 kedatangan tamu istimewa yang memberikan pengalaman istimewa serupa dengan TK B2 yaitu membuat kreatifitas ” Pelangi” menggunakan kertas origami. Tamu istimewa tersebut adalah Mamah Luqman. Dengan penuh kelembutan, Mamah Yang bernama Puji Sandhika ini menjelaskan langkah – langkah membuat pelangi. Perkembangan kognitif, seni  kreatifitas, sosial emosional, serta spiritualitas Ananda Luqman dan teman – temannya terstimulus dengan baik pada kesempatan istimewa ini.

Mamah Luqman Bersama Kelompok TK B3

INFO PPDB 2019/2020

TK A  : Untuk Kelompok TK A1, A2 dan A3 pada pekan ini kedatangan tamu istimewa kakak – kakak dari restoran cepat saji asal Negeri Sakura, Jepang. Mereka memperoleh pengalaman istimewa berupa cerita dari kakak – kakak tersebut. Sebuah cerita yang menstimulus perkembangan spiritualitas, sosial emosional dan bahasa mereka.

Terimakasih Ayah, Mamah yang telah memberikan waktu nya untuk membersamai Ananda disekolah bersama teman – temannya. Semoga waktu istimewa ini menjadikan Ananda manusia istemewa, tangguh, kreatif pada Revolusi Industri 4.0.

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Pekan Kedelapan

Mengoptimalkan Pencapaian Perkembangan Peserta Didik KB,TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa Mereka

Mengoptimalkan Pencapaian Perkembangan Peserta Didik KB,TK Islam PB Soedirman Bersama Tamu Istimewa Mereka

Kompetensi Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan pada anak usia dini perlu diberikan stimulus sesuai dengan usia dan perkembangan nya serta melalui kegiatan yang menarik untuk mereka.

Kompetensi sikap yang diharapkan berkembang pada anak usia dini adalah sikap spiritual dan sikap sosial. Kedua sikap tersebut tidak terpisahkan, kedua nya saling mempengaruhi. Karena nya, diharapkan kedua nya berkembang dengan baik, agar anak menjadi manusia yang baik hubungan dengan pencipta nya dan dengan sesama nya.

Pada kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini 2013, yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan  Nomor 146 Tahun 2014, sangat jelas memberikan arahan para pendidik agar memberikan stimulus pendidikan dengan mempertimbangkan tingkat pencapaian perkembangan anak dalam lingkup perkembangan.

Pendidik yang dimaksud pada peraturan menteri tersebut adalah Guru PAUD yang mengabdi di lembaga pendidikan anak usia dini formal maupun non formal.

Namun, sebagian besar waktu anak adalah bersama orangtua nya di rumah. Karena nya orangtua adalah pendidik. Bahkan pendidik yang pertama dan utama untuk anak – anak nya.

Pendidikan  paling berkesan yang diterima seorang anak adalah pendidikan yang diberikan langsung oleh orangtua nya. Pendidikan tersebut dapat menancap kuat, menyusun kepribadian nya yang unggul yang tidak mudah terbujuk oleh rayuan negatif dikehidupannya  kelak. Sebagaimana Yusuf as yang mampu menolak bujukan ratu cantik jelita yang mengajak nya untuk bermaksiat, karena teringat pendidikan yang diberikan oleh ayahnya.

Lembaga Pendidikan TK Islam PB Soedirman yang telah 42 Tahun lebih mengabdi mencetak generasi bangsa yang islami sangat memahami penting nya pemberian pendidikan oleh orang tua dan pendidik disekolah, guna menstimulus kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan anak, agar kelak mereka tumbuh menjadi pribadi yang unggul dan teguh pendiriannya dalam amar maruf nahi munkar.

INFO PPDB 2019/2020

Karena nya didalam kegiatan pembelajaran nya senantiasa berusaha bersinergi dengan orang tua peserta didik. Salah satu kegiatan yang bersinergi dengan orang tua peserta didik adalah Program Guru Tamu yang dilaksanakan setiap satu pekan sekali.

Alhamdulillah, pada pekan ini KB, TK A dan B kembali kedatangan Guru tamu, yang menjadi tamu istimewa, yang menstimulus kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan peserta didik KB, TK Islam PB Soedirman.

Berikut tamu istimewa KB, TK Islam PB Soedirman pada pekan ini :

KB   : Tamu istimewa Kelompok Bermain pada pekan ini, yang memberikan mereka pengalaman berkesan sebagai  stimulus kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan mereka adalah Mamah Nursafitri, orangtua dari Khaliluna Afseen Ayomi. Ia memberikan Kelompok Bermain pengalaman istimewa berkreasi “Kolase Kacang Hijau”.

Kelompok Bermain Bersama Mamah Khaliluna Afseen Ayomi

TK A1  : Tamu istimewa kelompok TK A1 pada pekan ini adalah Mamah nya Athilla. Mamah bernama Alvina Martalina ini  membacakan buku cerita ” Kejutan (Ulang Tahun) Untuk Woozy” kepada Athilla dan teman – teman nya. Kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan Kelompok TK A1 terstimulus dengan baik  melalui cerita Yang mereka simak dengan antusias ini.

Kelompok A1 Bersama Mamah Athilla

TK A2   : Kelompok TK A2, pada pekan ini kedatangan tamu istimewa yaitu Mamah nya Albidzar, dengan membacakan buku cerita berjudul ” Bangau dan Buaya Telaga”, kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan Albidzar dan teman – teman nya terstimulus dengan baik oleh Mamah yang bernama Yulianti Amik ini.

