TK ISLAM PB SOEDIRMAN PEDULI PALESTINA

Palestina masih terjajah, tragedi kemanusiaan terus terjadi di negeri tersebut. Jutaan nyawa sudah gugur, jutaan anak menjadi yatim piatu, ratusan ribu rumah hancur, itulah derita warga palestina karena ulah penjajah yahudi israel. Bertahun – tahun lamanya mereka menderita.

Penderitaan warga palestina mengundang simpati bangsa – bangsa di Negara lain, tak terkecuali bangsa Indonesia. Bukan sekedar bersimpati sebagaimana sesama umat manusia, bersimpati sebagai sesama muslim dan historis hubungan saling dukung, saling menghormati para pendiri bangsa juga menjadi ikatan penguat ukhuwah  antar bangsa Indonesia dan bangsa palestina.

TK Islam PB Soedirman juga turut simpati terhadap penderitaan bangsa palestina. Do’a tak henti dipanjatkan untuk kemerdekaan bangsa palestina. Tidak hanya itu, hari ini Ahad 14 Januari 2018 TK Islam PB Soedirman bersama Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman mengadakan konser kemanusiaan untuk palestina.

Berkerja sama dengan Sahabat Palestina, Yayasan yang berdiri di Jalan Raya Bogor KM 24 Pasar Rebo Cijantung Jakarta Timur tersebut menggelar konser grup nasyid Izzatul Islam dan Opik, serta pertunjukkan dari para peserta didik dari unit pendidikan TK, SD, SMP, SMA dan SMK Yayasan tersebut.

Pada acara tersebut di adakan penggalangan dana bantuan untuk palestina. Beberapa unit pendidikan berupaya mencari simpati para pengunjung untuk mendonasikan sebagian rizkinya untuk palestina.

Unit TK Islam PB Soedirman membuka booth foto untuk para pengunjung, dengan donasi sukarela para pengunjung dapat berfoto bersama keluarga atau teman. Alhamdulillah dari booth foto ini terkumpul dana sebesar Rp.4.413.000, Untuk palestina.

TK yang pada hari jum’at tanggal 12 Januari genap berusia 42 Tahun tersebut juga menjual aneka souvenir berupa Gelas, pin dan ikat kepala serta minuman, yang semua hasil penjualannya sebesar Rp.3.598.000 di donasikan untuk palestina.

Alhamdulillah dari acara yang dimulai pada jam 08.00 WIB dan berakhir pas adzan dzhur tersebut terkumpul donasi untuk palestina sebesar Rp.603.144.700. Semoga dana tersebut bermanfaat untuk bangsa palestina dan semoga menjadi amal jariah para donatur, serta penguat ukhuwah bangsa palestina dan Indonesia.

Berikut video pertunjukan peserta didik TK Islam PB Soedirman untuk palestina :

PROGRAM ONE DAY  ONE BOOK

PROGRAM ONE DAY  ONE BOOK

TK Islam PB Soedirman pada hari Senin,27 November 2017, bersama komite sekolah, guru dan peserta didik merayakan HUT Guru Republik Indonesia yang ke 72 Tahun. Teachers Make A Difference, one book, one pen, one child and one teacher can change the world  itulah untaian tema perayaan hari ulang tahun pahlawan tanpa tanda jasa pada tahun ini disekolah yang berdiri dikelurahan Cijantung kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur

Penggunaan tema tersebut seiring dengan peluncuran program one day one book pada hari tersebut. Diprogramkan setiap hari peserta didik dapat membaca atau mendengar isi buku baik disekolah bersama para guru atau dirumah bersama orangtua. “disekolah selesai kegiatan guru akan membacakan buku cerita, dirumah orangtua diharapkan juga memberikan waktu untuk membacakan buku untuk anak. Agar kelak anak – anak kita mencintai buku, gemar membaca” ucap ibu  Ranti septiliani hidayanti, selaku ketua komite pada sambutan peluncuran program one day one book  tersebut.

Ibu ketua komite yang akrab disapa mamah inara tersebut pada sambutannya turut menyayangkan para orangtua yang mengakrabkan putra – putrinya dirumah dengan gadget, tablet. Beliau menghimbau para orangtua untuk meluangkan waktu untuk membacakan buku cerita untuk anak, minimal saat menjelang tidur.

Kepala TPA,KB dan TK Islam PB Soedirman ibu Fri Corina Sandrawati,S.Si  mengapresiasi para Guru yang telah mengabdikan diri di sekolah yang telah berdiri 42 Tahun tersebut (TK Soedirman). Motivasi pun turut beliau berikan kepada para pejuang paud yang antusias mengikuti acara yang dilaksanakan di aula TK tersebut. “Terimakasih sy ucapkan dan apresiasi yang setinggi – tinggi nya kepada bapak ibu guru yang telah iklas mengabdi, mendidik anak – anak. Tidak semua orang bisa seperti bapak dan ibu, yang pastinya yang berprofesi sebagai guru adalah orang – orang pilihan”  Salah satu untaian kalimat sambutan yang sampaikan calon Master PAUD Universitas Negeri Jakarta tersebut.

CAP JARI
Sebagai bentuk kebahagiaan dan kesiapan melaksanakan program one day one book, para peserta didik men cap jari – jari mereka pada spanduk putih. Antusias terpancar diwajah – wajah kecil ketika mengantri dan mereka tersenyum bahagia setelah mencap telapak tangan mungil mereka dispanduk.

“Aku udah..aku warna biru”. Ucap salah satu peserta didik dengan gembiranya.