Kelompok A2 Bersama Mamah Albidzar

TK A3   : Pada pekan ini kelompok TK A3 kedatangan tamu istimewa yaitu Mamah nya Fata, dengan bercerita yang berjudul ” Beautiful Animals” dan membuat Wayang Kupu – Kupu, kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan Fata dan teman – teman nya terstimulus dengan baik oleh Mamah yang bernama Soraya Apriana ini.

Kelompok A3 Bersama Mamah Fata

TK  B1  : Tamu istimewa kelompok TK B1 pada pekan ini adalah Mamah nya Keyhan Alka Divyana. Dengan menggunakan media boneka tangan, Mamah yang bernama Nurlaila Sari ini  bercerita tentang” Arti Sahabat”. Alhamdulillah, kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan TK B1 terstimulus   melalui cerita Yang mereka simak dengan antusias.

Kelompok B1 Bersama Mamah Kei

TK  B2  : Tamu istimewa kelompok TK B2 pada pekan ini adalah Mamah nya Aulia. Mamah yang bernama Tanti Dian Ruhama ini membacakan buku cerita “Nasehat Katak”  kepada Aulia dan teman – temannya. Dan sudah tentu, kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan TK B2 terstimulus  melalui cerita Yang mereka simak dengan antusias itu.

Kelompok B2 Bersama Mamah Aulia

TK  B3  : Tamu istimewa kelompok TK B3 pada pekan ini adalah Mamah nya  Zidane Alfarizi. Mamah yang bernama Widya Puri ini bercerita kepada Zidane dan teman – temannya mengenai adab sehari – hari ( adab sebelum tidur, adab bangun tidur, adab membersihkan rambut). Dan sudah tentu, kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan TK B 3 terstimulus  melalui cerita Yang mereka simak dengan antusias itu.

Kelompok B3 Bersama Mamah Zidane

Terimakasih Kepada Mamah – mamah yang pada pekan ini telah memberikan pengalaman berkesan kepada Anak – Anak KB, TK Islam PB Soedirman.

Silakan diklik Untuk Membaca Guru Tamu Sebelum nya :

Pekan Pertama 

Pekan Kedua 

Pekan Ketiga

Pekan Keempat

Pekan Kelima

Pekan Keenam

Pekan Ketujuh

Pekan Ketujuh KB 

Guru – Guru TK Islam PB Soedirman Meraih Prestasi Membanggakan Pada PORSENI Nasional

Guru – Guru TK Islam PB Soedirman Meraih Prestasi Membanggakan Pada PORSENI Nasional

Alhamdulillah, pada hari ini (02/11/2018) Keluarga Besar KB,TK Islam Soedirman mendapat kabar baik yang datang dari utara kota Jakarta. Tepat nya di Hotel Mercure, Ancol. Sebuah tempat yang dari hari kemarin (01/11/2018) hingga esok hari (03/11/2018)  menjadi tempat bersejarah bagi Ikatan Guru Taman Kanak – Kanak Indonesia (IGTKI).

Karena ditempat tersebut berlangsung kegiatan lima tahunan sekali untuk guru – guru TK dari berbagai daerah di Indonesia. Yaitu Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) Nasional.

PORSENI bukanlah kegiatan lomba semata, melainkan kegiatan yang mengasah kreatifitas guru taman kanak – kanak dan ajang motivasi para guru untuk berkreasi membangun dunia pendidikan tanah air, terutama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Alhamdulillah, pada kegiatan yang di ikuti oleh 35 provinsi tersebut guru KB, TK Islam PB Soedirman sebagai kontingen dari DKI Jakarta memperoleh prestasi yang membanggakan pada lomba gerak dan lagu, yaitu memperoleh Juara 2.

” Prestasi yang luar biasa, pengalaman yang berharga, yang gak bisa semua guru mengikuti  Porseni Nasional. Kerja keras semua tim yang menjadikan kita bisa sampai disini”. Ucap ibu hesti salah satu anggota tim gerak dan lagu mengungkapkan kebahagiaan nya setelah  mendengar pengumuman dewan juri.

Berikut nama – nama tim gerak dan lagu guru KB,TK Islam PB Soedirman :

1. Hesty Aminingsih, S. Pd (Guru TK B2)
2. Nur Azizah, S. Sn (Guru TK A2)
3. Hilda Setya Rahayu, S. Pd (Guru KB)
4. Nining Tri Wahyuni, S. Psi (Guru TK A2)
5. Yessi Mentari Oktaviana, S. Pd (Guru TK A3)
6. Susy Susiani, S. Pd (Guru KB)

“Alhamdulillah, bersyukur sekali. Terima kasih untuk teman – teman semua. Ini merupakan hasil kerja keras bersama. Prestasi yang diperoleh merupakan hasil terbaik dari Alloh. Proses yang sudah dilalui Insya Alloh menjadi pembelajaran. Always do the best Alloh will do the rest. Selalu kompak dan semangat untuk seluruh guru dan karyawan KB, TK Islam PB Soedirman”. Ucap Ibu Fri Corina Sandrawati, S.Si selaku Kepala KB,TK Islam PB Soedirman mengomentari prestasi yang diperoleh tim guru nya.

Berikut Video saat tim gerak lagu guru TK Islam PB Soedirman berlaga di PORSENI Nasional :

Untuk dapat mengikuti PORSENI tingkat Nasional ini mereka harus mengikuti dan menjuarai pada PORSENI tingkat Walikota dan Provinsi.

Berikut informasinya pada PORSENI tingkat Walikota dan Provinsi, silakan klik :

PORSENI Walikota
PORSENI Provinsi